Pilihlah lebih dulu — Abraham menyerahkan hak memilih kepada Lot yang lebih muda
Kejadian 13:9
Abram dan Lot Berpisah
“Bukankah seluruh tanah ini ada di hadapanmu? Pisahkanlah dirimu dariku. Jika kamu ke sebelah kiri, aku akan pergi ke kanan. Jika kamu pergi ke sebelah kanan, aku akan pergi ke kiri.””Kejadian 13:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri."”Kejadian 13:9 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab itu sebaiknya kita berpisah. Pilihlah bagian mana dari tanah ini yang kausukai. Jika engkau pergi ke arah ini, saya akan pergi ke arah yang lain."”Kejadian 13:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sebaiknya kita berpisah saja, dan biarlah kamu yang pertama memilih tempat. Ada banyak daerah yang masih terbuka untuk kita. Kalau kamu mau yang di sebelah sana, aku akan tinggal di sini. Kalau kamu mau yang di sini, aku akan pergi ke sebelah sana.””Kejadian 13:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Is not the whole land before thee? separate thyself, I pray thee, from me: if thou wilt take the left hand, then I will go to the right; or if thou depart to the right hand, then I will go to the left.”Kejadian 13:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 13:9?
Abram memberi Lot pilihan pertama: jika Lot ke kiri, Abram ke kanan, dan sebaliknya. Sikap ini menunjukkan kepercayaan Abram kepada Tuhan dan tidak egois; ia yakin Tuhan akan memenuhi kebutuhannya di mana pun ia pergi.
Latar belakang
Hibbaredh na mealay — pisahkanlah dirimu dariku: kemurahan yang luar biasa
Bukankah seluruh tanah ini ada di hadapanmu? Pisahkanlah dirimu dariku. Jika kamu ke sebelah kiri, aku akan pergi ke kanan. Jika kamu pergi ke sebelah kanan, aku akan pergi ke kiri. Tiga tawaran Abraham: (1) seluruh tanah ada di hadapanmu — Abraham tidak membatasi pilihan Lot; (2) pisahlah dariku — inisiatif pemisahan ada di pihak yang lebih tua dan lebih kuat; (3) aku ambil sisanya — Abraham menerima apapun yang Lot tidak ambil. Dalam budaya kuno Timur Tengah, paman memiliki hak adat untuk memilih terlebih dahulu di atas keponakan. Abraham membalik urutan itu. Ini bukan ketidakpedulian — ini kemurahan yang aktif dan disengaja.
Di mana
Di antara Betel dan Ai — bisa melihat ke arah lembah Yordan di timur
Tawaran Abraham yang melepas hak prioritas · Lot akan segera melihat dan memilih
Kapan
Sekitar 1876 SM
Tawaran pemisahan — Abraham memberikan Lot kebebasan memilih
Yang berbicara
Abram
Paman yang melepaskan hak adat yang dimilikinya — orang yang lebih tua dan lebih tinggi statusnya memberikan hak memilih terlebih dahulu kepada yang lebih muda
Kepada
Lot
Keponakan yang menerima tawaran luar biasa murah hati: pilih tanah mana yang kamu mau, sisanya untuk pamanmu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִפָּרֶד נָא מֵעָלַי
hippared na me'alay · Pisahkanlah dirimu dariku
Pisahkanlah dirimu, aku mohon, dari atasku — hippared (pisahkan dirimu, nifal imperatif dari parad = memisah; nifal refleksif = memisah dirimu sendiri); na (aku mohon); me'alay (dari atasku, dari al = atas + sufiks -ay = milikku; frasa yang mengisyaratkan Lot adalah 'beban yang ada di atas' Abraham yang kini diizinkan pergi).
הֲלֹא כָל הָאָרֶץ לְפָנֶיךָ
halo khal ha'arets lefaneykha · seluruh tanah ini ada di hadapanmu
Bukankah seluruh tanah ini di hadapanmu — halo (bukankah, partikel pertanyaan retoris yang mengharapkan jawaban 'ya'); khal (seluruh, semua); ha'arets (tanah ini); lefaneykha (di hadapanmu, di depanmu; dari panim = wajah + sufiks -kha = milikmu); Abraham tidak membatasi pilihan Lot sama sekali.
הַשְּׂמֹאל... הַיָּמִין
hassemol... hayyamin · sebelah kiri... sebelah kanan
Kiri... kanan — hassemol (kiri; dalam orientasi Ibrani menghadap timur, kiri = utara); hayyamin (kanan; kanan = selatan); Abraham menawarkan dua arah utama dan menyatakan dia akan pergi ke yang tersisa; dalam praktiknya Lot akan memilih arah ketiga (timur) yang tidak disebutkan Abraham.
Halo khal ha'arets lefaneykha hippared na me'alay im hassemol ve'iminah ve'im hayyamin ve'asmilah (Bukankah seluruh tanah ini ada di hadapanmu? Pisahkanlah dirimu dariku: jika ke kiri aku ke kanan, jika ke kanan aku ke kiri). Abraham tidak hanya menawarkan pemisahan tapi menawarkan pilihan penuh. Ini adalah iman: Abraham bisa menawarkan ini karena dia percaya bahwa Tuhan yang memberikan tanah Kanaan ini tidak membutuhkan dia mempertahankan klaim territorial dengan cara manusiawi.
Tahukah kamu
Kanan dan kiri dalam Ibrani kuno — kanan adalah selatan, kiri adalah utara
Dalam sistem orientasi Ibrani kuno, orang menghadap ke timur (ke arah matahari terbit) sebagai arah dasar. Sehingga: kanan (yamin) = selatan, kiri (semol) = utara. Ketika Abraham berkata 'jika ke kiri aku ke kanan, jika ke kanan aku ke kiri,' dia secara geografis berkata: jika kamu ke utara (kiri/semol) aku ke selatan (kanan/yamin), atau sebaliknya. Ini menjelaskan mengapa Lot akhirnya 'menempuh perjalanan ke timur' (13:11) — dia memilih tidak ke kiri atau kanan tapi ke timur, ke lembah Yordan. Sistem orientasi Ibrani ini berbeda dari orientasi kita dan bisa membingungkan jika tidak dipahami.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 13:9
Matius 5:41
prinsip Yesus tentang memberi lebih dari yang diminta; Abraham tidak hanya berkata 'mari berpisah' tapi 'pilihlah lebih dulu, aku ambil sisanya' — memberi lebih dari tuntutan situasi
“Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.”
1 Korintus 6:7
Paulus menyarankan lebih baik menderita ketidakadilan daripada bertengkar; Abraham mempraktikkan ini: dengan memberi Lot pilihan pertama, Abraham menanggung risiko mendapat bagian yang lebih buruk
“Memang sudah merupakan kekalahan bagimu bahwa kamu mempunyai perkara satu dengan yang lain. Mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan?”
Ibrani 11:10
Abraham bisa murah hati dalam pilihan tanah karena dia tidak bergantung pada tanah ini untuk keamanan dan masa depannya — dia menantikan sesuatu yang jauh lebih besar yang hanya Allah bisa berikan
“...sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 13:9
✕ Sering dikira
"Abraham memberi Lot pilihan pertama karena dia tidak peduli tanah mana yang dia dapat — dia tidak menginginkan Kanaan."
✓ Yang sebenarnya
Abraham sangat peduli dengan tanah Kanaan — itulah tanah yang Allah janjikan kepadanya. Tapi dia percaya bahwa Allah yang memberi tanah itu tidak membutuhkan dia mempertahankan klaim dengan cara yang merusak hubungan. Kemurahan ini adalah iman, bukan ketidakpedulian.
✕ Sering dikira
"Abraham menawarkan 'kiri atau kanan' tapi Lot memilih 'timur' yang tidak ditawarkan — Lot tidak mengikuti tawaran Abraham."
✓ Yang sebenarnya
Tawaran Abraham ('kiri atau kanan') tidak membatasi Lot pada dua pilihan tersebut secara harfiah — ini adalah cara bicara yang berarti 'ke manapun kamu pergi, aku ambil yang tersisa.' Bahwa Lot pergi ke timur tidak melanggar tawaran Abraham; dia pergi sesuai dengan izin yang diberikan Abraham.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 13:9
Memberi kesempatan lebih dulu kepada orang lain adalah tanda kedewasaan rohani. Ketika kita tidak perlu memaksakan kehendak, kita membuka ruang bagi Tuhan untuk bekerja. Coba praktikkan dalam keputusan kecil hari ini.
Bapa, mampukan aku untuk mendahulukan kepentingan orang lain dengan sukacita, percaya bahwa Engkau memelihara hidupku. Amin.