Yakub bersumpah dan bersujud di tempat tidur
Kejadian 47:31
Permintaan Terakhir Israel
“Lalu, Yakub berkata, “Bersumpahlah kepadaku.” Yusuf pun bersumpah kepadanya. Lalu, Israel bersujud di bagian kepala tempat tidurnya.”Kejadian 47:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian kata Yakub: "Bersumpahlah kepadaku." Maka Yusufpun bersumpah kepadanya. Lalu sujudlah Israel di sebelah kepala tempat tidurnya.”Kejadian 47:31 · TB
Terjemahan Baru
“Kata Yakub, "Bersumpahlah bahwa engkau akan melakukannya." Yusuf bersumpah, dan Yakub mengucapkan syukur di tempat tidurnya.”Kejadian 47:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kata Yakub, “Bersumpahlah bahwa kamu akan melakukannya.” Maka Yusuf pun bersumpah. Lalu Yakub bersujud di tempat tidur, pada bagian di mana dia biasa meletakkan kepalanya, dan mengucap syukur kepada TUHAN.”Kejadian 47:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said, Swear unto me. And he sware unto him. And Israel bowed himself upon the bed’s head.”Kejadian 47:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 47:31?
Ayat ini menceritakan bahwa Yakub, meskipun sedang sakit dan dekat dengan kematian, meminta Yusuf untuk bersumpah bahwa ia akan menguburkannya di Kanaan, bukan di Mesir. Setelah Yusuf bersumpah, Yakub bersujud menyembah Allah di kepala tempat tidurnya, menunjukkan iman dan rasa syukurnya.
Latar belakang
Sumpah dikukuhkan, Yakub menyembah
Yakub tidak puas hanya dengan janji lisan. Ia meminta Yusuf bersumpah. Setelah sumpah diucapkan, Yakub bersujud di ujung tempat tidurnya. Ini tindakan ibadah — bukan kepada Yusuf, tapi kepada Allah yang menjadi saksi sumpah. Di ambang kematiannya, Yakub masih menyembah.
Di mana
Gosyen, Mesir
Di kamar tidur Yakub · momen sakral pengukuhan sumpah
Kapan
~1858 SM
Masa Patriark di Mesir
Yang berbicara
Musa
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat Allah dalam perjalanan ke Tanah Perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִשָּׁבְעָה
hishaveh · bersumpahlah
Bersumpahlah — perintah untuk mengucapkan sumpah sakral, memastikan janji tidak bisa ditarik kembali.
וַיִּשְׁתַּחוּ
wayyishtachu · bersujud
Bersujud atau menyembah — postur penyembahan tertinggi dalam tradisi Ibrani: wajah ke tanah di hadapan Allah.
רֹאשׁ הַמִּטָּה
rosh hamittah · kepala tempat tidur
Ujung kepala tempat tidur — tempat Yakub yang lemah karena tua bersujud semampunya dalam ibadah.
Setelah "sumpah" dikukuhkan, Yakub "bersujud" di "kepala tempat tidurnya" — tua, lemah, tapi tetap menyembah. Patriarch yang hampir mati ini masih memprioritaskan ibadah bahkan di detik-detik akhir hidupnya.
Tahukah kamu
Ibrani 11:21 menafsir ayat ini berbeda: "tongkat" vs "tempat tidur"
Ibrani 11:21 menyebut "Yakub membungkuk menyembah, bertopang pada ujung tongkatnya" — sementara Kejadian menyebut "kepala tempat tidurnya". Perbedaan ini karena teks Ibrani awal tidak ada vokal: kata מִטָּה (mittah) bisa berarti tempat tidur, tapi tanpa vokal huruf-huruf yang sama bisa dibaca menjadi מַטֶּה (matteh) = tongkat. Ini contoh klasik perbedaan teks Ibrani dan Yunani (LXX).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 47:31
Ibrani 11:21
penafsiran sujud Yakub menjelang wafat
“Atas dasar iman, Yakub, ketika menjelang kematiannya, memberkati masing-masing anak Yusuf dan bersujud menyembah Allah, bertopang pada ujung tongkatnya.”
Kejadian 24:26
sujud menyembah sebagai respons iman
“Lalu, orang itu berlutut dan sujud menyembah TUHAN.”
Wahyu 4:10
sujud menyembah sebagai ibadah
“Kedua puluh empat tua-tua itu sujud di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu dan menyembah Dia yang hidup selama-lamanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 47:31
✕ Sering dikira
Yakub bersujud menyembah Yusuf karena sudah memenuhi permintaannya
✓ Yang sebenarnya
Yakub bersujud kepada Allah — ini tindakan ibadah sebagai ucapan syukur bahwa janji sudah dikukuhkan dengan sumpah.
✕ Sering dikira
Yakub bersujud di tanah karena ia begitu lemah dan jatuh
✓ Yang sebenarnya
Ini tindakan yang disengaja dan bermakna — Yakub bersujud di ujung tempat tidurnya sebagai bentuk penyembahan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 47:31
Kita dapat belajar dari Yakub yang memiliki keinginan yang jelas dan meminta komitmen dari orang terdekat untuk mewujudkannya. Dalam hidup, kita perlu berani menyampaikan keinginan kita kepada orang lain, terutama yang berkaitan dengan hal-hal penting, dan juga menghormati serta menghargai keinginan orang lain.
Tuhan, ajarlah kami untuk memiliki iman seperti Yakub yang tetap bersyukur dan menyembah-Mu bahkan di saat-saat terakhir hidupnya, dan berikan kami keberanian untuk menyatakan keinginan kami dengan jujur kepada sesama. Amin.