Abimelekh bertanya lebih lanjut — apa maksudmu melakukan ini?
Kejadian 20:10
Abraham dan Abimelekh
“Lalu, Abimelekh berkata lagi kepada Abraham, “Apa maksudmu sehingga kamu melakukan hal ini?””Kejadian 20:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lagi kata Abimelekh kepada Abraham: "Apakah maksudmu, maka engkau melakukan hal ini?"”Kejadian 20:10 · TB
Terjemahan Baru
“Mengapa engkau berbuat begitu?"”Kejadian 20:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Apa yang membuat kamu melakukan itu?””Kejadian 20:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Abimelech said unto Abraham, What sawest thou, that thou hast done this thing?”Kejadian 20:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 20:10?
Abimelekh meminta penjelasan kepada Abraham tentang motif di balik tindakannya yang menyebabkan masalah besar ini. Pertanyaan ini menunjukkan pentingnya memahami alasan seseorang sebelum menghakimi. Abimelekh ingin tahu mengapa Abraham melakukan hal yang berbahaya itu.
Latar belakang
Vayyomer Avimelekh el Avraham mah ra'ita ki asita et hadavar hazeh — Abimelekh berkata kepada Abraham apa yang kamu lihat sehingga kamu melakukan hal ini
Lalu, Abimelekh berkata lagi kepada Abraham, 'Apa maksudmu sehingga kamu melakukan hal ini?' 'Mah ra'ita' = Apa yang kamu lihat/pertimbangkan; bukan sekadar 'apa yang kamu lakukan' seperti di ayat 9, tapi pertanyaan tentang penilaian dan pertimbangan yang mendorong tindakan: apa yang ada dalam pikiranmu? Pertanyaan yang lebih mendalam dari 'mah asita' (apa yang kamu lakukan, 20:9) menjadi 'mah ra'ita ki asita' (apa yang kamu pertimbangkan sehingga kamu melakukan). Abimelekh tidak hanya ingin tahu apa yang terjadi, tapi mengapa — motivasi di balik keputusan Abraham.
Di mana
Gerar — hadapan Abimelekh
Siang hari · konfrontasi yang berlanjut ke penjelasan lebih dalam
Kapan
Sekitar 1859 SM
Setelah konfrontasi umum, pertanyaan yang lebih spesifik tentang motivasi
Yang berbicara
Abimelekh
Yang melanjutkan konfrontasinya dengan pertanyaan yang lebih spesifik tentang motivasi Abraham
Kepada
Abraham
Yang kini harus menjelaskan alasan di balik strateginya menyebut Sara sebagai adiknya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָה רָאִיתָ
mah ra'ita · apa yang kamu lihat
Apa yang kamu lihat/pertimbangkan — mah (apa; interogativa); ra'ita (kamu melihat; dari ra'ah = melihat, mempertimbangkan, menilai; qal perfek orang kedua maskulin tunggal = kamu telah melihat/menilai); dalam konteks ini 'ra'ah' bukan penglihatan fisik tapi 'mempertimbangkan': apa yang kamu pikirkan, apa penilaianmu tentang situasi ini sehingga kamu memutuskan melakukan strategi ini?
הַדָּבָר הַזֶּה
hadavar hazeh · hal ini
Hal/perkara ini — hadavar (perkara, kata, hal; dari davar = berbicara, berperkara; dengan artikel = perkara yang spesifik ini); hazeh (ini; kata demonstratif maskulin = ini); 'hadavar hazeh' = hal/perkara ini — merujuk ke tindakan spesifik Abraham menyebut Sara sebagai adiknya; objek pertanyaan yang diminta penjelasannya.
כִּי עָשִׂיתָ
ki asita · maksudmu
Sehingga kamu melakukan — ki (karena, sehingga; konjungsi kausatif); asita (kamu melakukan; dari 'asah = melakukan; qal perfek orang kedua maskulin tunggal = kamu telah melakukan); bersama dengan 'mah ra'ita' membentuk: apa yang kamu pertimbangkan sehingga kamu melakukan — pertanyaan tentang hubungan antara penilaian dan tindakan.
Vayyomer Avimelekh el Avraham mah ra'ita ki asita et hadavar hazeh (Abimelekh berkata kepada Abraham apa yang kamu lihat/pertimbangkan sehingga kamu melakukan hal ini). Mah ra'ita — apa yang kamu pertimbangkan, pertanyaan tentang proses berpikir. Ki asita — sehingga kamu melakukan, hubungan kausal antara pertimbangan dan tindakan. Hadavar hazeh — hal ini, tindakan spesifik yang memerlukan penjelasan.
Tahukah kamu
Mah ra'ita: pertanyaan tentang pertimbangan, bukan sekadar tindakan
Kata 'ra'ita' (kamu melihat/mempertimbangkan) dari kata kerja 'ra'ah' (melihat) dalam konteks ini bukan tentang penglihatan fisik tapi tentang penilaian: apa yang kamu nilai, apa yang kamu pertimbangkan, bagaimana kamu menilai situasi? Pertanyaan 'mah ra'ita ki asita' (apa yang kamu lihat/pertimbangkan sehingga kamu melakukan) adalah formula konfrontasi yang juga muncul di Kejadian 26:10 (Abimelekh kepada Ishak) dan Kejadian 44:15 (Yusuf kepada saudaranya). Formula konfrontasi yang meminta pertanggungjawaban atas proses berpikir di balik tindakan — bukan hanya tindakannya sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 20:10
Kejadian 26:10
Abimelekh yang mengonfrontasi Ishak di 26:10 menggunakan pola yang hampir sama dengan konfrontasi kepada Abraham di 20:9-10; dua generasi, raja yang sama (atau dengan nama yang sama), pertanyaan konfrontasi yang menggunakan formula 'mah asita/ra'ita'
“Kata Abimelekh, 'Apa yang telah kamu perbuat kepada kami? Sedikit saja lagi, salah seorang dari bangsa ini bisa saja tidur bersama istrimu, dan dengan demikian engkau telah mendatangkan kesalahan kepada kami.'”
Kejadian 3:13
formula 'apa yang kamu lakukan/pertimbangkan' muncul pertama kali di 3:13 (Allah kepada Hawa), diulang di 20:9-10 (Abimelekh kepada Abraham); formula konfrontasi yang meminta pertanggungjawaban atas tindakan dengan mempertanyakan penilaian di baliknya
“Firman TUHAN Allah kepada perempuan itu: 'Apakah yang telah kau perbuat ini?' Jawab perempuan itu: 'Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.'”
Amsal 4:23
pertanyaan Abimelekh 'mah ra'ita' (apa yang kamu pertimbangkan, 20:10) menunjukkan bahwa tindakan yang benar diawali oleh pertimbangan/penilaian yang benar; Amsal 4:23 menekankan bahwa kehidupan terpancar dari hati/pertimbangan yang dijaga — sebaliknya, pertimbangan Abraham yang keliru (ketakutan, 20:11) menghasilkan tindakan yang keliru
“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari sanalah terpancar kehidupan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 20:10
✕ Sering dikira
"Abimelekh bertanya dua kali (20:9 dan 20:10) karena dia tidak puas dengan jawaban pertama Abraham."
✓ Yang sebenarnya
Ayat 10 adalah pertanyaan lanjutan yang berbeda jenisnya dari ayat 9. Ayat 9 ('apa yang kamu lakukan?') mempertanyakan tindakan. Ayat 10 ('apa yang kamu pertimbangkan/lihat?') mempertanyakan motivasi. Abraham belum menjawab di antara keduanya dalam narasi — ayat 11 adalah jawaban Abraham yang menjawab pertanyaan motivasi dari ayat 10.
✕ Sering dikira
"'Mah ra'ita' berarti Abimelekh tidak percaya penjelasan Abraham yang akan diberikan."
✓ Yang sebenarnya
'Mah ra'ita' adalah pertanyaan yang mencari informasi tentang pertimbangan Abraham, bukan ekspresi ketidakpercayaan. Setelah Abraham menjelaskan (20:11-13), Abimelekh menerimanya dan justru memberikan kompensasi dan izin tinggal (20:14-16). Ini adalah konfrontasi yang membuka dialog, bukan tuduhan yang sudah menutup diri dari penjelasan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 20:10
Sebelum bereaksi negatif terhadap tindakan orang lain, cobalah menanyakan alasan mereka. Memahami perspektif mereka bisa mencegah konflik dan membangun empati, meskipun kita tidak setuju dengan tindakan mereka.
Bapa, ajari aku untuk mendengarkan dan memahami sebelum menghakimi, serta memberikan kesempatan bagi orang lain untuk menjelaskan. Amin.