Permohonan resmi tinggal di Gosyen
Kejadian 47:4
Keluarga Yakub Menetap di Gosyen
“Mereka berkata kepada Firaun, “Kami datang ke tanah ini untuk tinggal sementara karena tidak ada padang rumput bagi hamba-hambamu ini untuk kawanan kambing domba kami, sebab kelaparan di tanah Kanaan sangatlah hebat. Sekarang, kami memohon, izinkanlah hamba-hambamu ini tinggal di tanah Gosyen.””Kejadian 47:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lagi kata mereka kepada Firaun: "Kami datang untuk tinggal di negeri ini sebagai orang asing, sebab tidak ada lagi padang rumput untuk kumpulan ternak hamba-hambamu ini, karena hebat kelaparan itu di tanah Kanaan; maka sekarang, izinkanlah hamba-hambamu ini menetap di tanah Gosyen."”Kejadian 47:4 · TB
Terjemahan Baru
“Kami datang untuk tinggal di negeri ini, karena di tanah Kanaan kelaparan sangat hebatnya, sehingga tidak ada rumput lagi untuk kawanan kambing domba kami. Izinkanlah kami tinggal di daerah Gosyen."”Kejadian 47:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Negeri Kanaan sedang dilanda kekeringan. Kami kesulitan menggembalakan kawanan ternak. Karena itu, bila Baginda berkenan, kami mohon agar diizinkan menggembalakan kawanan ternak kami di Gosyen dan menetap untuk sementara waktu di situ.””Kejadian 47:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“They said moreover unto Pharaoh, For to sojourn in the land are we come; for thy servants have no pasture for their flocks; for the famine is sore in the land of Canaan: now therefore, we pray thee, let thy servants dwell in the land of Goshen.”Kejadian 47:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 47:4?
Mereka menjelaskan tujuan kedatangan mereka: untuk tinggal sementara karena kelaparan hebat di Kanaan, dan mereka meminta izin untuk tinggal di Gosyen. Ini menunjukkan permohonan yang rendah hati dan jelas kepada Firaun.
Latar belakang
Alasan dan permohonan resmi
Para saudara menjelaskan dua hal: alasan mereka datang (kelaparan hebat di Kanaan) dan permintaan mereka (izin tinggal di Gosyen). Ini bukan sekadar minta tolong — ini permohonan resmi kepada penguasa tertinggi. Mereka menggunakan bahasa formal istana dengan menyebut diri "hamba-hambamu".
Di mana
Istana Firaun, Mesir
Di balai audiensi kerajaan · siang hari
Kapan
~1875 SM
Masa Patriark di Mesir
Yang berbicara
Saudara-saudara Yusuf
Anak-anak Yakub, calon kepala suku Israel
Kepada
Firaun
Raja Mesir, penguasa terkuat di dunia kuno
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לָגוּר
lagur · tinggal sementara
Tinggal sebagai pendatang atau orang asing — bukan menetap permanen, tapi menumpang sementara.
כָּבֵד
kaved · kelaparan
Berat atau parah — kata yang sama untuk "berat" dipakai untuk menggambarkan intensitas bencana kelaparan.
מִרְעֶה
mir'eh · padang rumput
Padang penggembalaan — ini yang mereka butuhkan, bukan ladang, tapi lahan untuk ternak.
Mereka datang bukan sebagai penjajah tapi sebagai "pendatang sementara" yang butuh "padang rumput" karena "kelaparan berat" — kejujuran dan kerendahan hati ini yang membuka pintu Firaun.
Tahukah kamu
"Tinggal sementara" bukan imigrasi permanen
Kata Ibrani yang dipakai adalah "gur" (גּוּר) — tinggal sebagai pendatang sementara atau orang asing. Mereka tidak mengklaim kepemilikan tanah Mesir, hanya mencari tempat menumpang selama krisis. Tapi "sementara" ini akhirnya berlangsung 430 tahun.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 47:4
Kejadian 12:10
pola leluhur ke Mesir
“Pada waktu itu, terjadilah kelaparan di tanah itu sehingga Abram pergi ke Mesir untuk tinggal sementara di sana karena kelaparan di tanah itu sangat berat.”
Ibrani 11:9
tinggal sebagai pendatang
“Atas dasar iman, dia tinggal di Tanah Perjanjian sebagai orang asing, hidup dalam tenda, sama seperti Ishak dan Yakub, yang turut mewarisi janji yang sama.”
Mazmur 105:17
providensi Allah di Mesir
“Dia mengutus seorang yang mendahului mereka, yaitu Yusuf, yang dijual sebagai budak.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 47:4
✕ Sering dikira
Mereka pindah permanen ke Mesir
✓ Yang sebenarnya
Mereka minta izin tinggal sementara (gur) karena kelaparan — niat awalnya bukan emigrasi permanen.
✕ Sering dikira
Kelaparan di Kanaan sudah selesai
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru menegaskan kelaparan di Kanaan "sangatlah hebat" — ini alasan utama mereka harus ke Mesir.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 47:4
Dalam keadaan sulit, kita harus berani meminta bantuan dengan rendah hati dan spesifik. Seperti mereka yang menyebutkan tempat yang diinginkan, kita juga bisa menyampaikan kebutuhan kita secara konkret kepada Tuhan dan orang lain.
Bapa, ajar aku untuk datang kepada-Mu dan kepada sesama dengan kerendahan hati yang tulus, terutama saat aku menghadapi kesulitan, serta menyampaikan kebutuhan dengan jelas. Amin.