Siapa yang Akan Ikut Pergi?
Keluaran 10:8
Belalang dan Kegelapan
“Sebab itu, Musa dan Harun dibawa kembali kepada Firaun dan dia berkata kepada mereka, “Pergilah! Layani TUHAN, Allahmu. Namun, siapa dan siapa yang akan pergi?””Keluaran 10:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Musa dan Harun dibawalah kembali kepada Firaun dan berkatalah Firaun kepada mereka: "Pergilah, beribadahlah kepada TUHAN, Allahmu. Siapa-siapa sebenarnya yang akan pergi itu?"”Keluaran 10:8 · TB
Terjemahan Baru
“Maka Musa dan Harun dipanggil kembali menghadap raja. Kata raja kepada mereka, "Kamu boleh pergi untuk beribadat kepada TUHAN Allahmu. Tetapi siapa saja di antara kamu yang akan pergi?"”Keluaran 10:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Musa dan Harun dibawa kembali untuk menghadap raja, dan raja berkata kepada mereka, “Pergilah menyembah dewa kalian. Tetapi siapa saja yang akan pergi?””Keluaran 10:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Moses and Aaron were brought again unto Pharaoh: and he said unto them, Go, serve the LORD your God: but who are they that shall go?”Keluaran 10:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 10:8?
Firaun setuju untuk melepaskan orang Israel, tetapi dengan syarat. Dia bertanya siapa saja yang akan pergi, menunjukkan bahwa dia masih mencoba mengontrol dan membatasi ibadah mereka, tidak sepenuhnya tunduk pada kehendak TUHAN.
Latar belakang
Firaun membuka negosiasi
Karena tekanan dari para pejabatnya, Firaun memanggil kembali Musa dan Harun. Ia tampak memberi izin — tapi langsung memasang syarat: 'Siapa dan siapa yang akan pergi?' Ini bukan ketulusan, ini negosiasi. Firaun masih ingin memegang kontrol atas siapa yang boleh pergi.
Di mana
Istana Firaun, Mesir
Audiensi kerajaan · Musa dan Harun dipanggil kembali
Kapan
~1446 SM
Tulah-tulah Mesir
Yang berbicara
Firaun
Raja Mesir yang akhirnya sedikit melunak
Kepada
Musa dan Harun
Nabi dan jubir Israel di hadapan Firaun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עִבְדוּ
ivdu · layani
Beribadah atau melayani — kata yang sama untuk bekerja dan menyembah, menunjukkan totalitas devosi.
אֱלֹהֵיכֶם
eloheichem · Allahmu
Allahmu (jamak) — Firaun menyebut 'Allah kalian', menunjukkan ia tidak mengakui TUHAN sebagai Allahnya.
מִי וָמִי
mi vami · siapa
Siapa dan siapa — pengulangan menunjukkan Firaun ingin daftar rinci, ia ingin tahu persis siapa yang pergi.
Firaun menyebut TUHAN sebagai 'Allahmu' — bukan 'Allah yang hidup' atau 'TUHAN'. Ini bukan pertobatan, ini negosiasi diplomatik yang ingin membatasi kerusakan.
Tahukah kamu
Taktik negosiasi Firaun
Sepanjang kisah tulah, Firaun berulang kali menawarkan 'izin parsial' — boleh pergi tapi tidak jauh (8:28), boleh ibadah tapi di Mesir (8:25), kini boleh pergi tapi hanya beberapa orang. Ini pola tawar-menawar klasik untuk mempertahankan kontrol.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 10:8
Keluaran 8:25
tawaran kompromi Firaun
“Kemudian, Firaun memanggil Musa dan Harun dan berkata, 'Pergilah, persembahkan korban bagimu kepada Allahmu di negeri ini.'”
Lukas 14:33
pengikutan totalitas
“Demikian pula setiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.”
Keluaran 10:24
izin parsial Firaun
“Karena itu, Firaun memanggil Musa lagi dan berkata, 'Pergi dan layanilah TUHAN! Hanya, kawanan domba dan ternakmu harus tetap tinggal.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 10:8
✕ Sering dikira
Firaun sudah mau mengalah
✓ Yang sebenarnya
Firaun hanya membuka negosiasi dengan syarat — ia masih ingin mengontrol siapa yang boleh pergi.
✕ Sering dikira
'Layani TUHAN' artinya Firaun mengakui TUHAN
✓ Yang sebenarnya
Firaun menyebut 'Allahmu' bukan 'TUHAN' — ini sikap diplomatis, bukan pengakuan iman.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 10:8
Sering kali kita memberi 'persembahan' kepada Tuhan dengan setengah hati, masih menahan sesuatu. Tuhan menginginkan penyerahan total, bukan ketaatan yang setengah-setengah.
Ya Tuhan, ampunilah aku yang sering kali setengah hati dalam melayani-Mu. Ajari aku untuk memberi dengan segenap hati dan hidupku. Amin.