Ratapan besar melanda seluruh negeri Mesir
Keluaran 11:6
Tulah Terakhir: Kematian Anak Sulung
“Akan ada ratapan yang sangat hebat di seluruh Mesir; suatu ratapan yang belum pernah ada dan tidak akan pernah ada lagi.”Keluaran 11:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan seruan yang hebat akan terjadi di seluruh tanah Mesir, seperti yang belum pernah terjadi dan seperti yang tidak akan ada lagi.”Keluaran 11:6 · TB
Terjemahan Baru
“Di seluruh Mesir akan terdengar suara ratapan yang kuat, seperti yang belum pernah terjadi dan tak akan terjadi lagi.”Keluaran 11:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Di seluruh Mesir akan terdengar ratapan yang begitu keras, yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak akan pernah terjadi lagi.”Keluaran 11:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And there shall be a great cry throughout all the land of Egypt, such as there was none like it, nor shall be like it any more.”Keluaran 11:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 11:6?
Akan ada ratapan yang sangat hebat di seluruh Mesir, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini menggambarkan betapa dahsyatnya tulah itu dan betapa besar dukacita yang akan menimpa bangsa Mesir.
Latar belakang
Duka yang belum pernah dan tidak akan pernah terulang
Musa menggambarkan ratapan yang akan datang sebagai yang terbesar dalam sejarah manusia — tidak pernah ada sebelumnya, dan tidak akan pernah ada sesudahnya. Ini bukan hiperbola; ini deskripsi tentang skala kehancuran nasional yang mencakup setiap rumah tangga di Mesir.
Di mana
Mesir
Di seluruh penjuru tanah Mesir · menjelang malam tulah
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, menyampaikan firman TUHAN
Kepada
Firaun dan rakyat Mesir
Bangsa yang akan merasakan duka terbesar sepanjang sejarah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צְעָקָה
ts'aqah · ratapan
Teriakan atau seruan keras — kata yang sama Israel pakai saat menangis kepada Allah di bawah perbudakan (Kel 2:23); kini giliran Mesir yang menjerit.
גְּדֹלָה
g'dolah · sangat hebat
Besar, agung, luar biasa — superlatif; penekanan bahwa ini bukan duka biasa melainkan duka di luar skala normal.
לֹא תֹסִף
lo tosif · tidak akan pernah ada lagi
Tidak akan ditambahkan lagi — ungkapan ketunikan absolut; peristiwa yang tidak akan pernah berulang dalam sejarah.
Dulu Israel yang "ts'aqah" (meratap) di bawah perbudakan Mesir. Kini Mesir yang meratap. Sirkulasi yang tragis ini menunjukkan keadilan ilahi: penindas akhirnya merasakan duka yang lebih besar dari yang mereka timpakan.
Tahukah kamu
Budaya berkabung Mesir kuno
Orang Mesir kuno memiliki ritual berkabung yang sangat khas: merobek pakaian, mencurahkan abu di kepala, meratap keras-keras di jalanan. Para peratap profesional biasanya disewa untuk menangis di pemakaman. Namun tulah ini membuat setiap rumah menjadi tempat berkabung sendiri — tidak perlu peratap bayaran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 11:6
Keluaran 2:23
ratapan Israel dahulu
“Lama sesudah itu raja Mesir itu matilah. Orang Israel masih mengeluh karena perbudakan, dan mereka berseru-seru, lalu teriak minta tolong mereka karena perbudakan itu sampai kepada Allah.”
Wahyu 18:8
ratapan penghakiman akhir
“Sebab itu dalam satu hari akan datang segala tulah atasnya: kematian dan perkabungan dan kelaparan; dan ia akan dibakar dengan api, karena Tuhan Allah yang menghukum dia adalah kuat.”
Amos 5:17
TUHAN melintasi dengan duka
“Di segala kebun anggur akan ada ratapan, sebab Aku akan melintasi engkau, firman TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 11:6
✕ Sering dikira
"Ratapan ini berlebihan, hanya gaya bahasa"
✓ Yang sebenarnya
Kematian anak sulung di setiap rumah tangga Mesir sekaligus adalah bencana demografis nyata — setiap keluarga kehilangan pewaris mereka dalam satu malam.
✕ Sering dikira
"Allah senang melihat orang Mesir bersedih"
✓ Yang sebenarnya
Kitab Amsal 24:17 dan Yehezkiel 18:23 menunjukkan Allah tidak senang dengan kematian orang fasik — tulah ini adalah konsekuensi dari kekerasan hati, bukan ekspresi kebencian ilahi.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 11:6
Kita seringkali tidak menyadari betapa seriusnya hukuman Tuhan bagi dosa. Ini mengajak kita untuk bersungguh-sungguh dalam hubungan kita dengan Tuhan dan tidak menunda untuk bertobat dari dosa-dosa kita.
Tuhan, ampuni aku atas segala dosa dan kelemahanku. Berikan aku hati yang peka untuk bertobat dan hidup seturut kehendak-Mu. Amin.