Kebencian saudara-saudara yang membeku
Kejadian 37:4
Yusuf Si Anak Kesayangan
“Ketika saudara-saudaranya melihat bahwa ayah mereka mengasihi dia lebih daripada semua saudaranya, mereka pun membencinya dan tidak mau berbicara dengan baik kepadanya.”Kejadian 37:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah dilihat oleh saudara- saudaranya, bahwa ayahnya lebih mengasihi Yusuf dari semua saudaranya, maka bencilah mereka itu kepadanya dan tidak mau menyapanya dengan ramah.”Kejadian 37:4 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah abang-abang Yusuf melihat bahwa ayah mereka lebih sayang kepada Yusuf daripada kepada mereka, bencilah mereka kepada Yusuf, sehingga tidak mau lagi bicara baik-baik dengan dia.”Kejadian 37:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika kakak-kakaknya menyadari bahwa ayah mereka lebih sayang kepada Yusuf, mereka pun membenci Yusuf dan tidak mau lagi berbicara baik-baik dengan dia.”Kejadian 37:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when his brethren saw that their father loved him more than all his brethren, they hated him, and could not speak peaceably unto him.”Kejadian 37:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 37:4?
Ayat ini menggambarkan reaksi saudara-saudara Yusuf yang membenci dia karena kasih sayang ayah mereka yang berpihak. Mereka bahkan tidak bisa berbicara dengan damai kepadanya, menunjukkan kebencian yang sudah mengakar.
Latar belakang
Kebencian yang tidak bisa disembunyikan
Reaksi saudara-saudara bukan hanya iri hati biasa — mereka 'tidak mau berbicara dengan baik kepadanya'. Dalam bahasa Ibrani ini frasa yang kuat: mereka tidak bisa mengucapkan kata 'shalom' kepada Yusuf. Perdamaian harian yang paling dasar pun tidak ada. Keluarga ini retak total, dan semua orang tahu — kecuali mungkin Yakub.
Di mana
Hebron, Kanaan
Di rumah Yakub · ketegangan sehari-hari
Kapan
~1900 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat Israel di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּשְׂנְאוּ
wayyisne'u · membenci
Benci yang aktif dan mendalam — akar kata 'sane' dipakai juga untuk menggambarkan kebencian Allah terhadap kejahatan
דַּבְּרוֹ
dabro · berbicara
Berbicara atau berkata — tapi di sini dalam konteks 'tidak sanggup berbicara', menunjukkan jurang yang tak terjembatani
לְשָׁלֹם
le-shalom · baik
Secara damai atau dengan baik — dari kata 'shalom' yang berarti damai, sejahtera, dan keutuhan relasi
Ketika 'shalom' tidak lagi bisa diucapkan antar-saudara, sesuatu yang fundamental telah hancur. Ini bukan sekadar pertengkaran biasa — ini adalah keretakan relasional yang dalam, dan narator mencatat ini sebagai peringatan serius.
Tahukah kamu
Tidak bisa mengucapkan shalom
Frasa asli Ibrani 'lo yakhlu dabro le-shalom' artinya secara harfiah 'tidak sanggup berbicara damai/shalom kepadanya'. Di budaya Timur Tengah kuno, salam 'shalom' adalah kewajiban sosial minimal antar-anggota keluarga. Ketidakmampuan untuk itu menunjukkan kebencian yang sudah mencapai puncaknya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 37:4
Amsal 10:12
benci dan kasih
“Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran.”
Kejadian 4:5
iri yang berbahaya
“Tetapi Kain dan persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.”
1 Yohanes 3:15
benci sama dengan bunuh
“Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 37:4
✕ Sering dikira
Saudara-saudara cuma iri biasa, masih bisa ditoleransi
✓ Yang sebenarnya
Teks menggambarkan kebencian aktif dan total — mereka tidak bisa lagi bersikap normal kepada Yusuf sama sekali
✕ Sering dikira
Yakub tahu tentang kebencian ini dan tidak peduli
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyebutkan Yakub sadar akan tingkat kebencian yang sesungguhnya — dia tetap memanjakan Yusuf
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 37:4
Kebencian sering berakar dari rasa iri dan merasa tidak adil. Periksalah hatimu: adakah kecemburuan yang membuatmu sulit mengucapkan kata-kata baik kepada orang lain?
Ya Allah, bersihkan hatiku dari iri dan kebencian. Karuniakan aku damai sejahtera untuk berbicara dan bertindak dengan kasih. Amin.