Sara hidup 127 tahun — itulah tahun-tahun masa hidup Sara
Kejadian 23:1
Abraham Membeli Tanah untuk Sara
“Sara hidup selama 127 tahun, itulah tahun-tahun masa hidup Sara.”Kejadian 23:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sara hidup seratus dua puluh tujuh tahun lamanya; itulah umur Sara.”Kejadian 23:1 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah Sara mencapai usia 127 tahun,”Kejadian 23:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sara meninggal dunia pada usia 127 tahun di kota Kiryat Arba, yang sekarang disebut Hebron, di negeri Kanaan. Abraham berkabung dan menangisi kematian istrinya.”Kejadian 23:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Sarah was an hundred and seven and twenty years old: these were the years of the life of Sarah.”Kejadian 23:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 23:1?
Ayat ini mencatat bahwa Sara hidup selama 127 tahun. Ini adalah satu-satunya tempat dalam Alkitab yang menyebutkan usia kematian seorang perempuan secara spesifik, menunjukkan betapa pentingnya Sara dalam sejarah iman.
Latar belakang
Satu-satunya perempuan yang usianya dicatat di Alkitab
Narator membuka dengan formula umur yang biasanya digunakan untuk tokoh laki-laki: 'vayyiheyu chayyei Sarah — inilah tahun-tahun masa hidup Sara — 127 tahun.' Sara adalah satu-satunya perempuan dalam seluruh Alkitab Ibrani yang usianya secara eksplisit dicatat pada saat kematiannya. Signifikansi ini menunjukkan posisi Sara dalam narasi perjanjian: bukan sekadar istri Abraham, tapi 'ibu perjanjian' yang kematiannya layak dicatat dengan bobot yang setara dengan para patriark.
Di mana
Kanaan
Pembukaan pasal tentang pemakaman · perubahan nada dari kemenangan ke duka
Kapan
Sekitar 1843 SM
Kematian Sara — akhir dari era seorang ibu perjanjian
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang membuka pasal baru dengan formula kematian Sara — satu-satunya perempuan dalam Alkitab yang dicatat usianya saat meninggal
Kepada
Pembaca yang baru menutup pasal 22
Yang terkejut oleh kontras dramatis: pasal 22 diakhiri dengan keturunan Nahor yang berlipat ganda, pasal 23 dibuka dengan kematian Sara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שְׁנֵי חַיֵּי שָׂרָה
shenei chayyei Sarah · tahun-tahun masa hidup Sara
Tahun-tahun kehidupan Sara — shenei (dari shanah = tahun; kata benda feminin dual konstruktus = tahun-tahun dari); chayyei (dari chayyim = kehidupan, hidup; konstruktus = kehidupan dari); Sarah (Sara); formula 'shenei chayyei X' biasanya digunakan untuk laki-laki — patriark seperti di Kej. 5 (Adam, Set, dst.); penggunaannya untuk Sara menekankan status luar biasanya: dia diperlakukan setara dengan patriark dalam catatan kematian.
מֵאָה שָׁנָה וְעֶשְׂרִים שָׁנָה וְשֶׁבַע שָׁנִים
me'ah shanah ve'esrim shanah vesheva shanim · 127 tahun
Seratus tahun dan dua puluh tahun dan tujuh tahun — me'ah shanah (seratus tahun); ve'esrim shanah (dan dua puluh tahun); vesheva shanim (dan tujuh tahun); angka 127 ditulis dalam format aditif khas Ibrani kuno: tidak '127 tahun' tapi '100 + 20 + 7 tahun'; format ini mengingatkan cara penulisan usia panjang para patriark di Kejadian 5; Sara hidup melampaui usia rata-rata — sebagai pengingat bahwa hidupnya termasuk kelahiran Ishak yang 'mustahil' di usia 90.
אֵלֶּה
elleh · itulah
Inilah, demikianlah — elleh (kata ganti demonstratif jamak = ini, inilah, itulah); 'elleh shenei chayyei Sarah' = inilah tahun-tahun kehidupan Sara; 'elleh' berfungsi sebagai penanda ringkasan — seolah narator berkata: inilah totalitas hidup Sara dalam hitungan tahun; formula yang menutup sebuah hidup dengan hormat dan ringkasan.
Vayyiheyu chayyei Sarah me'ah shanah ve'esrim shanah vesheva shanim shenei chayyei Sarah (dan itulah masa hidup Sara seratus tahun dan dua puluh tahun dan tujuh tahun inilah tahun-tahun masa hidup Sara). Shenei chayyei — formula kematian patriarkal yang dipakai untuk Sara, perempuan satu-satunya. Me'ah ve'esrim vesheva — 127 dalam format aditif, merayakan setiap segmen hidup. Elleh — inilah, penanda hormat yang menutup sebuah hidup dengan dignitas.
Tahukah kamu
127 tahun: angka yang menghubungkan Sara dengan angka kerajaan
Angka 127 muncul hanya dua kali dalam seluruh Alkitab Ibrani: sebagai usia Sara (Kej. 23:1) dan sebagai jumlah propinsi kerajaan Ahasyweros di kitab Ester (Est. 1:1 — 'dari India sampai Etiopia, 127 propinsi'). Ketidaksengajaan? Para ahli mencatat bahwa dalam tradisi puitik Ibrani, pengulangan angka yang langka seperti ini sering disengaja — kerajaan yang merentang 127 propinsi berada di bawah kekuasaan Ester, yang Ester 2:7 sebut sebagai keturunan Yahudi yang baik rupa. Lingkaran tersembunyi dari 'perempuan yang dicatat angkanya' di dua tepi Alkitab.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 23:1
Ester 1:1
angka 127 hanya muncul dua kali dalam Alkitab Ibrani: usia Sara (23:1) dan jumlah propinsi Ahasyweros (Est. 1:1); korespondensi ini kemungkinan disengaja dalam redaksi kanonikal — menghubungkan 'ibu perjanjian' dengan 'kerajaan yang tersebar sampai ujung bumi'
“Pada zaman Ahasyweros, Ahasyweros yang memerintah atas 127 propinsi dari India sampai Etiopia,”
Yesaya 51:2
Sara yang hidupnya dicatat dengan penuh hormat di 23:1 mendapat perhatian nabi Yesaya (Yes. 51:2) sebagai 'ibu yang melahirkan' bangsa — status yang sejajar dengan Abraham; pencatatan usia Sara di 23:1 adalah landasan dari penghormatan yang berlanjut dalam tradisi nabi
“Lihatlah kepada Abraham, bapamu, dan kepada Sara, ibu yang melahirkan kamu...”
Ibrani 11:11
hidup Sara yang 127 tahun (23:1) dimulai baru sungguh-sungguh ketika Ishak lahir di usia 90 — Ibrani 11:11 merayakan iman Sara yang menerima kekuatan untuk melahirkan meskipun usianya sudah 'lewat'; 127 tahun mencakup 37 tahun bersama Ishak, buah dari imannya
“Karena iman, ia juga dan Sara sendiri beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia yang memberikan janji itu setia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 23:1
✕ Sering dikira
"Pencatatan usia Sara menunjukkan perempuan biasanya dicatat usianya dalam Alkitab, sama seperti laki-laki."
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya: Sara adalah pengecualian luar biasa. Dalam seluruh Alkitab Ibrani, hanya Sara yang usianya dicatat saat kematian dengan formula 'shenei chayyei X' yang biasanya dipakai untuk patriark laki-laki. Ini menandai Sara sebagai figur perjanjian yang unik dan tak tertandingi di antara perempuan-perempuan dalam narasi Genesis.
✕ Sering dikira
"Pasal 23 muncul langsung setelah pasal 22 karena kematian Sara terhubung langsung dengan peristiwa Moria."
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak membuat hubungan kausal antara peristiwa Akeda dan kematian Sara. Ada tradisi rabbinik yang mengaitkan keduanya (Midrash menyebut Sara meninggal karena syok mendengar berita tentang Ishak), tapi ini adalah tambahan tradisi, bukan teks. Teks sendiri tidak memberi petunjuk tentang sebab kematian Sara.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 23:1
Usia Sara mengingatkan kita bahwa setiap orang memiliki waktu hidup yang berharga di mata Tuhan. Mari kita hargai setiap tahun yang diberikan, untuk melayani Tuhan dan keluarga.
Tuhan, terima kasih untuk setiap tahun yang Kau berikan, ajari aku menghargai waktu dan hidupku bagi kemuliaan-Mu. Amin.