Segala kekayaan yang diambil Allah dari ayah kami adalah milik kami — lakukanlah apa yang Allah katakan
Kejadian 31:16
Yakub melarikan diri dari Laban
“Karena itu, segala kekayaan yang diambil Allah dari ayah kami adalah milik kami dan anak-anak kami. Sekarang, lakukanlah apa pun yang dikatakan Allah kepadamu.””Kejadian 31:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi segala kekayaan, yang telah diambil Allah dari ayah kami, adalah milik kami dan anak-anak kami; maka sekarang, perbuatlah segala yang difirmankan Allah kepadamu."”Kejadian 31:16 · TB
Terjemahan Baru
“Semua kekayaan yang telah diambil Allah dari ayah kami sebenarnya milik kami dan milik anak-anak kami. Lakukanlah apa yang diperintahkan Allah kepadamu."”Kejadian 31:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Semua kekayaan dari ayah kami yang sudah Allah berikan kepadamu adalah milik kita dan milik anak-anak kita. Jadi, lakukanlah apa yang sudah Allah perintahkan kepadamu.””Kejadian 31:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For all the riches which God hath taken from our father, that is ours, and our children’s: now then, whatsoever God hath said unto thee, do.”Kejadian 31:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 31:16?
Rahel dan Lea mengakui bahwa kekayaan yang diambil Allah dari Laban adalah milik mereka dan anak-anak mereka. Mereka mendukung Yakub untuk melakukan apa yang diperintahkan Allah, menunjukkan bahwa mereka bersedia meninggalkan tanah asal mereka dan mengikuti rencana Allah bagi keluarga mereka.
Latar belakang
Ki kol ha'osher asher hitsel Elohim me'avinu lanu hu ulevanenu ve'atah kol asher amar Elohim elekha aseh
'Ki kol ha'osher asher hitsel Elohim me'avinu lanu hu ulevanenu ve'atah kol asher amar Elohim elekha aseh' — karena segala kekayaan yang diambil Allah dari ayah kami adalah milik kami dan anak-anak kami; sekarang, lakukanlah segala apa yang Allah katakan kepadamu. Pernyataan ini adalah jawaban resmi Rahel dan Lea untuk pertanyaan implisit Yakub: apakah kalian setuju untuk pergi? Jawabannya bukan sekadar 'ya' tapi 'ya, karena Allah yang memerintahkan dan kekayaan itu memang sudah menjadi milik kita.'
Di mana
Padang penggembalaan, Haran
Rahel dan Lea menutup argumen mereka dengan pernyataan yang memberi Yakub izin moral dan dukungan penuh untuk pergi
Kapan
Sekitar 1737 SM
Rahel dan Lea memberikan green light kepada Yakub — keputusan keluarga untuk taat pada perintah Allah
Yang berbicara
Rahel dan Lea
Yang menutup perdebatan dengan pernyataan iman: kita pergi karena Allah memerintahkannya
Kepada
Yakub
Yang mendengar istri-istrinya bukan hanya setuju, tapi aktif mendorong untuk taat pada perintah Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כֹּל אֲשֶׁר אָמַר אֱלֹהִים אֵלֶיךָ עֲשֵׂה
kol asher amar Elohim elekha aseh · lakukanlah apa pun yang dikatakan Allah
Lakukanlah semua yang Allah katakan kepadamu — kol asher (semua yang; 'kol' = semua tanpa kecuali; 'asher' = yang/apa yang; totalitas yang mencakup semua aspek perintah Allah); amar Elohim (Allah berkata; 'amar' qal perfek = sudah berkata = perintah yang sudah diberikan dan perlu diikuti; Elohim = Allah yang berkuasa = otoritas yang tidak bisa diabaikan); elekha (kepadamu; perintah yang diberikan khusus kepada Yakub, yang Rahel dan Lea mengakui sebagai otentik dan harus ditaati); aseh (lakukan!; qal imperatif = lakukanlah; bukan saran tapi perintah dari Rahel dan Lea kepada Yakub = dorongan aktif untuk bertindak).
אֲשֶׁר הִצִּיל אֱלֹהִים מֵאָבִינוּ
asher hitsel Elohim me'avinu · yang diambil Allah dari ayah kami
Yang diambil/dibebaskan Allah dari ayah kami — hitsel (dari natsal = melepaskan, mengambil dari; hifil perfek = Allah secara aktif melepaskan/mengambil; kata pembebasan yang sama seperti di 31:9 'vayyatsel Elohim'; Rahel dan Lea menggunakan kata yang sama dengan yang Yakub gunakan = mereka menyetujui interpretasi teologis Yakub tentang apa yang terjadi); Elohim me'avinu (Allah dari ayah kami; 'me'avinu' = dari ayah kami = dari tangan Laban; perpindahan kekayaan dari Laban ke keluarga Yakub adalah tindakan ilahi, bukan pencurian).
Ki kol ha'osher asher hitsel Elohim me'avinu lanu hu ulevanenu ve'atah kol asher amar Elohim elekha aseh (segala kekayaan yang diambil Allah dari ayah kami adalah milik kami lakukanlah segala yang Allah katakan kepadamu). Hitsel Elohim me'avinu — 'Allah mengambil dari ayah kami': Rahel dan Lea mengkonfirmasi teologi Yakub (31:9) sebagai kebenaran yang mereka percayai juga. Kol asher amar Elohim aseh — 'lakukanlah semua yang Allah katakan': dorongan aktif dari istri; mereka bukan pasif tapi mendorong ketaatan.
Tahukah kamu
'Kol asher amar Elohim elekha aseh' = lakukanlah segala yang Allah katakan kepadamu: ini adalah pernyataan ketaatan paling eksplisit dari istri kepada suami dalam seluruh narasi Yakub — dan motivasinya bukan kepatuhan tradisional tapi kepercayaan bersama pada perintah Allah yang sama
Rahel dan Lea tidak berkata 'lakukan apa yang engkau inginkan' atau 'kami ikut saja' — mereka berkata 'lakukanlah apa yang Allah katakan'. Mereka merespons terhadap Allah, bukan hanya terhadap Yakub sebagai suami. Ini menunjukkan bahwa Rahel dan Lea juga memiliki iman kepada Allah yang sama dengan Yakub — mereka bukan sekadar ikut suami tapi ikut perintah Allah yang mereka percayai. Kemitraan spiritual, bukan sekadar kepatuhan sosial.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 31:16
Kejadian 31:9
Yakub di 31:9 berkata 'Allah mengambil ternak Laban' — Rahel dan Lea di 31:16 mengkonfirmasi dengan kata yang sama (hitsel); mereka setuju dengan interpretasi teologis suami mereka dan meneruskannya sebagai milik mereka juga
“Demikianlah Allah mengambil ternak ayahmu dan memberikannya kepadaku.”
Keluaran 19:8
'Kol asher amar Elohim elekha aseh' (31:16) dari Rahel dan Lea memiliki spirit yang sama dengan Israel yang berkata 'segala yang TUHAN firmankan akan kami lakukan' (Kel. 19:8); keduanya adalah momen kolektif yang menyatakan ketaatan penuh kepada perintah ilahi
“Seluruh rakyat menjawab bersama-sama, katanya, 'Segala yang difirmankan TUHAN akan kami lakukan.'”
Lukas 1:38
Rahel dan Lea yang mendorong Yakub 'lakukanlah apa yang Allah katakan' (31:16) mengulangi spirit Maria yang berkata 'jadilah padaku menurut perkataanmu' (Luk. 1:38); keduanya adalah respons aktif dan sukarela terhadap kehendak Allah, bukan sekadar kepatuhan pasif
“Kata Maria, 'Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 31:16
✕ Sering dikira
"'Kekayaan itu adalah milik kami' menunjukkan Rahel dan Lea pamrih dan tamak."
✓ Yang sebenarnya
Konteks menunjukkan bahwa pernyataan ini adalah klaim keadilan, bukan keserakahan. Mohar yang Laban terima dari kerja Yakub seharusnya menjadi jaminan Rahel dan Lea (hukum adat Timur Dekat Kuno), tapi Laban menghabiskannya. Rahel dan Lea hanya mengklaim apa yang memang menjadi hak mereka.
✕ Sering dikira
"Bahwa Rahel dan Lea mendorong Yakub untuk taat berarti Yakub tidak yakin dan butuh dorongan mereka."
✓ Yang sebenarnya
Yakub sudah menerima perintah Allah langsung (31:3, 31:13) dan sudah mengambil keputusan — dia menyampaikan situasinya kepada Rahel dan Lea untuk memastikan mereka setuju dan siap. Respons mereka bukan meyakinkan Yakub yang ragu tapi mengkonfirmasi keputusan keluarga bersama.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 31:16
Dalam pernikahan, penting untuk saling mendukung dalam keputusan yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Ketika pasangan dipanggil untuk sesuatu yang besar, kita bisa menjadi pendukung yang kuat dengan meyakini pemeliharaan Tuhan.
Ya Tuhan, satukan hati kami sebagai keluarga untuk selalu mendukung satu sama lain dalam menaati kehendak-Mu. Amin.