Musa mendaki dengan loh batu di tangan
Keluaran 34:4
Pembaruan Perjanjian di Sinai
“Lalu, Musa memahat dua loh batu seperti yang sebelumnya dan Musa bangun pagi-pagi sekali untuk naik ke Gunung Sinai, seperti yang telah diperintahkan TUHAN kepadanya, dan dia membawa dua loh batu itu di tangannya.”Keluaran 34:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Musa memahat dua loh batu sama dengan yang mula-mula; bangunlah ia pagi-pagi dan naiklah ia ke atas gunung Sinai, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, dan membawa kedua loh batu itu di tangannya.”Keluaran 34:4 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Musa memahat dua keping batu lagi, dan keesokan harinya pagi-pagi sekali ia membawanya naik ke atas Gunung Sinai seperti diperintahkan TUHAN kepadanya.”Keluaran 34:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka Musa memahat dua lempengan batu seperti yang pertama. Keesokan harinya, pagi-pagi sekali dia membawa kedua lempengan itu dan naik ke gunung Sinai, seperti yang diperintahkan TUHAN.”Keluaran 34:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he hewed two tables of stone like unto the first; and Moses rose up early in the morning, and went up unto mount Sinai, as the LORD had commanded him, and took in his hand the two tables of stone.”Keluaran 34:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 34:4?
Musa mematuhi perintah Tuhan dengan memahat dua loh batu baru dan membawanya ke Gunung Sinai. Ketaatannya menunjukkan kesediaan untuk dipulihkan dan melakukan bagiannya dalam perjanjian.
Latar belakang
Musa melakukan persis seperti yang diperintahkan
Ayat ini sederhana tapi kuat: Musa melakukan tepat seperti yang Allah perintahkan. Dia memahat dua loh batu, bangun pagi-pagi sekali, membawa loh-loh itu, dan naik. Tidak ada penundaan, tidak ada negosiasi.
Di mana
Gunung Sinai
Lereng berbatu Sinai · pagi buta sebelum matahari terbit
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Narator (Musa)
Penulis Taurat, pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Bangsa Israel dan generasi berikutnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּשְׁכֵּם
vayashkem · bangun pagi-pagi sekali
Kata kerja yang bermakna 'bangun sebelum fajar' — menunjukkan semangat yang tidak ditunda
כַּאֲשֶׁר צִוָּה
ka'asher tzivah · seperti yang telah diperintahkan
Formula ketaatan — frasa ini sering muncul di Keluaran untuk menandai ketaatan sempurna
בְּיָדוֹ
beyado · di tangannya
Harfiah 'di tangannya' — gambaran fisik yang menekankan bahwa Musa sendiri yang membawa, bukan mendelegasikan
Ketaatan Musa tergambar dalam tiga hal: dia bangun pagi-pagi, membawa sendiri loh batunya, dan naik ke gunung — semua persis seperti yang Allah katakan. Inilah bentuk iman yang terlihat dari luar.
Tahukah kamu
Loh batu itu berat!
Dua loh batu yang cukup besar untuk memuat Sepuluh Perintah kemungkinan berat beberapa kilogram. Musa yang saat itu sudah berumur lebih dari 80 tahun membawanya sendiri mendaki gunung — itu bukan perjalanan ringan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 34:4
Keluaran 40:16
ketaatan penuh Musa
“Demikianlah Musa melakukan segala sesuatunya; tepat seperti yang telah TUHAN perintahkan kepadanya, demikianlah dia melakukannya.”
Ulangan 9:15
Musa bawa loh batu
“Lalu, aku berbalik dan turun dari gunung sementara gunung itu menyala-nyala dengan api, dan kedua loh perjanjian itu ada di kedua tanganku.”
Yakobus 1:22
iman dalam tindakan
“Tetapi jadilah pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja, sebab jika tidak demikian kamu menipu dirimu sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 34:4
✕ Sering dikira
Musa naik dengan rombongan untuk membantu membawa loh batu
✓ Yang sebenarnya
Musa naik seorang diri dan membawa sendiri dua loh batu itu — ini perjalanan soliter yang disengaja.
✕ Sering dikira
Ini kunjungan ketiga Musa ke Sinai sehingga sudah biasa
✓ Yang sebenarnya
Tiap kunjungan ke Sinai tetap luar biasa — momen perjumpaan langsung dengan Allah yang kudus.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 34:4
Tuhan tidak meminta kita untuk sempurna, tapi Ia meminta kita taat. Kita bisa belajar dari Musa yang segera melaksanakan perintah Tuhan meskipun mungkin masih ada rasa bersalah atas masa lalu.
Ya Tuhan, beri aku hati yang taat seperti Musa, untuk melakukan apa yang Engkau minta bahkan saat aku merasa tidak layak. Amin.