Yared hidup 800 tahun lagi setelah Henokh lahir — menyaksikan anaknya berjalan bersama Allah

Kejadian 5:19

Keturunan Adam

Yared hidup 800 tahun lagi setelah Henokh lahir, dan masih ada anak laki-laki dan anak perempuan lainnya yang lahir baginya.

Kejadian 5:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 5:19?

Yared hidup 800 tahun setelah Henokh lahir dan memiliki anak-anak lain, sehingga total hidupnya 962 tahun. Ini menunjukkan bahwa meskipun usia panjang, Allah tetap setia memelihara dan memberikan keturunan. Silsilah ini menegaskan kesinambungan umat manusia dan rencana Allah melalui keluarga.

Latar belakang

Ayah yang menyaksikan anaknya 'diambil Allah'

Yared hidup 800 tahun setelah Henokh lahir. Henokh 'diambil Allah' pada usia 365 (5:23-24). Artinya Yared menyaksikan Henokh dari lahir, 365 tahun kehidupan Henokh yang luar biasa, dan kemudian menyaksikan ketika anaknya 'tidak ada lagi karena Allah mengambilnya'. Yared yang hidup 962 tahun total menyaksikan anak yang paling istimewa 'diambil' Allah 203 tahun sebelum Yared sendiri mati. Ini pengalaman orang tua yang tidak ada tandingannya.

Di mana

Di luar taman Eden

Yared menyaksikan kelahiran, pertumbuhan, dan 'pengangkatan' anaknya Henokh selama hidupnya

Kapan

Awal sejarah manusia

Sisa hidup Yared setelah Henokh lahir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
‹ lebih awal
Yared memperanakkan Henokh pada usia 162
Yared mati pada usia 962
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa (penulis)

Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM

I

Kepada

Israel di padang gurun

Umat yang memperhatikan: Yared masih hidup 800 tahun setelah Henokh lahir — dia menyaksikan anaknya 'diambil Allah'

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שְׁמֹנֶה מֵאוֹת שָׁנָה

shmoneh meot shanah · 800 tahun lagi

Delapan ratus tahun — sisa umur Yared setelah Henokh lahir; 162 + 800 = 962 total, menjadikan Yared terpanjang kedua dalam silsilah ini setelah Metusalah (969).

וַיְחִי יֶרֶד

wayekhi Yered · hidup lagi

Dan Yared hidup — formula yang sama; tapi kali ini 800 tahun 'setelah Henokh lahir' berarti Yared menyaksikan seluruh perjalanan hidup anaknya yang istimewa.

בָּנִים וּבָנוֹת

banim uvanot · anak laki-laki dan anak perempuan

Anak-anak laki-laki dan perempuan — Yared tidak hanya memperanakkan Henokh; ada banyak keturunan lain yang tidak dicatat.

Wayekhi Yered ('yang turun') shmoneh meot shanah (800 tahun) od (lagi) setelah Henokh lahir. Dalam 800 tahun itu, Yared menyaksikan anaknya berjalan bersama Allah dan kemudian 'tidak ada lagi'. Orang tua yang menyaksikan anaknya diambil Allah — dalam 365 tahun perjalanan rohani yang luar biasa.

Tahukah kamu

Perhitungan kronologi: Yared, Henokh, dan siapa yang menyaksikan apa

Jika menggunakan tahun dari penciptaan: Yared lahir ~622, Henokh lahir ~784 (622+162). Henokh 'diambil Allah' pada usia 365, yaitu tahun ~1149. Yared mati tahun ~1422 (622+800+162... sebenarnya 622+962=1584? perlu hati-hati menghitung). Yang jelas: Yared hidup cukup lama untuk menyaksikan Henokh dan bahkan anaknya Metusalah. Tiga generasi dalam satu orang tua yang berumur panjang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 5:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 5:19

✕  Sering dikira

"Yared memperanakkan 'anak laki-laki dan perempuan lainnya' karena Henokh tidak cukup baik sebagai anak satu-satunya."

✓  Yang sebenarnya

Alkitab mencatat Henokh sebagai anak yang paling istimewa dalam seluruh silsilah ini. 'Anak lainnya' tidak ada hubungannya dengan kualitas Henokh — ini hanya catatan bahwa Yared memiliki banyak keturunan, seperti semua orang lain dalam silsilah ini.

✕  Sering dikira

"Yared mati sebelum Henokh 'diambil Allah' sehingga dia tidak tahu apa yang terjadi pada anaknya."

✓  Yang sebenarnya

Dengan perhitungan kronologi, Henokh diambil Allah sebelum Yared mati. Yared hidup 800 tahun setelah Henokh lahir, dan Henokh hidup 365 tahun total. Yared menyaksikan hidup dan 'pengangkatan' anaknya — dan masih hidup sekitar 435 tahun setelahnya.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 5:19

Panjangnya hidup Yared mengingatkan kita bahwa setiap hari adalah anugerah. Jangan sia-siakan waktu yang Tuhan beri; gunakan untuk membangun hubungan dengan-Nya dan sesama, serta meninggalkan warisan iman bagi generasi berikutnya.

Tuhan, terima kasih untuk setiap hari yang Engkau berikan; ajari aku menghargai waktu dan memakainya untuk kemuliaan-Mu. Amin.