Tiga hari tanpa air di Padang Syur
Keluaran 15:22
Nyanyian Agung Musa
“Kemudian, Musa membawa Israel dari Laut Teberau dan mereka pergi ke Padang Belantara Syur. Mereka berjalan selama 3 hari di padang belantara dan tidak menemukan air.”Keluaran 15:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Musa menyuruh orang Israel berangkat dari Laut Teberau, lalu mereka pergi ke padang gurun Syur; tiga hari lamanya mereka berjalan di padang gurun itu dengan tidak mendapat air.”Keluaran 15:22 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Musa membawa bangsa Israel dari Laut Gelagah menuju ke padang gurun Syur. Selama tiga hari mereka berjalan melalui padang gurun tanpa menemukan air.”Keluaran 15:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Musa memimpin umat Israel meninggalkan Laut Merah menuju padang belantara Syur. Mereka berjalan selama tiga hari di padang belantara itu tanpa menemukan air.”Keluaran 15:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So Moses brought Israel from the Red sea, and they went out into the wilderness of Shur; and they went three days in the wilderness, and found no water.”Keluaran 15:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 15:22?
Setelah kemenangan besar, Musa memimpin Israel ke padang gurun Syur, tetapi mereka berjalan tiga hari tanpa menemukan air. Ini menjadi ujian pertama iman mereka setelah pembebasan, menunjukkan bahwa perjalanan hidup tidak selalu mulus bahkan setelah mujizat.
Latar belakang
Apa yang sedang terjadi
Transisi dramatis: dari perayaan ke krisis. Hanya beberapa hari setelah kemenangan besar, Israel menghadapi realita keras padang gurun — tidak ada air selama tiga hari penuh. Ini adalah ujian pertama setelah Keluaran.
Di mana
Padang Belantara Syur
Di padang gurun · panas terik, tanpa air selama tiga hari
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa (narator)
Nabi dan pembebas Israel, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Dua juta mantan budak yang baru bebas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שׁוּר
Shur · Syur
Tembok — nama padang gurun di semenanjung Sinai, di timur laut Mesir; kemungkinan merujuk pada sistem benteng perbatasan Mesir.
וַיֵּלְכוּ
vayelekhu · berjalan
Mereka berjalan — dari halakh; perjalanan yang berkelanjutan, langkah demi langkah meski tanpa air; iman yang terus bergerak.
וְלֹא מָצְאוּ מַיִם
velo matz'u mayim · tidak menemukan air
Dan tidak menemukan air — kalimat sederhana yang berdampak besar; di padang gurun, ini adalah darurat yang mengancam jiwa.
Tiga hari setelah pujian, Israel menghadapi ujian. Ini pola yang akan berulang: kemenangan lalu pergumulan, pujian lalu keluhan. Allah mengizinkan ujian bukan untuk menghancurkan tapi untuk membangun iman.
Tahukah kamu
Tahukah kamu
Padang Belantara Syur (Shur) secara harfiah berarti 'tembok' dalam bahasa Ibrani — kemungkinan merujuk pada serangkaian benteng pertahanan Mesir di perbatasan timurnya yang membentang seperti tembok. Ini adalah tanah antara Mesir dan Kanaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 15:22
Yohanes 4:14
air kehidupan sejati
“Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya.”
Bilangan 33:8
tiga hari di padang gurun
“Mereka berangkat dari hadapan Pi-Hahirot dan menyeberangi laut menuju padang gurun, lalu berjalan tiga hari perjalanan di padang gurun Etam.”
Mazmur 107:4-5
padang gurun tanpa air
“Mereka mengembara di padang gurun di tempat yang sunyi, tidak menemukan jalan ke kota yang berpenduduk. Mereka lapar dan haus, jiwa mereka lemah lesu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 15:22
✕ Sering dikira
"Setelah mukjizat besar, Israel tidak mungkin mengeluh"
✓ Yang sebenarnya
Manusia memiliki kapasitas terbatas — tiga hari tanpa air setelah pesta perayaan adalah krisis nyata yang wajar membuat siapa pun panik.
✕ Sering dikira
"Padang Syur sama dengan Sinai"
✓ Yang sebenarnya
Syur dan Sinai adalah dua lokasi berbeda — Syur adalah padang di utara Sinai, sementara Gunung Sinai ada lebih jauh ke selatan.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 15:22
Setelah berkat besar, kita mungkin menghadapi tantangan baru. Jangan mengira hidup akan selalu mudah; justru saat itu kita belajar mengandalkan Tuhan lebih dalam.
Tuhan, saat aku menghadapi masa sukar, tolong aku untuk tetap percaya bahwa Engkau menyertai dan memelihara. Amin.