Tirai pintu dari empat warna mewah
Keluaran 26:36
Membangun Tenda Suci
““kamu harus membuat tirai untuk pintu tenda dari kain biru, kain ungu, kain kirmizi, dan linen halus yang dipintal, suatu karya seorang ahli.”Keluaran 26:36 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Juga haruslah kaubuat tirai untuk pintu kemah itu dari kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya: tenunan yang berwarna-warna.”Keluaran 26:36 · TB
Terjemahan Baru
“Buatlah tirai untuk pintu Kemah dari kain linen halus yang ditenun dengan wol biru, ungu dan merah, dihias dengan sulaman.”Keluaran 26:36 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Untuk pintu masuk kemah, tenunlah satu tirai dari benang linen berkualitas tinggi yang berwarna merah, biru, dan ungu.”Keluaran 26:36 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And thou shalt make an hanging for the door of the tent, of blue, and purple, and scarlet, and fine twined linen, wrought with needlework.”Keluaran 26:36 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 26:36?
Ayat ini memerintahkan pembuatan tirai untuk pintu masuk Tenda Suci, terbuat dari bahan yang sama dengan tirai dalam, yaitu kain biru, ungu, kirmizi, dan linen halus. Tirai ini menutupi pintu masuk ke Ruang Kudus.
Latar belakang
Pintu masuk tenda yang indah dan berwarna
Bagian ketiga tentang tirai: tirai pintu masuk Tenda Suci yang terbuat dari biru, ungu, merah, dan linen halus—karya seorang ahli tenun. Perbedaan penting dari tirai pemisah: tirai pintu dibuat oleh 'ahli tenun' (bukan 'ahli sulam'), sehingga warna-warnanya mungkin tertenun ke dalam kain, bukan disulam. Dan tidak ada kerub—pintu masuk lebih terbuka.
Di mana
Gunung Sinai
Di puncak gunung · dalam kehadiran ilahi
Kapan
~1440 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (kepada Musa)
Allah Israel berbicara langsung kepada Musa
Kepada
Musa
Pemimpin dan nabi Israel, ~1440 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָסָךְ לְפֶתַח הָאֹהֶל
masakh lepetakh ha'ohel · tirai untuk pintu
Penutup untuk mulut tenda; kata 'masakh' berbeda dari 'parokhet' (tirai pemisah)—ini tirai pintu yang lebih mudah diakses dan tidak sekudus yang di dalam.
רֹקֵם
rokem · ahli
Ahli tenun berwarna; berbeda dari 'khoshev' (ahli sulam) di ayat 31—kemungkinan menggunakan teknik yang berbeda untuk menciptakan pola warna.
מָשְׁזָר
moshzar · dipintal
Dipintal atau dipilin bersama; teknik memintal benang linen agar lebih kuat dan lebih halus—tanda kualitas premium.
Pintu tenda yang indah dengan empat warna mewah mengundang dengan keindahan, bukan mengintimidasi—kontras dengan tirai pemisah yang menghalangi. Allah menyambut kita masuk, tapi menuntut kekudusan untuk mendekat lebih jauh.
Tahukah kamu
Tiga warna yang sama dari tirai terdalam sampai terluar
Biru, ungu, dan merah muncul di tiga tirai berbeda: tirai terluar (ay.1), tirai pemisah (ay.31), dan tirai pintu (ay.36). Tiga warna premium ini menciptakan konsistensi estetika dari pintu masuk hingga ruang paling dalam—memasuki Tenda Suci adalah memasuki keindahan yang konsisten.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 26:36
Yohanes 10:9
Kristus sebagai pintu
“Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.”
Keluaran 36:37
pelaksanaan
“Dibuatnyalah tirai untuk pintu kemah dari kain biru, kain ungu, kain merah dan linen halus yang dipintal, suatu karya penenun berwarna.”
Keluaran 27:16
tirai gerbang pelataran yang serupa
“Untuk gerbang pelataran harus ada tirai berukuran 20 hasta dari kain biru, kain ungu, kain kirmizi, dan kain linen halus...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 26:36
✕ Sering dikira
Tirai pintu ini sama dengan tirai pemisah di ayat 31
✓ Yang sebenarnya
Tirai pintu (masakh) dan tirai pemisah (parokhet) adalah dua benda berbeda—posisi, fungsi, dan teknik pembuatannya berbeda.
✕ Sering dikira
Tirai pintu tidak perlu seindah tirai bagian dalam
✓ Yang sebenarnya
Tirai pintu menggunakan bahan dan warna yang sama mewahnya—pintu masuk Allah juga layak mendapat yang terbaik.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 26:36
Tirai pintu menunjukkan bahwa masuk ke hadapan Allah hanya melalui satu jalan yang telah ditentukan. Melalui Yesus, kita memiliki jalan masuk ke dalam hadirat Allah. Mari kita datang dengan berani, namun tetap dengan rasa hormat dan syukur.
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah pintu keselamatan. Tolong kami untuk selalu masuk melalui-Mu dan mengalami persekutuan dengan Bapa. Amin.