Kesombongan musuh sebelum tenggelam
Keluaran 15:9
Nyanyian Agung Musa
““Musuh berkata, ‘Aku akan mengejar, aku akan menyusul, aku akan membagi-bagi jarahan, nafsuku akan terpuaskan atas mereka, aku akan menghunus pedangku, tanganku akan menghancurkan mereka.’”Keluaran 15:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata musuh: Aku akan mengejar, akan mencapai mereka, akan membagi-bagi jarahan; nafsuku akan kulampiaskan kepada mereka, akan kuhunus pedangku; tanganku akan melenyapkan mereka!”Keluaran 15:9 · TB
Terjemahan Baru
“Kata musuh, 'Mereka akan kukejar dan kutangkap, kuhunus pedangku, dan kutumpas mereka. Lalu semua harta mereka kurampas, kubagi-bagikan dan kunikmati sampai puas.'”Keluaran 15:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Musuh kami berkata, ‘Aku akan mengejardan menangkap mereka. Aku akan membunuh mereka dengan pedang. Lalu aku merampas semua harta mereka, membagi-bagikannya, dan menikmatinya sampai puas.’”Keluaran 15:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The enemy said, I will pursue, I will overtake, I will divide the spoil; my lust shall be satisfied upon them; I will draw my sword, my hand shall destroy them.”Keluaran 15:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 15:9?
Ayat ini mengutip perkataan musuh Israel, yaitu Firaun, yang berencana mengejar dan menghancurkan mereka. Namun, itu hanya rencana jahat manusia yang akan dikalahkan oleh Tuhan.
Latar belakang
Apa yang sedang terjadi
Nyanyian mengutip kata-kata yang diucapkan pasukan Mesir saat mengejar Israel — kata-kata yang penuh keyakinan dan keserakahan. Lima kali kata 'aku' diulang: aku akan mengejar, aku akan menyusul, aku akan membagi, nafsuku, tanganku. Kesombongan ini kontras tajam dengan kehancuran mereka di ayat berikutnya.
Di mana
Tepi Laut Teberau
Di tepi laut · mengenang kata-kata musuh yang angkuh
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa dan bangsa Israel
Nabi dan pembebas Israel, ~1400 SM
Kepada
TUHAN
Allah perjanjian Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֶרְדֹּף
erdof · mengejar
Kata kerja orang pertama tunggal imperfek — 'aku akan terus mengejar' dengan tekad penuh; bukan sekadar berlari tapi berburu.
שָׁלָל
shalal · jarahan
Rampasan perang — harta benda, senjata, bahkan manusia yang diambil dari yang kalah; mengindikasikan motif ekonomi di balik pengejaran Firaun.
נַפְשִׁי
nafshi · nafsu
Harfiah 'jiwaku' — tapi di sini bermakna hasrat atau keinginan yang mendalam; keserakahan yang berakar dalam jiwa sang musuh.
Pengulangan 'aku' lima kali dalam satu ayat menggambarkan ego dan kesombongan manusia yang melampaui batas — dan yang akan hancur total di ayat berikutnya oleh 'Engkau' (Allah).
Tahukah kamu
Tahukah kamu
Perkataan musuh yang dikutip dalam nyanyian kemenangan adalah pola sastra yang juga ditemukan dalam teks-teks perang Timur Dekat Kuno. Mengutip lalu membantah kata-kata musuh adalah cara dramatis menceritakan kemenangan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 15:9
Amsal 16:18
kesombongan sebelum jatuh
“Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”
Yesaya 14:13-15
kesombongan dihukum
“Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit... akan dicampakkan ke dalam dunia orang mati.”
Yakobus 4:13-14
rencana manusia sia-sia
“Jangan berkata: Hari ini atau besok kami berangkat ke kota... padahal kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 15:9
✕ Sering dikira
"Ini kata-kata Musa atau Allah"
✓ Yang sebenarnya
Ini kutipan dari apa yang dikatakan musuh — penutur menceritakan kembali pikiran Firaun dan pasukannya.
✕ Sering dikira
"Mesir hanya ingin menangkap budak kembali"
✓ Yang sebenarnya
Kata 'jarahan' (shalal) menunjukkan mereka juga mengincar harta benda Israel — ini pengejaran serakah, bukan sekadar administratif.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 15:9
Manusia boleh merencanakan kejahatan, tetapi Tuhan berdaulat. Jangan takut pada ancaman atau rencana orang lain yang ingin menjatuhkan kita, karena Tuhan memegang kendali.
Ya Tuhan, aku tidak perlu takut pada rencana musuh, karena Engkau lebih besar dari semuanya. Amin.