Menunggu Yusuf dengan Hadiah di Tangan
Kejadian 43:25
Benyamin Turut ke Mesir
“Lalu, mereka menyiapkan hadiah sampai Yusuf datang pada siang hari, sebab mereka mendengar bahwa mereka akan makan roti di sana.”Kejadian 43:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu mereka menyiapkan persembahannya menantikan Yusuf datang pada waktu tengah hari, sebab mereka telah mendengar, bahwa mereka akan makan di situ.”Kejadian 43:25 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu mereka menyiapkan hadiah untuk diberikan kepada Yusuf apabila ia datang pada waktu tengah hari, karena mereka sudah diberitahukan bahwa mereka akan makan bersama-sama dengan dia.”Kejadian 43:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Anak-anak Yakub kemudian menyiapkan hadiah-hadiah yang akan diberikan kepada Yusuf, karena mereka sudah diberitahu bahwa mereka akan makan siang bersamanya.”Kejadian 43:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they made ready the present against Joseph came at noon: for they heard that they should eat bread there.”Kejadian 43:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 43:25?
Ayat ini menunjukkan persiapan hadiah oleh saudara-saudara Yusuf sebelum bertemu dengannya. Mereka mendengar bahwa mereka akan makan di rumah Yusuf, jadi mereka menyiapkan hadiah untuk diberikan, mungkin sebagai tanda hormat atau untuk melunakkan hati Yusuf.
Latar belakang
Menunggu dengan hadiah yang sudah disiapkan
Para saudara menyiapkan hadiah dari Kanaan sambil menunggu Yusuf datang. Mereka sudah tahu dari informasi yang didapat bahwa makan siang bersama akan diadakan. Situasi ini penuh ketegangan — mereka masih belum tahu siapa tuan rumah yang sesungguhnya.
Di mana
Mesir (kediaman Yusuf)
Ruang tunggu rumah Yusuf · menantikan perjamuan siang
Kapan
~1876 SM
Kisah Yusuf di Mesir
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan Allah dalam perjalanan di padang gurun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיָּכִינוּ
vayyakhinu · menyiapkan
Mempersiapkan, menata — tindakan aktif mempersiapkan hadiah dengan rapi untuk dipresentasikan.
הַצָּהֳרָיִם
hatzahorayim · siang
Waktu tengah hari — jam dua belas siang, puncak panas hari yang juga puncak aktivitas sosial.
שָׁמְעוּ
shameyu · mendengar
Mereka mendengar/mendapat informasi — dari pelayan atau sesama tamu bahwa makan siang akan diadakan.
Sambil 'mendengar' (shameyu) bahwa makan siang akan segera, mereka aktif 'menyiapkan' (vayyakhinu) hadiah untuk 'siang hari' (hatzahorayim) — persiapan yang mencerminkan kecemasan sekaligus harapan.
Tahukah kamu
Jam makan siang utama di Mesir Kuno adalah sekitar tengah hari
Orang Mesir Kuno biasanya makan dua atau tiga kali sehari, dengan makan siang ('tzahorayim' = waktu tengah hari) sebagai yang paling besar untuk pejabat dan kalangan atas. Perjamuan ini pasti berlangsung dengan kemegahan khas istana Mesir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 43:25
Amsal 18:16
hadiah membuka akses
“Pemberian manusia memberi jalan baginya dan mengantarkan dia menghadap orang-orang besar.”
Matius 5:23-24
bawa persembahan dalam hubungan
“Jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau...”
Efesus 2:10
dipersiapkan untuk tujuan tertentu
“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 43:25
✕ Sering dikira
Hadiah itu dibawa setelah bertemu Yusuf
✓ Yang sebenarnya
Mereka sudah siapkan hadiah dari Kanaan sebelum berangkat — dan kini menyiapkannya untuk dipresentasikan.
✕ Sering dikira
Mereka yakin dan santai menunggu
✓ Yang sebenarnya
Mereka masih dalam kecemasan — tidak tahu apa yang akan terjadi saat bertemu sang pejabat.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 43:25
Sebelum menghadapi situasi penting, kita bisa belajar dari mereka untuk mempersiapkan diri dengan baik, termasuk membawa sesuatu yang baik sebagai tanda niat baik. Ini mengajarkan kita untuk tidak datang dengan tangan kosong saat ingin berdamai atau meminta pertolongan.
Tuhan, ajari aku untuk mempersiapkan hatiku dan tindakanku dengan bijaksana, terutama saat aku menghadapi pertemuan penting, agar aku bisa membawa damai dan kebaikan. Amin.