Imam membakar kurban sebagai 'makanan bagi TUHAN'

Imamat 3:11

Kurban Perdamaian: Perjamuan antara Manusia dan Allah

Selanjutnya, imam harus membakarnya di atas mazbah sebagai makanan, suatu persembahan dengan api bagi TUHAN.

Imamat 3:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 3:11?

Ayat ini menegaskan bahwa imam harus membakar bagian-bagian kurban di atas mazbah sebagai makanan, suatu persembahan dengan api bagi TUHAN. Ini adalah cara mempersembahkan kurban sebagai bau harum yang menyenangkan bagi Allah.

Latar belakang

Makanan bagi TUHAN — metafora atau fakta?

Ayat ini menyebut persembahan ini sebagai 'makanan, suatu persembahan dengan api bagi TUHAN.' Ini adalah bahasa antropomorfis yang biasa dipakai di Timur Dekat kuno — bangsa-bangsa tetangga juga menyebut kurban sebagai 'makanan para dewa.' Namun Alkitab memakainya sebagai kiasan untuk menyatakan penerimaan Allah, bukan karena Allah membutuhkan makan.

Di mana

Mazbah Kemah Pertemuan, Sinai

Di atas mazbah · asap naik sebagai 'makanan' bagi TUHAN

Kapan

~1446 SM

Peristiwa Keluaran

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengangkatan ginjal anak domba
Aturan kurban kambing
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Allah (melalui Musa)

Pemberi hukum Taurat, berbicara di Sinai

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat yang baru keluar dari Mesir, ~1446 SM

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לֶחֶם

lechem · makanan

Roti atau makanan; dipakai secara kiasan untuk persembahan yang 'dinikmati' Allah — bukan berarti Allah lapar.

וְהִקְטִירָם הַכֹּהֵן

wehiqtiram hakkohen · imam harus membakarnya

Imam yang membakar — tugas eksklusif imam, bukan orang biasa yang boleh membakar di mazbah.

הַמִּזְבֵּחָה

hamizbekhah · di atas mazbah

Di mazbah — tempat suci yang hanya bisa diakses imam, pusat ritual kurban.

Lechem (makanan-kiasan) yang dibakar oleh hakkohen (imam) di hamizbekhah (mazbah) — tiga konsep yang bersama menggambarkan momen puncak ritual: imam bertindak sebagai perantara, mazbah sebagai tempat perjumpaan, dan persembahan sebagai ekspresi relasi.

Tahukah kamu

Lechem — roti/makanan dalam konteks persembahan

Kata lechem yang diterjemahkan 'makanan' di sini adalah kata yang sama untuk 'roti' sehari-hari. Menariknya, persembahan-persembahan ini disebut sebagai 'lechem Elohim' (makanan Allah) di Imamat 21:6 — terminologi yang pasti mengejutkan pendengar yang tahu bahwa Allah tidak perlu makan apa pun.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 3:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 3:11

✕  Sering dikira

"Allah benar-benar memakan kurban yang dibakar"

✓  Yang sebenarnya

Frasa 'makanan bagi TUHAN' adalah kiasan antropomorfis — menyatakan bahwa Allah berkenan dan 'menerima' persembahan, bukan bahwa Dia secara fisik memakan daging.

✕  Sering dikira

"Siapa pun boleh membakar kurban di mazbah"

✓  Yang sebenarnya

Hanya imam yang berhak membakar persembahan di mazbah — ini tugas eksklusif para imam keturunan Harun.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 3:11

Persembahan kita kepada Tuhan seharusnya menyenangkan seperti bau harum. Hidup kita bisa menjadi 'bau yang harum' bagi dunia ketika kita hidup dalam kasih dan ketaatan kepada Kristus, menunjukkan karakter-Nya.

Ya Bapa, jadikan hidupku sebagai persembahan yang harum di hadapan-Mu, yang menyenangkan hati-Mu, Amin.