Meja kayu akasia berlapisan emas untuk roti sajian
Keluaran 25:23
Biru cetak Kemah Suci
““Kamu harus membuat sebuah meja dari kayu akasia yang panjangnya 2 hasta, lebarnya 1 hasta, tingginya 1,5 hasta.”Keluaran 25:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Lagi haruslah engkau membuat meja dari kayu penaga, dua hasta panjangnya, sehasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.”Keluaran 25:23 · TB
Terjemahan Baru
“"Buatlah sebuah meja dari kayu akasia yang panjangnya 88 sentimeter, lebarnya 44 sentimeter, dan tingginya 66 sentimeter.”Keluaran 25:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN berkata kepada Musa, “Buatlah meja dari kayu akasia untuk menyajikan roti bagi-Ku, panjangnya 92 sentimeter, lebarnya 46 sentimeter, dan tingginya 69 sentimeter.”Keluaran 25:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Thou shalt also make a table of shittim wood: two cubits shall be the length thereof, and a cubit the breadth thereof, and a cubit and a half the height thereof.”Keluaran 25:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 25:23?
Ayat ini mulai menjelaskan pembuatan meja dari kayu akasia, dengan ukuran dua hasta panjang, satu hasta lebar, dan satu setengah hasta tinggi. Meja ini akan digunakan untuk menempatkan roti sajian di hadapan Allah, melambangkan persekutuan dan penyediaan.
Latar belakang
Apa yang sedang terjadi
Setelah tabut dan kapporet, Allah beralih ke furnitur berikutnya: meja untuk roti sajian. Meja ini ukurannya lebih kecil dari tabut (2x1 hasta, tinggi 1,5 hasta) dan akan ditempatkan di Ruang Kudus — satu ruangan sebelum Ruang Mahakudus. Di atas meja ini selalu tersaji dua belas roti yang diganti setiap Sabat.
Di mana
Gunung Sinai
Di puncak Sinai · instruksi furnitur Kemah Suci
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Israel yang berbicara langsung kepada Musa
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שֻׁלְחָן
shulchan · meja
Meja — kata sehari-hari untuk meja makan; sama dengan meja yang dipakai di rumah tangga biasa, tapi di sini untuk hadirat Allah.
אַמּוֹת
ammot · hasta
Hasta-hasta (jamak) — satuan panjang dari siku ke ujung jari tengah; meja ini lebih kecil dari tabut, berukuran sekitar 90x45 cm.
וְקוֹמָתוֹ
veqomato · tingginya
Dan tingginya — kata qomah juga berarti 'postur/wibawa'; tinggi yang sama dengan tabut (1,5 hasta) menunjukkan kesetaraan status.
Shulchan (meja) dengan ukuran ammot yang spesifik dan veqomato yang sama dengan tabut — Allah memerintahkan 'meja makan perjanjian' yang ukurannya proporsional dan terhormat, bukan aksesori kecil. Meja ini adalah simbol hubungan makan bersama antara Allah dan Israel.
Tahukah kamu
Tahukah kamu
Meja roti sajian bisa ditafsirkan sebagai 'meja makan' Allah — gambaran bahwa Allah 'makan bersama' umat-Nya. Dalam budaya Timur Dekat kuno, makan bersama adalah simbol perjanjian dan persahabatan. Roti yang selalu ada di meja adalah tanda bahwa perjanjian Allah dengan Israel tidak pernah habis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 25:23
Imamat 24:5-8
roti sajian di meja
“Kamu harus mengambil tepung yang terbaik dan memanggangnya menjadi dua belas roti bundar... Harun harus menata roti itu di hadapan TUHAN di atas meja yang tahir, deret demi deret...”
Mazmur 23:5
meja yang disiapkan Allah
“Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.”
Lukas 22:29-30
makan bersama di kerajaan Allah
“Dan Aku menentukan hak-hak Kerajaan bagi kamu, sama seperti Bapa-Ku menentukan hak-hak itu bagi-Ku, bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 25:23
✕ Sering dikira
Meja ini adalah tempat imam menyiapkan makanan sehari-hari
✓ Yang sebenarnya
Meja ini khusus untuk dua belas roti sajian yang representasi dua belas suku Israel di hadapan Allah.
✕ Sering dikira
Ukuran meja tidak penting, yang penting fungsinya
✓ Yang sebenarnya
Ukuran spesifik ditetapkan Allah — 2x1x1,5 hasta — menunjukkan bahwa setiap detail furnitur Kemah Suci disengaja.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 25:23
Meja roti sajian mengingatkan kita bahwa Allah adalah sumber penyediaan dan persekutuan. Kita bisa datang kepada-Nya seperti duduk di meja-Nya, membawa kebutuhan kita dan bersyukur atas berkat yang Dia berikan.
Ya Tuhan, aku datang ke meja-Mu dengan hati yang terbuka; terima kasih untuk penyediaan-Mu yang setia, Amin.