Allah menanam Israel di gunung pusaka-Nya
Keluaran 15:17
Nyanyian Agung Musa
“Engkau akan membawa mereka dan menanam mereka di gunung milik pusaka-MU, di tempat yang telah Kaujadikan tempat kediaman-MU, ya TUHAN, di tempat kudus yang telah didirikan oleh tangan-MU, ya TUHAN.”Keluaran 15:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Engkau membawa mereka dan Kaucangkokkan mereka di atas gunung milik-Mu sendiri; di tempat yang telah Kaubuat kediaman-Mu, ya TUHAN; di tempat kudus, yang didirikan tangan-Mu, ya TUHAN.”Keluaran 15:17 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Israel Kauhantarkan ke tempat yang Kaupilih untuk kediaman-Mu. Mereka menetap di bukit-Mu yang suci, di Rumah yang Kaubangun sendiri.”Keluaran 15:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Engkau akan membawa umat-Mu ke atas gunung-Mu, di mana Engkau membuat kediaman-Mu, ya TUHAN, ke tempat kudus yang Engkau dirikan dengan tangan-Mu sendiri, ya Penguasa kami.”Keluaran 15:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Thou shalt bring them in, and plant them in the mountain of thine inheritance, in the place, O LORD, which thou hast made for thee to dwell in, in the Sanctuary, O LORD, which thy hands have established.”Keluaran 15:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 15:17?
Ayat ini menyatakan janji Tuhan untuk membawa umat-Nya dan menanam mereka di gunung milik pusaka-Nya, yaitu tempat kediaman-Nya yang kudus. Ini menunjukkan bahwa tujuan akhir perjalanan umat adalah berada di hadirat Tuhan.
Latar belakang
Apa yang sedang terjadi
Klimaks visi nyanyian: Allah tidak hanya membebaskan Israel dari Mesir, tapi akan 'menanam' mereka di gunung pusaka-Nya. Metafora menanam pohon — menancapkan akar, membuat permanen, menjadikan bagian dari tanah itu. Ini tentang tempat tinggal yang permanen dan berakar.
Di mana
Tepi Laut Teberau
Di tepi laut · visi tentang tempat tinggal yang dijanjikan
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa dan bangsa Israel
Nabi dan pembebas Israel, ~1400 SM
Kepada
TUHAN
Allah perjanjian Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תִּטָּעֵמוֹ
tita'emo · menanam
Engkau akan menanam mereka — seperti menanam pohon; bukan sekadar membawa ke sana tapi menjadikan mereka berakar dan permanen di sana.
הַר נַחֲלָתְךָ
har nahalatekha · gunung pusaka
Gunung warisan/pusaka-Mu — tanah yang Allah sendiri miliki sebagai warisan; ini bukan tanah sembarang tapi tempat kehadiran-Nya.
מָכוֹן לְשִׁבְתְּךָ
makhon leshivtekha · tempat kediaman
Tempat yang Engkau dirikan untuk tinggal — makhon berarti fondasi, tempat yang kokoh dan pasti, bukan sementara.
Dari 'membebaskan' ke 'menanam' — Allah tidak hanya menyelamatkan dari sesuatu tapi menyelamatkan ke sesuatu; kebebasan tanpa rumah belum lengkap, Allah menyediakan keduanya.
Tahukah kamu
Tahukah kamu
'Gunung milik pusaka-Mu' bisa merujuk pada Gunung Moria/Zion di Yerusalem — yang baru akan dibangun Bait Sucinya 480 tahun kemudian. Nyanyian ini adalah nubuat jangka panjang yang merentang berabad-abad ke depan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 15:17
Mazmur 80:8
Israel ditanam seperti pohon
“Engkau telah memindahkan anggur dari Mesir, mengusir bangsa-bangsa dan menanamnya.”
Yeremia 32:41
Allah menanam umat-Nya
“Aku akan bersukacita atas mereka dan berbuat baik kepada mereka, dan Aku akan menanam mereka dalam negeri ini dengan setia.”
Yohanes 14:2-3
Allah menyediakan tempat tinggal
“Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal... Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagimu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 15:17
✕ Sering dikira
"Ini hanya tentang tanah Kanaan secara fisik"
✓ Yang sebenarnya
Ada dimensi yang lebih dalam: tempat di mana Allah sendiri tinggal bersama umat-Nya — ini tentang komunitas, bukan hanya wilayah.
✕ Sering dikira
"Tangan-Mu mendirikan" berarti manusia yang bangun"
✓ Yang sebenarnya
Bentuk 'tangan-Mu' (yadekha) menunjukkan Allah yang jadi arsitek dan pembangun utama tempat kudus itu.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 15:17
Hidup kita punya tujuan akhir: untuk berdiam di hadirat Tuhan. Dalam perjalanan ini, biarlah gerakan kita bukan hanya sekedar berjalan, tetapi melangkah menuju tempat yang Dia tetapkan.
Tuhan, bimbing aku menuju kediaman-Mu yang kudus, dan jadikan hidupku berakar dalam Engkau. Amin.