Abraham menatap kepulan asap Sodom dari ketinggian Mamre — narator diam
Kejadian 19:28
Kehancuran Sodom
“Dia pun melayangkan pandangannya ke arah Sodom dan Gomora serta ke arah seluruh lembah itu. Dia melihat asap yang naik dari kedua kota itu seperti asap perapian.”Kejadian 19:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan memandang ke arah Sodom dan Gomora serta ke seluruh tanah Lembah Yordan, maka dilihatnyalah asap dari bumi membubung ke atas sebagai asap dari dapur peleburan.”Kejadian 19:28 · TB
Terjemahan Baru
“Ia memandang ke arah Sodom dan Gomora dan ke seluruh lembah, dan melihat asap mengepul dari tanah itu, seperti asap dari tungku raksasa.”Kejadian 19:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saat memandang ke arah Sodom dan Gomora, dia melihat seluruh lembah itu berasap tebal, seperti asap dari tungku yang sangat besar.”Kejadian 19:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he looked toward Sodom and Gomorrah, and toward all the land of the plain, and beheld, and, lo, the smoke of the country went up as the smoke of a furnace.”Kejadian 19:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 19:28?
Abraham melihat asap dari Sodom dan Gomora seperti asap perapian, yang menandakan kehancuran total. Ini menggambarkan betapa dahsyatnya penghakiman Allah atas dosa, dan sekaligus menunjukkan bahwa Abraham adalah saksi mata dari keadilan Allah.
Latar belakang
Vayyashqef al pene S'dom va'Amorah ve'al kol pene erets hakkikkar vayyar vehinne 'alah qitor ha'arets kaqitor hakkivshan — Abraham memandang ke Sodom dan Gomora dan seluruh lembah dan melihat asap naik seperti asap perapian
Dia pun melayangkan pandangannya ke arah Sodom dan Gomora serta ke arah seluruh lembah itu. Dia melihat asap yang naik dari kedua kota itu seperti asap perapian. 'Vayyashqef' = memandang ke bawah, mengamati dari ketinggian. 'Vayyar vehinne 'alah qitor ha'arets' = dan dia melihat dan tiba-tiba asap naik dari bumi. 'Kaqitor hakkivshan' = seperti asap perapian/tanur. Narator menggunakan gambaran visual yang kuat: asap yang naik seperti tanur — tapi tidak menulis satu kata pun tentang perasaan Abraham. Apakah Abraham menangis? Apakah Abraham bertanya-tanya tentang Lot? Apakah Abraham merasa syafaatnya gagal? Teks tidak menjawab. Keheningan naratif itu sendiri adalah bagian dari teologi pasal ini.
Di mana
Ketinggian Mamre — Abraham memandang ke arah lembah Yordan selatan
Pagi hari setelah kehancuran · kepulan asap yang terlihat dari jauh
Kapan
Sekitar 1860 SM — pagi setelah kehancuran Sodom
Saksi diam dari kejauhan
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang merekam pemandangan Abraham dengan detail visual tapi tanpa komentar tentang apa yang Abraham rasakan — ruang keheningan yang lebih berbicara dari kata-kata
Kepada
Abraham di atas ketinggian Mamre
Yang melihat hasil dari dialog syafaatnya semalam: bukan keselamatan Sodom, tapi kepulan asap yang naik seperti asap perapian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּשְׁקֵף
vayyashqef · memandang ke bawah
Dan dia memandang ke bawah/mengamati dari ketinggian — vayyashqef (dari shaqaf = mengintip, memandang dari ketinggian ke bawah; hiphil konsekutif imperfek orang ketiga maskulin tunggal = dan dia memandang dari atas); kata yang khusus menggambarkan pandangan dari posisi lebih tinggi ke bawah; Abraham di ketinggian Mamre memandang ke bawah ke arah lembah Yordan yang lebih rendah — pandangan dari atas yang mengandung jarak dan keheningan.
עָלָה קִיטוֹר הָאָרֶץ
'alah qitor ha'arets · asap naik
Asap bumi naik — 'alah (naik; dari 'alah = naik; qal perfek orang ketiga maskulin tunggal = telah naik); qitor (asap, uap; kata yang jarang dalam Ibrani — muncul hanya 4 kali; dari qatar = berasap, naik seperti asap); ha'arets (bumi/tanah; dengan artikel = bumi itu, kawasan itu); 'alah qitor' = asap yang naik — gambaran paling umum untuk sesuatu yang sudah terbakar habis.
כְּקִיטוֹר הַכִּבְשָׁן
kaqitor hakkivshan · seperti asap perapian
Seperti asap perapian/tanur — kaqitor (seperti asap; dari qatar dengan ke = seperti); hakkivshan (tanur, perapian; dari kavash = menekan, membakar; dengan artikel = tanur itu); 'kiqtor hakkivshan' = seperti asap yang keluar dari tanur pembakaran; gambaran yang sama yang Allah gunakan dalam malam perjanjian dengan Abraham (Kej. 15:17: 'tanur yang berasap') — dua tanur yang membingkai kisah Abraham.
Vayyashqef 'al pene S'dom ve'Amorah ve'al kol pene 'erets hakkikkar vayyar vehinne 'alah qitor ha'arets kaqitor hakkivshan (Dan dia memandang ke Sodom dan Gomora dan seluruh lembah dan dia melihat dan ternyata asap bumi naik seperti asap perapian). Vayyashqef — memandang dari ketinggian, jarak yang tidak bisa dijembatani. Qitor ha'arets — asap dari bumi, yang tersisa dari dialog syafaat itu. Kaqitor hakkivshan — seperti asap perapian, gambaran visual yang teks biarkan tanpa komentar.
Tahukah kamu
Kaqitor hakkivshan: asap perapian yang menjadi gambaran tetap untuk kehancuran Sodom
Gambaran 'asap yang naik seperti asap perapian' (kaqitor hakkivshan) adalah salah satu gambaran visual paling kuat dalam Kejadian. Kata 'kivshan' (perapian, tanur pembakaran) muncul beberapa kali dalam Alkitab: tanur api yang Abraham lihat dalam penglihatan di Kej. 15:17 (saat perjanjian dengan Abraham diteguhkan), tanur Mesir dalam ratapan kemiskinan Israel (Kel. 9:8 — tanur abu), dan di sini. Menarik: gambaran tanur di 15:17 adalah tanda perjanjian; gambaran tanur di 19:28 adalah tanda kehancuran. Asap yang naik dari Sodom kini terlihat oleh Abraham yang sama yang pernah melihat 'tanur berasap' dalam penglihatannya. Dua tanur: satu perjanjian, satu kehancuran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 19:28
Kejadian 15:17
gambaran 'perapian yang berasap' (kivshan 'ashan) dalam penglihatan perjanjian Abraham di 15:17 menggemakan 'asap seperti asap perapian' (kaqitor hakkivshan) yang Abraham lihat dari kehancuran Sodom di 19:28; dua tanur yang membingkai perjalanan Abraham: satu tanur perjanjian, satu tanur kehancuran
“Ketika matahari sudah terbenam dan hari sudah gelap, tiba-tiba tampaklah perapian yang berasap dan suluh api yang berjalan di antara potongan-potongan daging itu.”
Wahyu 9:2
gambaran 'asap yang naik seperti asap tanur' yang pertama muncul di 19:28 (kehancuran Sodom) menjadi gambaran eskatologis yang berulang di Wahyu 9:2; Sodom adalah preseden historis dari gambaran penghukuman yang Wahyu gunakan
“Dan dia membuka sumur jurang maut itu, lalu naiklah asap dari sumur itu seperti asap tanur besar...”
Kejadian 18:33
Abraham yang 'kembali ke tempatnya' di 18:33 adalah Abraham yang keesokan paginya 'memandang dari ketinggian' di 19:28 — narator membingkai dua momen: satu di mana Abraham tidak tahu hasilnya (18:33) dan satu di mana dia melihat hasilnya (19:28); tapi narator tidak menulis apa yang Abraham rasakan ketika melihat
“Lalu, TUHAN pergi setelah Dia selesai berfirman kepada Abraham. Abraham pun kembali ke tempatnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 19:28
✕ Sering dikira
"Abraham melihat asap Sodom menunjukkan dia menyetujui atau senang dengan kehancuran orang-orang jahat itu."
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyebutkan apa yang Abraham rasakan ketika melihat asap itu. Absennya komentar narator tentang perasaan Abraham adalah pilihan naratif yang disengaja — pembaca dibiarkan dalam ruang keheningan itu. Abraham yang baru semalam bersyafaat untuk Sodom kemungkinan besar tidak merasa senang, tapi teks tidak mengonfirmasi atau menyangkal.
✕ Sering dikira
"Abraham pergi ke ketinggian Mamre untuk berdoa dan menunggu berita tentang Lot."
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menyebut Abraham berdoa di sana atau menunggu berita. Yang dicatat hanyalah bahwa dia pergi ke tempat itu (19:27) dan melihat asap (19:28). Motivasi internal Abraham tidak dijelaskan; teks hanya merekam tindakan dan apa yang dia lihat.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 19:28
Kita mungkin melihat akibat dosa di sekitar kita. Mari kita jadikan ini pengingat untuk hidup benar dan untuk berdoa bagi orang-orang yang belum mengenal Tuhan.
Ya Tuhan, bukalah mataku untuk melihat keadilan-Mu dan jadikan aku alat untuk membawa jiwa-jiwa kepada keselamatan. Amin.