Yakub Mendengar Gunjingan
Kejadian 31:1
Yakub Melarikan Diri dari Laban
PerikopYakub Melarikan Diri dari Laban · Kejadian 31:1-21 →“Pada suatu hari, Yakub mendengar perkataan anak-anak Laban, katanya, “Yakub telah mengambil segala milik ayah kita, dan dari milik ayah kita itu, dia membangun seluruh kekayaan ini.””Kejadian 31:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kedengaranlah kepada Yakub anak-anak Laban berkata demikian: "Yakub telah mengambil segala harta milik ayah kita dan dari harta itulah ia membangun segala kekayaannya."”Kejadian 31:1 · TB
Terjemahan Baru
“Yakub mendengar anak-anak Laban berkata begini, "Yakub telah mengambil segala harta milik ayah kita. Semua kekayaannya berasal dari harta ayah kita."”Kejadian 31:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Suatu hari, Yakub mendapat kabar bahwa anak-anak lelaki Laban saling bersungut-sungut tentang dia, “Yakub sudah merampas harta ayah kita. Semua kekayaannya itu dia peroleh dari ayah kita!””Kejadian 31:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he heard the words of Laban’s sons, saying, Jacob hath taken away all that was our father’s; and of that which was our father’s hath he gotten all this glory.”Kejadian 31:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 31:1?
Yakub mendengar anak-anak Laban berkata bahwa dia telah mengambil semua milik ayah mereka dan menjadi kaya dari itu. Ini menunjukkan ketegangan yang meningkat antara Yakub dan keluarga Laban, karena mereka iri dan menuduh Yakub mengambil keuntungan secara tidak adil, meskipun sebenarnya Laban yang berulang kali menipu Yakub.
Latar belakang
Yakub Mendengar Keluhan Anak-anak Laban
Yakub mendengar anak-anak Laban menggerutu bahwa ia telah mengambil kekayaan ayah mereka. Ini memicu ketegangan yang sudah tumbuh antara Yakub dan keluarga Laban, karena Yakub semakin kaya sementara posisinya di mata Laban merosot.
Di mana
Padan-Aram
Di perkemahan atau dekat kawanan ternak
Kapan
~1800 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Narator
Penulis kisah, tradisional dikaitkan dengan Musa
Kepada
Pembaca
Umat Israel, penerima kisah leluhur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּשְׁמַע
vayishma · mendengar
mendengar dengan perhatian atau memahami
אֶת-דִּבְרֵי
et-divrei · perkataan
kata-kata, ucapan, atau hal-hal yang dibicarakan
לָקַח
lakach · mengambil
mengambil, merebut, atau memperoleh
Kata 'mendengar' (shema) di sini bukan sekadar menangkap suara, tetapi memahami dengan serius. 'Perkataan' (divrei) menunjukkan ucapan yang penuh maksud, dan 'mengambil' (lakach) menyoroti persepsi anak-anak Laban bahwa Yakub merampas hak mereka — Ini memicu konflik.
Tahukah kamu
Kekayaan yang Diperebutkan
Di zaman itu, ternak adalah kekayaan utama; warisan sering menjadi sumber konflik antar anggota keluarga. Anak-anak Laban khawatir Yakub akan mengambil bagian mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 31:1
Kejadian 30:43
Konteks kekayaan Yakub
“Orang itu menjadi sangat kaya dan mempunyai banyak kawanan domba, hamba-hamba perempuan dan laki-laki, unta-unta dan keledai.”
Kejadian 31:2
Ketegangan meningkat
“Yakub memperhatikan wajah Laban, tampaknya tidak lagi seperti dahulu terhadapnya.”
Amsal 16:28
Gunjingan memicu konflik
“Orang yang curang menimbulkan pertengkaran, dan orang yang memfitnah memisahkan sahabat yang karib.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 31:1
✕ Sering dikira
Mengira anak-anak Laban berkata langsung kepada Yakub, padahal mereka berbicara di antara mereka sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Yakub mendengar pembicaraan mereka, bukan mereka berbicara kepadanya.
✕ Sering dikira
Menganggap 'segala milik ayah kita' berarti semua ternak Laban secara harfiah, padahal konteksnya adalah ternak yang diperoleh Yakub melalui kesepakatan upah.
✓ Yang sebenarnya
Mereka menganggap Yakub mengambil keuntungan yang tidak adil, tetapi ini adalah hasil kerja dan campur tangan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 31:1
Kita mungkin mengalami fitnah atau tuduhan tidak adil dari orang lain. Saat itu terjadi, ingatlah bahwa Allah melihat kebenaran dan akan membela kita pada waktu-Nya. Jangan terpancing untuk membalas dengan cara yang sama, tetapi serahkan masalahmu kepada Tuhan.
Tuhan, ketika aku difitnah atau disalahpahami, tolong aku untuk tetap tenang dan percaya bahwa Engkau melihat kebenaran dan akan membelaku. Amin.