Ceritakan kepada Cucu-cucumu
Keluaran 10:2
Belalang dan Kegelapan
“dan agar kamu dapat menceritakannya di telinga anakmu dan cucumu bagaimana Aku mempermainkan orang Mesir dan bagaimana Aku mempertunjukkan tanda-tanda-Ku di antara mereka. Dengan demikian, kamu dapat mengetahui bahwa Akulah TUHAN.””Keluaran 10:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan supaya engkau dapat menceriterakan kepada anak cucumu, bagaimana Aku mempermain-mainkan orang Mesir dan tanda-tanda mujizat mana yang telah Kulakukan di antara mereka, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah TUHAN."”Keluaran 10:2 · TB
Terjemahan Baru
“dan supaya engkau dapat menceritakan kepada anak cucumu bagaimana Aku mempermainkan bangsa Mesir dengan keajaiban-keajaiban itu. Maka kamu semua akan tahu bahwa Akulah TUHAN."”Keluaran 10:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“dan supaya kamu dapat menceritakan kepada anak cucumu bagaimana Aku, Allahmu, sudah mempermainkan orang Mesir. Kelak, kamu akan menceritakan semua keajaiban yang sudah Aku tunjukkan kepada mereka. Dengan demikian, kamu semua akan tahu bahwa Akulah TUHAN.””Keluaran 10:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And that thou mayest tell in the ears of thy son, and of thy son’s son, what things I have wrought in Egypt, and my signs which I have done among them; that ye may know how that I am the LORD.”Keluaran 10:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 10:2?
Tuhan ingin umat-Nya menceritakan kepada anak-anak dan cucu-cucu mereka tentang bagaimana Ia mempermainkan orang Mesir dan menunjukkan tanda-tanda-Nya, supaya mereka tahu bahwa Akulah TUHAN. Ini adalah perintah untuk bersaksi dan mengajar generasi berikutnya.
Latar belakang
Tulah sebagai warisan cerita
TUHAN menjelaskan bahwa semua kejadian ini punya tujuan jangka panjang: bukan hanya mengeluarkan Israel dari Mesir, tapi menciptakan ingatan kolektif yang akan diceritakan turun-temurun. Setiap generasi Israel harus bisa menjawab: 'Aku tahu siapa TUHAN karena nenek moyangku melihat-Nya beraksi di Mesir.'
Di mana
Mesir
Sebelum menghadap Firaun · saat fajar
Kapan
~1446 SM
Tulah-tulah Mesir
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel yang berbicara kepada Musa
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תְּסַפֵּר
tesapper · menceritakannya
Menceritakan dengan penuh — akar kata yang sama dengan 'sefer' (buku), artinya menyampaikan secara lengkap dan berulang.
וּבֶן־בִּנְךָ
uven-bincha · cucumu
Harafiah: 'dan anak dari anakmu' — menekankan kesinambungan generasi minimal dua lapis.
יְדַעְתֶּם
yedattem · mengetahui
Mengetahui secara pengalaman dan relasional, bukan sekadar hafal fakta.
TUHAN tidak hanya ingin Israel selamat — Ia ingin mereka 'tahu' siapa Dia secara mendalam, dan cara terbaik adalah menceritakannya dari kakek ke cucu tanpa henti.
Tahukah kamu
Tradisi lisan sebagai kurikulum
Dalam budaya Timur Tengah kuno, cerita lisan adalah cara utama mewariskan identitas. Perintah TUHAN untuk 'menceritakan' ini adalah fondasi dari tradisi Seder Paskah yang masih dilakukan Yahudi hingga hari ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 10:2
Ulangan 6:20-21
cerita antargenerasi
“Apabila anakmu bertanya kepadamu di kemudian hari: Apa artinya peringatan, ketetapan dan hukum yang diperintahkan TUHAN... maka haruslah engkau menjawab anakmu...”
Mazmur 78:4
mewariskan ingatan
“Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, kami akan ceritakan kepada angkatan yang kemudian puji-pujian TUHAN dan kekuatan-Nya...”
Keluaran 12:26-27
tradisi Paskah
“Dan apabila anak-anakmu bertanya kepadamu: Apakah artinya ibadahmu ini? maka haruslah kamu berkata: Itulah korban Paskah bagi TUHAN...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 10:2
✕ Sering dikira
Tulah hanya untuk menghukum Mesir
✓ Yang sebenarnya
Tulah juga dirancang sebagai bahan cerita generasi — supaya Israel selalu ingat siapa TUHAN.
✕ Sering dikira
Cukup menyaksikan sendiri
✓ Yang sebenarnya
TUHAN secara eksplisit minta pengalaman ini diceritakan ke anak dan cucu, bukan disimpan sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 10:2
Kita dipanggil untuk membagikan karya Tuhan dalam hidup kita kepada generasi muda. Ceritakanlah pengalaman nyata bersama Tuhan kepada anak-anak kita, agar iman mereka bertumbuh.
Tuhan, mampukan aku untuk menjadi saksi-Mu bagi generasi penerus, menceritakan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib. Amin.