Pagi-pagi benar Laban bangun, mencium cucu-cucunya dan anak-anak perempuannya, memberkati mereka — lalu Laban berangkat dan kembali ke tempat tinggalnya
Kejadian 31:55
Perjanjian Yakub dengan Laban
“Keesokan harinya, pagi-pagi benar, Laban bangun dan mencium cucu-cucunya dan anak-anak perempuannya serta memberkati mereka. Kemudian, Laban berangkat untuk kembali ke tempat tinggalnya.”Kejadian 31:55 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Keesokan harinya pagi-pagi Laban mencium cucu-cucunya dan anak- anaknya serta memberkati mereka, kemudian pulanglah Laban kembali ke tempat tinggalnya.”Kejadian 31:55 · TB
Terjemahan Baru
“Keesokan harinya pagi-pagi, Laban memberi cium perpisahan kepada anak cucunya, memberkati mereka, lalu pulang ke tempat tinggalnya.”Kejadian 31:55 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Keesokan harinya, pagi-pagi sekali, Laban bangun dan memberikan ciuman perpisahan kepada cucu-cucunya dan anak-anaknya serta memberkati mereka. Sesudah itu, Laban pulang.”Kejadian 31:55 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And early in the morning Laban rose up, and kissed his sons and his daughters, and blessed them: and Laban departed, and returned unto his place.”Kejadian 31:55 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 31:55?
Laban bangun pagi-pagi, mencium cucu-cucunya dan anak-anak perempuannya, memberkati mereka, lalu pulang. Ini menunjukkan rekonsiliasi setelah konflik; meski ada ketegangan, ia mengakhiri hubungan dengan damai dan berkat, mengakui bahwa batas telah ditetapkan.
Latar belakang
Vayyashkem Lavan baboqer vayyenashaq lebanav velivnotav vayyevarekh etam vayyeelekh vayyashov Lavan limqomo
'Vayyashkem Lavan baboqer vayyenashaq levanav velivnotav vayyevarekh etam vayyeelekh vayyashov Lavan limqomo' — dan Laban bangun pagi-pagi, lalu mencium cucu-cucunya dan anak-anak perempuannya, dan memberkati mereka; kemudian Laban berangkat dan kembali ke tempat tinggalnya. Empat kata kerja yang menutup kisah Laban: mencium (nashaq) → memberkati (barak) → berangkat (halakh) → kembali (shuv). Dari pertemuan di Gilead ke kepergian ke Haran. Dan penutup yang sederhana: 'vayyashov Lavan limqomo' = Laban kembali ke tempatnya = ke dunianya yang terpisah dari Yakub.
Di mana
Pegunungan Gilead → kembali ke Haran
Pagi terakhir bersama — Laban memberkati keluarga yang pergi, lalu membalik langkah dan pulang ke dunianya
Kapan
Sekitar 1737 SM, pagi hari setelah perjanjian Gilead
Penutupan 20 tahun narasi Laban — kepergian yang damai tapi menyisakan banyak hal yang tidak diselesaikan
Yang berbicara
Narasi
Yang menutup dua puluh tahun narasi Yakub-Laban dengan satu kalimat terakhir yang penuh nuansa: ciuman, berkat, dan kepergian
Kepada
Pembaca
Yang menyaksikan penutupan sebuah era: Laban pergi, tidak akan muncul lagi dalam narasi Yakub — 20 tahun hubungan yang kompleks ditutup dengan satu paragraf
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיְבָרֶךְ אֶתָם
vayyevarekh etam · memberkati mereka
Dan dia memberkati mereka — vayyevarekh (dari barak = memberkati; piel wayyiqtol = dan dia memberkati; 'barak' dalam piel = secara aktif memberikan berkat; 'barak' mengandung doa dan harapan baik untuk keberhasilan dan kesejahteraan yang diucapkan = berkat yang memiliki bobot spiritual; Laban yang selama 20 tahun lebih banyak 'mengambil' dari Yakub kini 'memberi' — dalam bentuk berkat verbal; berkat perpisahan adalah tindakan yang secara budaya penting); etam (mereka; sufiks orang ketiga plural = mereka = cucu-cucu dan anak-anak perempuan yang diciumnya; Laban memberkati seluruh keluarga Yakub sebelum pergi).
וַיָּשָׁב לָבָן לִמְקֹמוֹ
vayyashov Lavan limqomo · kembali ke tempat tinggalnya
Dan Laban kembali ke tempatnya — vayyashov (dari shuv = kembali, balik; qal wayyiqtol = dan dia kembali; 'shuv' = balik ke asal; Laban 'shuv' ke Haran sementara Yakub 'shuv' ke Kanaan; dua kepulangan dalam arah yang berlawanan; kata yang sama yang Allah gunakan untuk memerintahkan Yakub 'shuv' [kembali] ke Kanaan di 31:13); Laban limqomo (Laban ke tempatnya; 'limqomo' = ke tempatnya/tempat asalnya; Haran sebagai 'maqom' = tempat = identitas lokasi Laban; Laban pulang ke dunianya, Yakub melanjutkan perjalanan ke dunianya).
Vayyashkem Laban baboqer vayyenashaq levanav velivnotav vayyevarekh etam vayyeelekh vayyashov Lavan limqomo (Laban bangun pagi-pagi mencium cucu-cucunya dan anak-anak perempuannya memberkati mereka lalu Laban pergi dan kembali ke tempatnya). Vayyevarekh etam — 'memberkati mereka': perpisahan yang bermartabat; Laban memberi yang bisa dia beri — berkat verbal. Vayyashov Laban limqomo — empat kata yang menutup kisah Laban: dia kembali ke tempatnya, ke dunianya; 20 tahun berlalu dalam satu kalimat penutup.
Tahukah kamu
Ini adalah kemunculan terakhir Laban dalam Alkitab — setelah 20 tahun mendomin narasi, dia pergi dengan ciuman perpisahan dan berkat; tidak ada pengakuan atas 20 tahun kecurangan, tidak ada rekonsiliasi emosional yang dalam — hanya ciuman, berkat, dan kepergian
Laban muncul pertama kali di Kejadian 24:29 sebagai kakak Ribka yang berlari menyambut hamba Abraham. Dia muncul terakhir kali di 31:55 saat pergi setelah perjanjian Gilead. Di antara dua momen itu: 20+ tahun narasi yang kompleks. Bahwa narasi menutup kisah Laban hanya dengan 'mencium, memberkati, dan pergi' adalah pilihan naratif yang kuat: tidak ada pertobatan dramatik, tidak ada pengakuan kesalahan, tidak ada rekonsiliasi emosional mendalam. Hanya kepergian yang damai. Laban pergi menjadi bagian dari masa lalu Yakub, bukan masa depannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 31:55
Kejadian 24:60
Laban yang memberkati Rahel dan Lea saat mereka pergi (31:55) mengulangi adegan saat Ribka pergi menikah dengan Ishak (24:60) — keluarga yang sama, pola yang sama: berkat perpisahan kepada perempuan yang meninggalkan rumah ayahnya; Laban ada dalam kedua adegan sebagai saksi atau pemberi berkat
“Mereka memberkati Ribka dan berkata kepadanya, 'Hai saudara kami, jadilah engkau menjadi beribu-ribu laksa orang, dan keturunanmu menduduki pintu gerbang musuh-musuhnya.'”
Rut 1:8-9
Naomi yang memberkati menantunya yang kembali ke keluarga mereka (Rut 1:8-9) menggunakan pola yang sama dengan Laban yang memberkati putrinya yang pergi (31:55); berkat perpisahan yang tulus kepada yang pergi, meski berpisah menyakitkan
“Naomi berkata kepada kedua menantunya, 'Pulanglah masing-masing ke rumah ibunya... TUHAN kiranya menunjukkan kasih setia-Nya kepadamu.'”
Kejadian 32:1-2
Segera setelah Laban pergi (31:55), Yakub langsung disambut malaikat Allah (32:1-2); kepergian Laban (representasi dunia Mesopotamia) langsung diikuti kehadiran malaikat Allah (pertanda tentang perjalanan ke depan); babak baru dimulai segera setelah babak lama tertutup
“Yakub melanjutkan perjalanannya, lalu para malaikat Allah menemuinya. Ketika Yakub melihat mereka, dia berkata, 'Tempat ini adalah perkemahan Allah!'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 31:55
✕ Sering dikira
"Bahwa Laban memberkati keluarga Yakub sebelum pergi membuktikan bahwa dia adalah orang yang baik pada intinya."
✓ Yang sebenarnya
Berkat perpisahan adalah kewajiban sosial-budaya yang hampir wajib dalam budaya Timur Dekat Kuno — menolak memberkati sebelum berpisah adalah hal yang sangat tidak wajar. Bahwa Laban memberkati tidak membuktikan karakter baiknya — tapi menunjukkan dia masih mengikuti norma sosial yang ada. 20 tahun rekam jejaknya berbicara lebih keras dari berkat perpisahan.
✕ Sering dikira
"'Laban kembali ke tempatnya' berarti kisah Laban selesai secara tuntas dan semua konflik terselesaikan."
✓ Yang sebenarnya
Kepergian Laban menutup hubungan Yakub dengan Laban — tapi tidak menyelesaikan semua yang belum diselesaikan. Laban tidak pernah mengakui kecurangannya. Tidak ada pengampunan yang eksplisit dari Yakub. Terafim yang dicuri Rahel tidak pernah dikembalikan. Perjanjian Gilead mengelola konflik secara formal, tapi banyak hal yang 'tersimpan' tanpa penyelesaian — termasuk terafim yang baru diselesaikan di 35:2-4.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 31:55
Kita bisa belajar dari Laban untuk melepaskan dengan damai setelah hubungan selesai. Mengucapkan selamat tinggal dengan berkat adalah tanda kedewasaan rohani, meskipun ada luka.
Tuhan, ajari aku untuk melepaskan orang-orang dengan berkat dan damai, bahkan ketika hubungan berakhir. Amin.