Kasia dan minyak zaitun melengkapi resep
Keluaran 30:24
Tata Cara Ibadah Kemah Suci
“dan 500 syikal kasia menurut syikal kudus, dan 1 hin minyak zaitun.”Keluaran 30:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan kayu teja lima ratus syikal, ditimbang menurut syikal kudus, dan minyak zaitun satu hin.”Keluaran 30:24 · TB
Terjemahan Baru
“Semua ditimbang menurut timbangan yang berlaku di Kemah-Ku. Tambahkan empat liter minyak zaitun,”Keluaran 30:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“minyak zaitun sebanyak 4 liter, kayu teja sebanyak 6 kilogram. Semua itu ditimbang sesuai pengukur berat yang sah yang tersimpan di kemah-Ku.”Keluaran 30:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And of cassia five hundred shekels, after the shekel of the sanctuary, and of oil olive an hin:”Keluaran 30:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 30:24?
Ayat ini melanjutkan resep minyak urapan: 500 syikal kasia dan satu hin minyak zaitun, yang harus dicampur oleh seorang ahli wewangian menjadi minyak urapan kudus.
Latar belakang
Dua bahan terakhir melengkapi formula
Bahan keempat adalah kasia sebanyak 500 syikal — sama banyak dengan minyak mur di awal. Bahan kelima adalah satu hin minyak zaitun (sekitar 3,7 liter) yang menjadi dasar atau "carrier" minyak urapan. Kasia adalah rempah dari kulit pohon yang mirip kayu manis tetapi dengan aroma tersendiri.
Di mana
Gunung Sinai
Puncak gunung · dalam awan kemuliaan Allah
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Israel, berbicara kepada Musa di Sinai
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1446 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קִדָּה
qiddah · kasia
Sejenis rempah dari kulit kayu — kemungkinan Cinnamomum cassia yang aromanya kuat dan sedikit pedas.
הִין
hin · hin
Satuan ukuran cairan Israel kuno sekitar 3,7 liter — satu hin minyak zaitun menjadi basis cair resep ini.
שֶׁמֶן זַיִת
shemen zayit · minyak zaitun
Minyak dari buah zaitun — bahan dasar yang membawa dan melarutkan semua rempah aromatik lainnya.
Qiddah dan shemen zayit menutup formula lima bahan ini — minyak zaitun sebagai basis hin menjadi medium yang membawa semua keharuman rempah ke mana pun minyak urapan itu dioleskan.
Tahukah kamu
Kasia dalam konteks perdagangan kuno
Kasia (qiddah dalam bahasa Ibrani) sering disamakan dengan cassia vera — sejenis kayu manis kualitas kedua dari pohon Cinnamomum cassia. Aristoteles menyebutnya sebagai salah satu rempah langka yang dibawa dari Arabia dan Afrika Timur. Mazmur 45:9 menyebutnya sebagai wewangian pakaian raja.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 30:24
Mazmur 45:9
kasia sebagai wewangian kerajaan
“Mur, gaharu, dan kasia adalah segala pakaianmu, dari istana-istana gading yang menyukakan hatimu.”
Yehezkiel 27:19
kasia dalam perdagangan kuno
“Dan Dan dan Yawan dari Uzal mengadakan perdagangan dengan engkau; besi tempa, cassia dan calamus termasuk barang-barang yang mereka bawa.”
Mazmur 23:5
minyak urapan dalam ibadah
“Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 30:24
✕ Sering dikira
"Satu hin" adalah ukuran yang sangat kecil
✓ Yang sebenarnya
Satu hin sekitar 3,7 liter — jumlah yang cukup signifikan untuk membuat campuran minyak urapan dalam jumlah besar.
✕ Sering dikira
Minyak zaitun hanya pelengkap tidak penting
✓ Yang sebenarnya
Minyak zaitun adalah basis atau carrier yang membuat semua rempah bisa dioleskan — tanpa itu, rempah kering tidak bisa menjadi minyak urapan.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 30:24
Pembuatan minyak urapan melibatkan keterampilan dan keahlian. Ini mengingatkan kita bahwa setiap talenta yang kita miliki dapat dipakai untuk kemuliaan Tuhan, jika kita menggunakannya dengan baik.
Ya Tuhan, pakai talenta dan kemampuanku untuk melayani-Mu dan memberkati sesamaku, agar namamu dipermuliakan. Amin.