Sara mengandung dan melahirkan — pada masa tua Abraham
Kejadian 21:2
Kelahiran Ishak
“Jadi, Sara mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham pada masa tuanya, sesuai dengan waktu yang telah difirmankan Allah kepadanya.”Kejadian 21:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya.”Kejadian 21:2 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu yang telah ditentukan Allah, ketika Abraham sudah tua, mengandunglah Sara lalu melahirkan seorang anak laki-laki.”Kejadian 21:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka Sara mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham, tepat pada waktu yang sudah dijanjikan Allah kepadanya. Pada waktu itu, Abraham sudah sangat tua.”Kejadian 21:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For Sarah conceived, and bare Abraham a son in his old age, at the set time of which God had spoken to him.”Kejadian 21:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 21:2?
Sara mengandung dan melahirkan anak laki-laki bagi Abraham di masa tuanya, tepat seperti yang difirmankan Allah. Ini menggenapi janji Allah yang tampaknya mustahil, menunjukkan bahwa Allah sanggup melakukan segala sesuatu melebihi akal manusia.
Latar belakang
Vatahhar vateled Sara le'Avraham ben liznunatav lamo'ed asher dibber ito Elohim — Sara mengandung dan melahirkan anak laki-laki bagi Abraham pada masa tuanya untuk waktu yang Allah firmankan kepadanya
Jadi, Sara mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham pada masa tuanya, sesuai dengan waktu yang telah difirmankan Allah kepadanya. 'Liznunatav' = pada masa tuanya (dari ziqnah = usia tua, usia lanjut); penekanan yang sudah ada sejak 18:11 ('Abraham dan Sara sudah tua'). 'Lamo'ed' = pada waktu yang ditetapkan — kata 'mo'ed' di sini adalah kata yang sama yang digunakan untuk 'waktu yang ditetapkan' dalam 18:14 ('apakah ada yang terlalu sulit bagi TUHAN? Pada waktu yang ditetapkan Aku akan kembali'). Penggenapan yang tepat waktu, bukan hanya dalam konten tapi dalam timing. Allah tidak hanya memenuhi substansi janji tapi juga jadwalnya.
Di mana
Gerar atau Bersyeba — wilayah Negev selatan
Penggenapan total · kelahiran yang mengubah sejarah dunia
Kapan
Sekitar 1858 SM — Abraham berusia 100 tahun, Sara 90 tahun
Kelahiran Ishak — anak perjanjian
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang mencatat kelahiran Ishak dengan menyebut dua detail yang menekankan keajaiban: pada masa tua Abraham, dan sesuai dengan waktu yang difirmankan Allah
Kepada
Pembaca yang telah menunggu bersama Abraham dan Sara
Yang mengetahui bahwa ini adalah kelahiran yang selama 25 tahun ditunggu sejak janji pertama di 12:2
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לִזְקֻנָיו
liznunatav · pada masa tuanya
Pada masa tuanya — liznunatav (dari zaqen = tua; kata benda jamak dengan sufiks orang ketiga maskulin = pada hari-hari tuanya; dengan le = pada waktu/di); bentuk jamak 'zeqenim' (hari-hari tua) menunjukkan Abraham yang sudah jauh ke dalam usia tua; catatan ini menambah lapisan keajaiban: bukan hanya Sara yang melampaui usia melahirkan, tapi Abraham yang berusia 100 tahun.
לַמּוֹעֵד
lamo'ed · waktu yang ditetapkan
Pada waktu yang ditetapkan — lamo'ed (dari ya'ad = menunjuk waktu, menetapkan janji; kata benda = waktu yang ditunjuk/ditetapkan; dengan la = pada); 'mo'ed' adalah kata teknis untuk waktu perjanjian yang ditetapkan; sama dengan 'mo'ed' di 18:14 ketika Allah berkata 'Aku akan kembali... pada mo'ed'; kata ini kemudian menjadi kata untuk seluruh kalender liturgis Israel.
אֲשֶׁר דִּבֶּר
asher dibber · difirmankan
Yang difirmankan/yang dikatakan dengan otoritas — asher (yang; konjungsi relatif); dibber (dari davar = berbicara; piel perfek = telah berfirman dengan otoritas); piel dari davar menekankan ucapan yang penuh otoritas dan kepastian; 'asher dibber ito Elohim' = seperti yang Allah firmankan kepadanya; penggenapan yang tepat, bukan kira-kira.
Vatahhar vateled Sara le'Avraham ben liznunatav lamo'ed 'asher dibber ito Elohim (Sara mengandung dan melahirkan anak laki-laki bagi Abraham pada masa tuanya pada waktu yang ditetapkan yang Allah firmankan kepadanya). Liznunatav — pada masa tuanya, penekanan keajaiban. Lamo'ed — pada waktu yang ditetapkan, presisi waktu yang ilahi. Asher dibber ito Elohim — yang Allah firmankan kepadanya, penggenapan yang tepat dari janji yang tepat.
Tahukah kamu
Mo'ed: waktu yang ditetapkan — kata yang menghubungkan kelahiran Ishak dengan seluruh kalender liturgis Israel
Kata 'mo'ed' (waktu yang ditetapkan, pertemuan yang dijadwalkan) yang digunakan untuk waktu kelahiran Ishak (21:2) adalah kata yang sama yang digunakan untuk 'kemah pertemuan' (ohel mo'ed) dalam Keluaran — tempat Israel bertemu dengan Allah — dan untuk 'hari-hari raya yang ditetapkan' (mo'adim) dalam Imamat 23. Seluruh sistem penyembahan dan perayaan Israel diorganisir di sekitar 'mo'adim' — waktu-waktu yang ditetapkan Allah untuk bertemu dengan umat-Nya. Bahwa kelahiran Ishak terjadi 'lamo'ed' adalah petunjuk naratif yang halus: kelahiran ini bukan hanya peristiwa keluarga tapi fondasi dari seluruh hubungan Allah-Israel yang terstruktur dalam waktu-waktu yang ditetapkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 21:2
Kejadian 18:14
mo'ed di 18:14 (waktu yang ditetapkan) dan mo'ed di 21:2 (pada waktu yang difirmankan) adalah kata yang sama; janji Allah dengan 'mo'ed' di pasal 18 digenapi tepat pada 'mo'ed' yang sama di pasal 21; presisi waktu yang dikonfirmasi
“Apakah ada yang terlalu sulit bagi TUHAN? Pada waktu yang ditetapkan (mo'ed) Aku akan kembali kepadamu, kira-kira setahun lagi, dan Sara akan mempunyai seorang anak.”
Roma 4:19-21
Paulus menggunakan kelahiran Ishak (21:2) sebagai puncak argumennya tentang iman Abraham yang kuat meskipun 'tubuhnya sudah lemah' dan Sara 'sudah mati pucuk' (Rm. 4:19); kelahiran 'pada masa tua Abraham' (liznunatav, 21:2) adalah titik puncak dari iman yang Paulus puji
“Imannya tidak menjadi lemah ketika ia memandang tubuhnya sendiri yang sudah lemah... ia tidak ragu-ragu karena ketidakpercayaan... ia dipenuhi oleh keyakinan bahwa Allah berkuasa melakukan apa yang Ia janjikan.”
Galatia 4:22-23
Paulus di Gal. 4:22-23 mengkontraskan Ishak yang 'diperanakkan karena janji' dengan Ismael yang 'diperanakkan menurut daging'; kelahiran Ishak (21:2) 'sesuai dengan waktu yang difirmankan Allah' adalah penggenapan kategori 'karena janji' yang Paulus uraikan
“Karena ada tertulis bahwa Abraham mempunyai dua orang anak, seorang dari hamba perempuan dan seorang dari perempuan merdeka. Anak yang dari hamba perempuan itu diperanakkan menurut daging, tetapi anak yang dari perempuan merdeka itu diperanakkan karena janji.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 21:2
✕ Sering dikira
"'Pada masa tuanya' hanya berarti Abraham sudah lanjut usia — ini bukan detail yang penting."
✓ Yang sebenarnya
Detail 'liznunatav' (pada masa tuanya) adalah bagian dari penekanan naratif tentang keajaiban: Kej. 17:17 mencatat bahwa Abraham tertawa dan berpikir 'mungkinkah seorang anak lahir dari seorang yang berumur 100 tahun?' Kelahiran Ishak di usia Abraham 100 tahun adalah konfirmasi bahwa yang tampak tidak mungkin bagi manusia bisa terjadi karena Allah.
✕ Sering dikira
"'Sesuai dengan waktu yang difirmankan' hanya berarti Allah mengikuti jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya secara mekanis."
✓ Yang sebenarnya
Kata 'lamo'ed asher dibber ito Elohim' (pada waktu yang ditetapkan yang Allah firmankan) menekankan kesetiaan pribadi Allah pada janji-Nya kepada Abraham secara spesifik — bukan mekanisme jadwal kosmis yang impersonal. Allah yang berfirman kepada Abraham (ito = kepadanya, secara personal) adalah Allah yang menepati janji pribadinya, bukan sekadar memprogram jadwal.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 21:2
Tuhan tidak dibatasi oleh usia, keadaan, atau logika manusia. Saat kita menghadapi hal yang mustahil, ingatlah bahwa bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, dan Dia sanggup menggenapi rencana-Nya bagi kita.
Ya Allah, aku percaya bahwa Engkau sanggup melakukan perkara-perkara mustahil dalam hidupku. Mohon beri aku iman untuk tetap berharap pada-Mu. Amin.