Para tua-tua mewakili seluruh jemaat
Imamat 4:15
Korban Penghapus Dosa
“Para tua-tua jemaat itu harus meletakkan tangan mereka ke kepala sapi jantan muda itu di hadapan TUHAN, lalu sapi itu harus disembelih di hadapan TUHAN.”Imamat 4:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu para tua-tua umat itu harus meletakkan tangan mereka di atas kepala lembu jantan itu di hadapan TUHAN, dan lembu itu harus disembelih di hadapan TUHAN.”Imamat 4:15 · TB
Terjemahan Baru
“Para pemimpin bangsa harus meletakkan tangan mereka di atas kepala binatang itu, lalu menyembelihnya di tempat itu.”Imamat 4:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Para tua-tua setiap suku Israel akan meletakkan tangan mereka di atas kepala kurban itu dan menyembelihnya di hadapan-Ku.”Imamat 4:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the elders of the congregation shall lay their hands upon the head of the bullock before the LORD: and the bullock shall be killed before the LORD.”Imamat 4:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 4:15?
Para tua-tua jemaat meletakkan tangan di kepala sapi jantan itu, melambangkan pengalihan dosa jemaat kepada korban, lalu menyembelihnya di hadapan Tuhan. Ini menegaskan bahwa kepemimpinan bertanggung jawab atas dosa kolektif dan menjadi perantara.
Latar belakang
Kepemimpinan dalam pertobatan komunal
Para tua-tua jemaat — bukan semua orang — yang meletakkan tangan di kepala sapi kurban. Mereka bertindak sebagai representasi seluruh komunitas. Ini menunjukkan bahwa pertobatan komunal memerlukan kepemimpinan: pemimpin yang mengakui dosa atas nama komunitas dan memimpin proses pendamaian.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di depan Kemah Pertemuan · kepala sapi ditumpangi tangan para tua-tua
Kapan
~1445 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel yang berbicara di Kemah Pertemuan
Kepada
Para Tua-Tua Israel
Pemimpin komunitas yang mewakili seluruh jemaat Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זִקְנֵי
ziknei · tua-tua
Para tua-tua, para sesepuh — pemimpin komunitas yang dipilih karena hikmat dan pengalaman mereka.
וְסָמְכוּ זִקְנֵי
vesamkhu ziknei · meletakkan tangan mereka
Mereka (jamak) menekan tangan — tidak seperti kurban pribadi yang dilakukan seorang diri, ini tindakan kolektif para pemimpin.
וְשָׁחַט
veshachat · disembelih
Disembelih — sapi itu harus disembelih di hadapan TUHAN setelah penumpangan tangan.
Para pemimpin 'ziknei' memimpin pengakuan komunal dengan tindakan nyata — bukan hanya pidato. Pertobatan jemaat butuh pemimpin yang berani mengambil langkah pertama di depan komunitas.
Tahukah kamu
Tua-tua sebagai wakil legal
Dalam hukum Israel, para tua-tua (zkenim) bertindak sebagai wakil legal komunitas dalam berbagai situasi — mulai dari perjanjian antar suku, hingga proses hukum, hingga ritual keagamaan. Penumpangan tangan mereka secara legal mengikat seluruh komunitas dalam tindakan ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 4:15
Bilangan 11:16
peran tua-tua Israel
“TUHAN berfirman kepada Musa, 'Kumpulkanlah tujuh puluh orang tua-tua Israel...'”
Yoel 2:16-17
tua-tua memimpin pertobatan
“Kumpulkanlah bangsa ini... biarlah para tua-tua berkumpul... Para imam, pelayan TUHAN, hendaklah menangis...”
Yakobus 5:14
penatua mewakili jemaat
“Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 4:15
✕ Sering dikira
Semua anggota jemaat harus meletakkan tangan di sapi itu
✓ Yang sebenarnya
Hanya para tua-tua yang meletakkan tangan mereka sebagai wakil seluruh jemaat — bukan semua orang Israel yang hadir.
✕ Sering dikira
Tua-tua yang berdosa, bukan jemaatnya
✓ Yang sebenarnya
Para tua-tua di sini bertindak sebagai perwakilan jemaat yang berdosa, bukan karena mereka sendiri yang berdosa secara individual.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 4:15
Pemimpin memiliki tanggung jawab besar atas dosa bersama. Jika kita memimpin, kita perlu peka terhadap kesalahan yang terjadi dan berani mengakui serta menuntun jemaat untuk bertobat.
Tuhan, berikanlah hikmat kepada para pemimpin untuk menyadari kesalahan dan berani memimpin dalam pertobatan. Amin.