Sabat sebagai Pemberian Allah
Keluaran 16:29
Manna dari Langit
“Lihat! TUHAN telah memberikan Sabat bagimu. Karena itu, pada hari yang keenam, Dia memberikan roti untuk dua hari kepadamu. Kamu harus tinggal di tempatmu masing-masing, tidak seorang pun boleh keluar dari tempatnya pada hari ketujuh.””Keluaran 16:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Perhatikanlah, TUHAN telah memberikan sabat itu kepadamu; itulah sebabnya pada hari keenam Ia memberikan kepadamu roti untuk dua hari. Tinggallah kamu di tempatmu masing-masing, seorangpun tidak boleh keluar dari tempatnya pada hari ketujuh itu." Keluaran 16.30–35 82”Keluaran 16:29 · TB
Terjemahan Baru
“Ingatlah bahwa Aku memberi kepadamu satu hari untuk beristirahat. Itulah sebabnya pada hari yang keenam Aku memberi makanan yang cukup untuk dua hari. Pada hari yang ketujuh setiap orang harus tinggal di rumah, dan tak boleh keluar."”Keluaran 16:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hendaklah mereka ingat bahwa Aku, TUHAN, sudah memberikan hari yang ketujuh bagi kalian untuk beristirahat. Oleh karena itu, pada hari yang keenam Aku memberikan makanan dua kali lipat supaya cukup untuk dua hari. Pada hari Sabat, hari yang ketujuh, diamlah di dalam kemahmu masing-masing dan jangan keluar.””Keluaran 16:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“See, for that the LORD hath given you the sabbath, therefore he giveth you on the sixth day the bread of two days; abide ye every man in his place, let no man go out of his place on the seventh day.”Keluaran 16:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 16:29?
Tuhan mengingatkan bahwa Dia telah memberikan hari Sabat sebagai berkat. Pada hari keenam, Dia memberikan manna dua kali lipat sehingga mereka tidak perlu keluar pada hari ketujuh. Ini menegaskan bahwa Sabat adalah anugerah, bukan beban.
Latar belakang
Sabat adalah pemberian, bukan beban
Allah menjelaskan logika di balik Sabat: hari keenam mendapat dua porsi justru karena Sabat adalah hadiah yang Allah berikan. Tinggal di tempat pada hari Sabat adalah bentuk menerima hadiah itu, bukan kemalasan. Allah yang berinisiatif memberi Sabat — manusia cukup menerimanya.
Di mana
Padang Belantara Sin
Pertemuan Allah dan Musa · penjelasan tentang Sabat sebagai hadiah
Kapan
~1446 SM
Pengembaraan di Padang Belantara
Yang berbicara
TUHAN (Allah Israel)
Allah perjanjian Israel, pencipta langit dan bumi
Kepada
Musa (untuk disampaikan ke Israel)
Perantara antara Allah dan seluruh Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָתַן
natan · telah memberikan
Memberi — kata untuk pemberian yang tulus dan aktif; Allah bukan mewajibkan tapi menghadiahi Israel dengan Sabat
שְׁבוּ אִישׁ תַּחְתָּיו
shevu ish tachtav · tinggal di tempatmu
Duduklah masing-masing di tempatnya — istirahat total, tidak kemana-mana, tidak mencari-cari
בַּיּוֹם הַשְּׁבִיעִי
bayyom hashevi'i · hari ketujuh
Hari ketujuh — hari yang berbeda secara kualitas, hari yang sudah disediakan manna gandanya dari kemarin
"Natan" (memberikan) menunjukkan Sabat adalah hadiah, bukan beban. "Shevu ish tachtav" (duduk di tempatnya) adalah cara menerima hadiah itu — dengan berhenti. Allah menyediakan kebutuhan dua hari di hari keenam justru agar hari ketujuh bisa benar-benar bebas dari kecemasan.
Tahukah kamu
"Allah memberikan Sabat" — bukan manusia yang menciptakannya
Frasa "TUHAN telah memberikan Sabat bagimu" (נָתַן לָכֶם הַשַּׁבָּת) adalah pernyataan yang sangat penting: Sabat bukan inovasi manusia atau sistem keagamaan buatan — ini adalah pemberian Allah. Kata נָתַן (natan, memberi) dipakai untuk hadiah, bukan aturan biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 16:29
Markus 2:27
Sabat adalah untuk kebaikan manusia
“Lalu kata Yesus kepada mereka: Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat.”
Yesaya 58:13
Sabat sebagai kesenangan
“Apabila engkau tidak menginjak-injak hari Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku... maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN.”
Matius 11:28-29
istirahat sebagai pemberian Yesus
“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 16:29
✕ Sering dikira
Tinggal di tempat berarti tidak boleh ke mana-mana sama sekali
✓ Yang sebenarnya
Konteks menekankan tidak keluar untuk mencari makan/bekerja — bukan larangan seluruh gerak fisik
✕ Sering dikira
Allah memberikan Sabat sebagai hukuman karena Israel terlalu sering keluhan
✓ Yang sebenarnya
Sabat dinyatakan sebagai "pemberian" (natan) — sesuatu yang positif, bukan hukuman
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 16:29
Istirahat yang Tuhan berikan adalah bentuk pemeliharaan-Nya. Kita bisa merencanakan pekerjaan dengan baik sehingga hari istirahat benar-benar menjadi berkah, bukan saat kita malah sibuk.
Terima kasih, Tuhan, atas hari Sabat sebagai anugerah. Ajarilah aku untuk mempersiapkan diri dengan baik agar dapat menikmati perhentian bersama-Mu, Amin.