Mimpi pertama Yusuf yang mengundang benci
Kejadian 37:5
Yusuf Si Anak Kesayangan
“Pada suatu waktu, Yusuf mendapat suatu mimpi. Dia menceritakannya kepada saudara-saudaranya dan mereka pun semakin membencinya.”Kejadian 37:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya.”Kejadian 37:5 · TB
Terjemahan Baru
“Pada suatu malam Yusuf bermimpi, dan ketika ia menceritakan mimpinya itu kepada abang-abangnya, mereka bertambah benci kepadanya.”Kejadian 37:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kebencian mereka semakin menjadi-jadi ketika Yusuf menceritakan mimpinya kepada mereka.”Kejadian 37:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Joseph dreamed a dream, and he told it his brethren: and they hated him yet the more.”Kejadian 37:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 37:5?
Ayat ini mencatat bahwa Yusuf bermimpi dan menceritakannya kepada saudara-saudaranya, yang justru semakin membencinya. Mimpi itu tentang masa depannya yang akan memerintah, dan reaksi mereka menunjukkan ketidakmampuan mereka menerima hal itu.
Latar belakang
Mimpi yang memperburuk situasi
Yusuf bermimpi dan — keputusan yang sangat tidak bijak atau sangat berani — dia menceritakannya kepada saudara-saudaranya. Hasilnya? Kebencian yang sudah ada semakin memuncak. Ini bukan pertama kali mimpi memainkan peran penting dalam Kejadian (ingat Abimelekh, Laban), tapi mimpi Yusuf ini punya muatan yang sangat provokatif.
Di mana
Hebron, Kanaan
Di rumah Yakub · pagi setelah bermimpi
Kapan
~1900 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat Israel di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֲלוֹם
khalom · mimpi
Mimpi — tapi dalam konteks nabi Ibrani, ini sering berarti wahyu ilahi, bukan sekadar aktivitas otak saat tidur
וַיַּגֵּד
wayyagged · menceritakan
Menceritakan atau memberitahukan dengan sungguh-sungguh — kata yang sama dipakai untuk mengumumkan berita penting
וַיּוֹסִפוּ
wayyosifu · membenci
Secara harfiah 'menambah' atau 'semakin' — kebencian mereka bukan baru mulai, tapi semakin bertambah dan bertumbuh
Yusuf 'memberitahukan' mimpinya dan saudara-saudara 'semakin' membenci. Satu tindakan naif mengundang konsekuensi besar. Tapi di balik itu semua, Allah sedang menggerakkan sesuatu melalui mimpi yang tampaknya hanya membuat masalah ini.
Tahukah kamu
Mimpi sebagai wahyu ilahi
Di dunia kuno Timur Dekat, mimpi adalah salah satu cara utama dewa berkomunikasi dengan manusia. Orang Mesir kuno bahkan punya 'juru mimpi' profesional yang disebut 'kher-heb'. Ketika Yusuf bermimpi dua kali dengan tema yang sama, itu sinyal kuat bahwa ini bukan mimpi biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 37:5
Bilangan 12:6
mimpi sebagai wahyu
“Jika ada nabi di antara kamu, maka Aku, TUHAN, menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi.”
Ayub 33:15
Allah berbicara lewat mimpi
“Dalam mimpi, dalam penglihatan waktu malam, ketika orang-orang tidur nyenyak, ketika mereka terbaring di tempat tidur.”
Kejadian 41:25
mimpi digenapi
“Berkatalah Yusuf kepada Firaun: Mimpi Firaun itu satu juga: apa yang hendak dilakukan Allah, telah diberitahukan-Nya kepada Firaun.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 37:5
✕ Sering dikira
Yusuf bodoh karena menceritakan mimpinya
✓ Yang sebenarnya
Beberapa sarjana melihat ini sebagai kejujuran dan keberanian — atau Allah memang mengatur agar mimpi itu diketahui sebagai bagian dari rencana-Nya
✕ Sering dikira
Mimpi Yusuf hanya angan-angan kebesaran diri
✓ Yang sebenarnya
Mimpi ini terbukti nubuat ilahi yang akurat — Yusuf memang akhirnya menjadi penguasa yang disembah saudaranya
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 37:5
Tidak semua hal yang Allah tunjukkan dalam hidupmu akan diterima orang lain. Tetaplah rendah hati dan jangan takut membagikan visimimu, sekalipun mendapat tentangan.
Tuhan, berikan aku hikmat untuk membagikan visi dari-Mu dengan bijak dan rendah hati, tanpa menyombongkan diri. Amin.