Laban memberikan hamba perempuannya Zilpa kepada Lea sebagai hambanya

Kejadian 29:24

Penipuan Laban

Laban juga memberikan hamba perempuannya, Zilpa, kepada anaknya, Lea, untuk menjadi hamba anaknya itu.

Kejadian 29:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 29:24?

Laban memberikan Zilpa sebagai hamba kepada Lea, sebagai bagian dari mahar atau perlengkapan pernikahan.

Latar belakang

Vayyiten Lavan le'ahh et Zilpah shifchato leLeah bitto shifchah: Laban memberikan Zilpa kepada Lea

'Vayyiten Lavan leLeah bitto et Zilpah amato lah leshifchah' — dan Laban memberikan kepada Lea anaknya Zilpa hambanya sebagai hamba bagi dia. Ayat ini adalah catatan hukum yang penting: dalam pernikahan kuno, pengantin perempuan dari keluarga berada biasa membawa hamba sebagai bagian dari 'dowry' (barang bawaan pengantin). Laban memberikan Zilpa kepada Lea — paralel dengan yang akan dia lakukan untuk Rahel (29:29: memberikan Bilha). Zilpa kelak akan menjadi ibu Gad dan Asyer ketika Lea memberikannya kepada Yakub (30:9-13).

Di mana

Rumah Laban, Haran

Malam pernikahan — Laban juga memberikan hamba kepada Lea sebagai bagian dari pemberian pengantin

Kapan

Sekitar 1753 SM

Malam penipuan — Laban memberikan Zilpa kepada Lea sebagai hamba pengantin

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Laban membawa Lea kepada Yakub malam pernikahan (29:23)
Yakub menyadari itu Lea bukan Rahel dan mengkonfrontasi Laban (29:25)
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Yang menyisipkan detail hadiah Laban kepada Lea di tengah malam penipuan

P

Kepada

Pembaca

Yang perlu tahu tentang Zilpa karena dia akan menjadi ibu Gad dan Asyer nanti

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֶת זִלְפָּה אֲמָתוֹ

et Zilpah amato · hamba perempuannya

Zilpa hambanya — Zilpah (Zilpa; nama yang berarti kemungkinan 'bermata sipit' atau 'kecil'; nama yang muncul pertama kali di sini sebagai hamba Laban yang akan diberikan kepada Lea); amato (hambanya; dari amah = hamba perempuan + sufiks = hambanya; 'amah' berbeda dengan 'shifchah': keduanya berarti hamba perempuan, tapi 'amah' sering digunakan untuk hamba yang statusnya agak lebih tinggi atau lebih personal; Laban menyebutnya 'amato' = hamba milik Laban, sebelum diserahkan kepada Lea).

לְשִׁפְחָה

leshifchah · untuk menjadi hamba baginya

Untuk menjadi hamba — leshifchah (dari shifchah = hamba perempuan; dengan preposisi le = untuk menjadi; 'shifchah' adalah kata umum untuk hamba perempuan rumah tangga; ketika Laban memberikan Zilpa kepada Lea 'leshifchah' = untuk berfungsi sebagai hambanya; nanti Lea akan memberikan Zilpa kepada Yakub 'le'ishah' = untuk menjadi istri [30:9]; status dari 'shifchah' bisa naik menjadi 'pilegesh' atau 'ishah' tergantung konteks).

Vayyiten Lavan leLeah bitto et Zilpah amato lah leshifchah (dan Laban memberikan kepada Lea anaknya Zilpa hambanya untuk menjadi hamba baginya). Zilpah amato — hamba yang Laban miliki dan berikan; Zilpa kelak akan menjadi ibu dua dari dua belas suku Israel. Leshifchah — status hamba yang dalam kehidupan Lea nanti akan berubah ketika Lea memberikannya kepada Yakub.

Tahukah kamu

Memberikan hamba kepada anak perempuan yang menikah adalah praktik umum di Timur Dekat Kuno: tablet Nuzi dari abad 15 SM mendokumentasikan kontrak serupa

Tablet-tablet tanah liat dari Nuzi (dekat Kirkuk, Irak modern) yang berasal dari sekitar abad 15 SM mendokumentasikan praktik di mana ayah memberikan hamba perempuan kepada anak perempuannya saat menikah sebagai bagian dari 'dowry'. Kontrak-kontrak ini bahkan menyebut kondisi-kondisi tertentu: misalnya hamba itu tidak boleh dijual. Bahwa Laban memberikan Zilpa kepada Lea dan Bilha kepada Rahel adalah praktik sosial yang normal dan terdokumentasi — bukan keunikan cerita ini. Yang tidak normal adalah apa yang terjadi malam itu: Lea menggantikan Rahel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 29:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 29:24

✕  Sering dikira

"Memberikan hamba kepada pengantin perempuan adalah bentuk perbudakan yang harus dikecam."

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks historis Timur Dekat Kuno abad ke-18 SM, memberikan hamba sebagai bagian dari dowry adalah norma hukum dan sosial yang terdokumentasi — bukan pengecualian atau tindakan kejam. Teks Alkitab mencatatnya sebagai fakta historis, bukan endorsemen moral sistem perbudakan. Cara yang benar membacanya adalah memahami konteks historis tanpa mengabaikan bahwa sistem ini tidak sesuai dengan nilai-nilai yang kemudian Allah nyatakan secara lebih penuh.

✕  Sering dikira

"Zilpa adalah karakter minor yang tidak penting dalam narasi."

✓  Yang sebenarnya

Zilpa yang diperkenalkan dengan sangat singkat di 29:24 adalah ibu dua dari dua belas suku Israel: Gad dan Asyer (30:9-13; 35:26). 'Minor' dalam perkenalan pertamanya, tapi sangat signifikan dalam narasi keseluruhan. Pola ini sering terjadi dalam Kejadian: karakter yang diperkenalkan secara singkat ternyata sangat penting.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 29:24

Kita sering kali terlibat dalam keputusan yang keliru karena orang lain. Namun, Tuhan tetap dapat memakai keadaan yang kacau untuk rencana-Nya.

Tuhan, tolong aku untuk tetap percaya bahwa Engkau bekerja dalam segala hal, bahkan ketika aku berada dalam situasi yang tidak adil. Amin.