Jubah warna-warni tanda kasih sayang
Kejadian 37:3
Yusuf Si Anak Kesayangan
“Israel lebih mengasihi Yusuf daripada semua anak laki-lakinya karena dia adalah anak pada masa tuanya. Dia membuat sehelai jubah yang berwarna-warni untuk Yusuf.”Kejadian 37:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia.”Kejadian 37:3 · TB
Terjemahan Baru
“Yakub lebih sayang kepada Yusuf dari semua anaknya yang lain, karena Yusuf dilahirkan ketika ayahnya sudah tua. Pada suatu hari dibuatnya untuk Yusuf sebuah jubah yang sangat bagus.”Kejadian 37:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Adapun Yakub lebih menyayangi Yusuf daripada anak-anaknya yang lain karena Yusuf lahir pada hari tuanya. Yakub menyuruh orang untuk membuatkan jubah yang indah berwarna-warni sebagai hadiah istimewa untuk Yusuf.”Kejadian 37:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now Israel loved Joseph more than all his children, because he was the son of his old age: and he made him a coat of many colours.”Kejadian 37:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 37:3?
Ayat ini menunjukkan kasih sayang Israel (Yakub) yang lebih kepada Yusuf karena ia lahir di masa tuanya. Mereka bahkan membuatkan jubah berwarna-warni yang istimewa, tanda kasih yang mencolok dan memicu kecemburuan saudara-saudaranya.
Latar belakang
Hadiah jubah yang memicu kecemburuan
Yakub memberikan jubah istimewa kepada Yusuf — bukan karena Yusuf anak bungsu, tapi karena dia 'anak masa tuanya'. Jubah ini bukan sekadar pakaian mewah; ini simbol bahwa Yakub menganggap Yusuf sebagai pewaris utama. Di budaya kuno, pakaian istimewa dari ayah berarti status dan otoritas. Saudara-saudara yang lain paham betul artinya.
Di mana
Hebron, Kanaan
Di rumah Yakub · saat memberikan hadiah
Kapan
~1900 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat Israel di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כְּתֹנֶת
ketonet · jubah
Pakaian panjang seperti tunik — kata yang sama dipakai untuk pakaian Adam dan Hawa yang dibuat Allah di Kejadian 3:21
פַּסִּים
passim · berwarna-warni
Artinya diperdebatkan: bisa berarti warna-warni, bersulam, atau berlengan panjang hingga pergelangan — semua menunjukkan pakaian mewah
אָהַב
ahav · mengasihi
Kasih yang dalam dan aktif — kata yang sama dipakai untuk kasih Allah kepada Israel dan kasih antara suami istri
Satu kata 'ahav' (kasih) menggerakkan seluruh kisah ini. Kasih Yakub yang berlebihan kepada satu anak menciptakan ketidakadilan yang meledak dalam bentuk kekerasan. Jubah itu bukan sekadar kain — itu pernyataan perang.
Tahukah kamu
Jubah apa sebenarnya?
Frasa Ibrani 'ketonet passim' diterjemahkan macam-macam: jubah warna-warni, jubah lengan panjang, atau jubah bersulam. Yang paling menarik: pakaian serupa dipakai putri-putri raja Daud (2 Sam 13:18), menandakan status bangsawan dan perlindungan khusus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 37:3
2 Samuel 13:18
jubah kerajaan
“Ia memakai baju kurung yang mempunyai lengan panjang; sebab demikianlah pakaian anak-anak perempuan raja yang masih perawan dahulu kala.”
Amsal 13:10
akar konflik
“Dari keangkuhan timbul pertengkaran, tetapi hikmat ada pada mereka yang meminta nasihat.”
Kejadian 44:20
anak masa tua
“Dan kami berkata kepada tuanku: Kami mempunyai ayah yang sudah tua dan seorang adik yang masih kecil, lahir pada masa tua ayah kami.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 37:3
✕ Sering dikira
Jubah ini hanya hadiah biasa dari orang tua sayang
✓ Yang sebenarnya
Jubah ini adalah simbol publik bahwa Yakub memilih Yusuf sebagai pewaris utama — penghinaan bagi anak-anak yang lebih tua
✕ Sering dikira
Yakub tidak tahu akibat perlakuan pilih kasihnya
✓ Yang sebenarnya
Yakub sendiri pernah menjadi korban pilih kasih orang tua (Ishak memilih Esau), tapi dia mengulang pola yang sama
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 37:3
Kasih orang tua tidak selalu adil, dan hal itu bisa menyakiti. Jika kamu merasa diabaikan atau tidak dihargai, ingatlah bahwa Tuhan mengasihimu secara pribadi dan tanpa syarat.
Tuhan, sembuhkan luka akibat perbandingan dan kecemburuan. Ajari aku mengasihi sesama seperti Engkau mengasihiku. Amin.