Nuh berumur 500 tahun — Sem, Ham, dan Yafet lahir

Kejadian 5:32

Keturunan Adam

Ketika Nuh hidup selama 500 tahun, Sem, Ham, dan Yafet lahir baginya.

Kejadian 5:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 5:32?

Nuh mencapai usia 500 tahun dan memiliki tiga anak: Sem, Ham, dan Yafet. Ini menandakan awal dari generasi baru yang akan menjadi nenek moyang seluruh umat manusia setelah air bah. Nuh adalah tokoh kunci yang akan setia kepada Allah di tengah dunia yang rusak.

Latar belakang

Tiga anak yang lahir 100 tahun sebelum air bah — cukup waktu untuk tumbuh

Nuh berumur 500 tahun saat Sem, Ham, dan Yafet lahir. Air bah datang saat Nuh 600. Artinya ketiga anak ini berumur sekitar 100 tahun saat air bah — sudah dewasa, sudah menikah, dan sudah siap masuk bahtera bersama istri-istri mereka (6:18). Dari tiga anak ini, seluruh bangsa di bumi akan lahir kembali setelah air bah (Kejadian 10 — Tabel Bangsa-Bangsa). Silsilah Kejadian 5 yang panjang bermuara pada tiga nama ini.

Di mana

Di luar taman Eden

Nuh berumur 500 tahun · tiga anak lahir yang akan menjadi leluhur seluruh bangsa setelah air bah

Kapan

Awal sejarah manusia — menjelang air bah

Tiga anak Nuh lahir — 100 tahun sebelum air bah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Lamekh mati pada 777 tahun
Air bah dimulai 100 tahun kemudian ketika Nuh berumur 600
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa (penulis)

Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM

I

Kepada

Israel di padang gurun

Umat yang akan mengenal Sem, Ham, dan Yafet sebagai leluhur bangsa-bangsa setelah air bah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בֶּן חֲמֵשׁ מֵאוֹת שָׁנָה

ben khamesh meot shanah · 500 tahun

Anak (berumur) lima ratus tahun — formula yang berbeda dari silsilah sebelumnya; bukan 'ketika X hidup Y tahun, Z lahir' tapi 'ketika Nuh berumur 500'.

שֵׁם

Shem · Sem

Nama, reputasi — shem berarti nama; dari garis Sem lahir Abraham, Israel, dan Yesus. Nama yang bermakna: dari Sem turun bangsa yang akan menjaga 'Nama' TUHAN.

חָם

Kham · Ham

Panas, gelap — kemungkinan berarti 'panas' atau berkaitan dengan tanah panas (Afrika, Mesir kuno disebut 'tanah Ham' di Mzm. 78:51).

Nuh pada ben khamesh meot shanah (500 tahun) memperanakkan Shem (nama/reputasi), Kham (panas), dan Yafet (luas/berkembang). Tiga nama yang menjadi tiga rumpun bangsa besar setelah air bah. Dari Shem turun Abraham dan akhirnya Yesus. Silsilah Kejadian 5 yang panjang bermuara pada tiga nama ini sebagai benih bangsa-bangsa baru.

Tahukah kamu

Mana yang lebih tua — Sem, Ham, atau Yafet?

Teks menyebut urutan 'Sem, Ham, dan Yafet', tapi urutan ini bukan selalu kronologis. Kejadian 10:21 menyebut Sem sebagai 'kakak Yafet', dan Kejadian 9:24 menyebut Ham sebagai 'anak yang paling muda'. Jadi kronologis kemungkinan: Yafet tertua, Sem kedua, Ham termuda — tapi Sem disebut pertama karena dari dialah garis keturunan mesianik (menuju Abraham, Israel, dan akhirnya Yesus).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 5:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 5:32

✕  Sering dikira

"Sem disebut pertama berarti dia yang tertua dari ketiga bersaudara."

✓  Yang sebenarnya

Kejadian 10:21 menyebut Sem sebagai 'kakak Yafet', dan 9:24 menyebut Ham sebagai 'anak termuda'. Urutan kelahiran kemungkinan: Yafet (tertua), Sem (tengah), Ham (termuda). Sem disebut pertama karena dia membawa garis keturunan mesianik, bukan karena tertua.

✕  Sering dikira

"Nuh baru memperanakkan anak pada usia 500 tahun berarti dia menikah sangat terlambat."

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks panjang umur pra-air bah, 500 tahun bukan 'terlambat' — Adam memperanakkan Set pada 130, Yared memperanakkan Henokh pada 162. Nuh mungkin sudah memiliki anak-anak lain yang tidak dicatat. Sem, Ham, dan Yafet disebutkan karena mereka yang masuk bahtera dan menjadi leluhur bangsa-bangsa pasca-air bah.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 5:32

Setiap orang memiliki peran penting dalam rencana Allah, apa pun usia atau tahap hidup kita. Mulailah membangun karakter setia sejak sekarang, agar pada waktunya kita dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Tuhan, mampukan kami untuk hidup setia dan bertanggung jawab dalam setiap panggilan-Mu, seperti Nuh. Amin.