Yusuf Menanyakan Kabar Ayah Mereka
Kejadian 43:27
Benyamin Turut ke Mesir
“Kemudian, dia menanyai mereka mengenai kesejahteraan mereka, katanya, “Apakah ayahmu sejahtera, orang tua yang kalian bicarakan itu? Apakah dia masih hidup?””Kejadian 43:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu ia bertanya kepada mereka apakah mereka selamat; lagi katanya: "Apakah ayahmu yang tua yang kamu sebutkan itu selamat? Masih hidupkah ia?"”Kejadian 43:27 · TB
Terjemahan Baru
“Yusuf bertanya tentang keadaan mereka, lalu berkata, "Kamu telah menceritakan kepadaku tentang ayahmu yang sudah tua itu. Bagaimana keadaannya? Baik-baikkah?"”Kejadian 43:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yusuf menanyakan keadaan mereka, kemudian berkata, “Bagaimana kabar ayahmu yang pernah kalian ceritakan waktu itu? Apakah dia masih hidup?””Kejadian 43:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he asked them of their welfare, and said, Is your father well, the old man of whom ye spake? Is he yet alive?”Kejadian 43:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 43:27?
Yusuf menanyakan kabar ayahnya, Yakub, setelah lama tidak bertemu. Ini menunjukkan kepedulian Yusuf terhadap keluarga dan kerinduannya untuk mengetahui keadaan ayahnya yang sudah tua.
Latar belakang
Pertanyaan yang paling ingin Yusuf tahu
Yusuf menanyakan kesejahteraan mereka, lalu langsung menanyakan hal yang paling ia rindukan: 'Ayahmu yang orang tua itu, masih hidupkah ia?' Pertanyaan ini lebih dari sekadar basa-basi — Yusuf sudah dua tahun lebih tidak tahu apakah Yakub, ayahnya, masih hidup.
Di mana
Mesir (kediaman Yusuf)
Ruang perjamuan rumah Yusuf · percakapan yang menahan emosi besar
Kapan
~1876 SM
Kisah Yusuf di Mesir
Yang berbicara
Yusuf
Anak ke-11 Yakub, penguasa Mesir, ~1915-1805 SM
Kepada
Saudara-saudara Yusuf
Sebelas saudara yang kini berdiri di hadapannya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּשְׁאַל
vayyish'al · menanyai
Bertanya/menanyakan — pertanyaan aktif yang menunjukkan ketertarikan dan kepedulian yang tulus.
לְשָׁלוֹם לָהֶם
leshalom lahem · kesejahteraan mereka
Mengenai keselamatan/kesejahteraan mereka — sapaan formal yang juga tulus karena ini keluarganya.
הַעוֹדֶנּוּ חָי
ha'odenu khay · masih hidup
Apakah ia masih ada dan hidup — pertanyaan paling krusial yang Yusuf tahan selama bertahun-tahun.
Pertanyaan Yusuf tentang 'kesejahteraan' (leshalom) saudara-saudaranya berujung pada satu pertanyaan penting: apakah ayahnya 'masih hidup' (ha'odenu khay) — emosi yang ditahan di balik protokol formal.
Tahukah kamu
Yusuf menyebut ayahnya sebagai 'orang tua' tanpa mengakui hubungan
Yusuf harus berhati-hati dalam bertanya. Ia tidak bisa bertanya 'Ayahku masih hidup?' — itu akan langsung membongkar identitasnya. Ia menggunakan kalimat 'orang tua yang pernah kalian ceritakan' sebagai kedok yang cerdas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 43:27
Keluaran 18:7
saling menanyakan kabar
“Musa keluar menyongsong mertuanya, sujud menyembah dan menciumnya, dan mereka menanyakan kabar masing-masing, lalu masuklah ke dalam kemah.”
Matius 10:12
salam sebagai pembuka
“Apabila kamu masuk rumah orang, ucapkanlah salam kepada mereka.”
Lukas 15:17
rindu pada ayah
“Lalu ia menyadari keadaannya, katanya, "Betapa banyak orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan."”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 43:27
✕ Sering dikira
Yusuf bertanya soal ayah hanya sebagai basa-basi
✓ Yang sebenarnya
Ini pertanyaan yang paling ia rindukan jawabannya — apakah ayahnya masih hidup setelah bertahun-tahun.
✕ Sering dikira
Saudara-saudaranya langsung curiga ini adalah Yusuf
✓ Yang sebenarnya
Mereka tidak mengenali Yusuf — bagi mereka ini hanya pejabat Mesir yang kebetulan tahu tentang keluarga mereka.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 43:27
Kita sering sibuk dengan urusan sendiri dan lupa menanyakan kabar orang tua atau saudara. Ayat ini mengajak kita untuk meluangkan waktu memperhatikan keluarga, terutama yang lanjut usia, sebagai bentuk kasih dan tanggung jawab.
Tuhan, mampukan aku untuk setia memperhatikan dan mendoakan keluargaku, terutama orang tuaku, serta menunjukkan kasihku dalam tindakan nyata. Amin.