Perintah mengembalikan air ke atas Mesir
Keluaran 14:26
Penyeberangan Laut Teberau
“Kemudian, TUHAN berfirman kepada Musa, “Ulurkan tanganmu ke atas laut supaya air itu berbalik ke atas orang Mesir, ke atas kereta-keretanya, dan ke atas pasukan berkudanya.””Keluaran 14:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Ulurkanlah tanganmu ke atas laut, supaya air berbalik meliputi orang Mesir, meliputi kereta mereka dan orang mereka yang berkuda." Keluaran 14.27–15.1 71”Keluaran 14:26 · TB
Terjemahan Baru
“Kata TUHAN kepada Musa, "Acungkanlah tanganmu ke atas laut, maka air akan kembali, dan menenggelamkan orang Mesir, kereta-kereta dan pengendara-pengendaranya."”Keluaran 14:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN berkata kepada Musa, “Arahkanlah tongkatmu ke atas laut, supaya air laut berbalik dan menutupi semua pasukan Mesir.””Keluaran 14:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the LORD said unto Moses, Stretch out thine hand over the sea, that the waters may come again upon the Egyptians, upon their chariots, and upon their horsemen.”Keluaran 14:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 14:26?
TUHAN memerintahkan Musa untuk mengulurkan tangan ke atas laut agar air kembali menutupi orang Mesir yang mengejar Israel. Ini adalah perintah untuk menyelesaikan pembebasan secara total, menenggelamkan musuh yang telah dikejar.
Latar belakang
Perintah final: tutup laut
Setelah semua pasukan Mesir masuk ke dasar laut dan Israel sudah di seberang dengan aman, Allah memberi perintah final kepada Musa: ulurkan tanganmu ke atas laut lagi. Gerakan yang sama yang membelah laut akan menutupnya kembali. Satu tangan, dua keajaiban berlawanan.
Di mana
Tepi Laut Teberau (sisi seberang)
Menjelang fajar · Israel sudah di seberang, Mesir masih di dasar laut
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Israel, berbicara langsung kepada Musa
Kepada
Musa
Pemimpin dan nabi Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נְטֵה
neteh · ulurkanlah
Ulurkan/bentangkan; kata yang sama di ayat 16 ketika laut dibelah — perintah yang sama, efek yang berbeda
יָשׁוּבוּ
yashuvu · berbalik
Kembali/berbalik ke keadaan semula; air kembali ke posisi alaminya seolah tidak pernah terbelah
עַל-מִצְרַיִם
al-Mitzrayim · ke atas orang Mesir
Kepada/atas Mesir; preposisi yang menunjukkan air tidak sekadar kembali tapi 'diarahkan' ke atas mereka
Perintah 'neteh' (ulurkan tangan) yang sama diulang — air 'yashuvu' (kembali) dan diarahkan 'al-Mitzrayim' (ke atas Mesir). Ketaatan yang sama menghasilkan mukjizat yang berbeda sesuai kehendak Allah.
Tahukah kamu
Simetri perintah Musa
Perhatikan simetri yang indah: di ayat 16, Allah berkata 'ulurkan tanganmu ke atas laut' untuk membelahinya. Di ayat 26, Allah berkata hal yang sama untuk menutupnya. Tindakan fisik yang identik, tapi efek yang berlawanan total. Musa adalah instrumen dua keajaiban yang saling melengkapi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 14:26
Keluaran 14:16
perintah yang sama diulang
“...kamu, angkatlah tongkatmu dan ulurkan tanganmu ke atas laut dan belahlah itu...”
Mazmur 106:11
air menutup musuh
“Air menutupi para penindas mereka; seorang pun dari mereka tidak tersisa.”
Ayub 38:8-11
Allah berkuasa atas laut
“Siapakah yang membentengi laut dengan pintu...?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 14:26
✕ Sering dikira
Allah membiarkan air kembali secara alami tanpa instruksi baru
✓ Yang sebenarnya
Allah secara aktif memerintahkan Musa untuk mengulurkan tangan lagi — ini tindakan sadar, bukan proses alam yang berjalan sendiri
✕ Sering dikira
Perintah 'ulurkan tangan' di sini sama persis dengan di ayat 16
✓ Yang sebenarnya
Gerakan sama, tapi tujuan berbeda: yang satu untuk menyelamatkan Israel, yang ini untuk menghukum Mesir
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 14:26
Ketika Tuhan telah membuka jalan, kita harus taat pada perintah-Nya, bahkan yang tampak kontroversial. Kadang kemenangan memerlukan tindakan berani untuk menutup pintu masa lalu yang mengejar kita.
Ya Tuhan, beri kami keberanian untuk menaati perintah-Mu, sekalipun itu berat, agar kami dapat mengalami pembebasan penuh, Amin.