Eksekusi Hukuman
Imamat 24:23
Hukuman bagi Penghujat
“Kemudian, Musa menyampaikan hal itu kepada umat Israel. Maka, mereka membawa anak laki-laki yang menghujat itu ke luar perkemahan dan merajamnya. Begitulah dilakukan umat Israel, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.”Imamat 24:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Demikianlah Musa menyampaikan firman itu kepada orang Israel, lalu dibawalah orang yang mengutuk itu ke luar perkemahan, dan dilontarilah dia dengan batu. Maka orang Israel melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.”Imamat 24:23 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah Musa menyampaikan perkataan itu kepada bangsa Israel, mereka membawa orang yang telah mengutuk Allah itu ke luar perkemahan lalu melempari dia dengan batu sampai mati. Dengan cara itu bangsa Israel melakukan apa yang telah diperintahkan TUHAN kepada Musa.”Imamat 24:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah Musa menyampaikan perintah-perintah TUHAN itu kepada orang Israel, mereka membawa orang yang menghina TUHAN tadi keluar perkemahan, lalu melempari dia dengan batu sampai mati. Dengan demikian bangsa Israel melakukan sesuai dengan perintah TUHAN melalui Musa.”Imamat 24:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Moses spake to the children of Israel, that they should bring forth him that had cursed out of the camp, and stone him with stones. And the children of Israel did as the LORD commanded Moses.”Imamat 24:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 24:23?
Imamat 24:23 mencatat bagaimana Musa menyampaikan hukum TUHAN kepada orang Israel dan mereka melakukannya dengan tepat: mereka membawa laki-laki yang menghujat itu ke luar perkemahan dan merajamnya. Ini menunjukkan ketaatan mereka kepada perintah Allah, dan menegaskan bahwa hukuman untuk menghujat nama Allah adalah eksekusi mati. Ketaatan ini dimulai dari pemimpin yang setia menyampaikan firman Allah.
Latar belakang
Menjalankan Hukuman
Setelah Musa menyampaikan hukum TUHAN, umat Israel membawa anak laki-laki yang menghujat itu ke luar perkemahan dan merajamnya. Tindakan ini dilakukan sesuai dengan perintah TUHAN, menunjukkan bahwa umat menaati hukum yang telah diberikan. Ini adalah salah satu contoh eksekusi hukuman mati dalam Perjanjian Lama.
Di mana
Gunung Sinai
Di luar perkemahan Israel, di padang gurun dekat Sinai
Kapan
~1445 SM
Perjalanan di padang gurun (Keluaran)
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, penyampai hukum TUHAN
Kepada
Umat Israel
Bangsa yang baru saja menerima perintah dari TUHAN
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָגַם
ragam · merajamnya
melempar dengan batu sebagai bentuk hukuman mati
חוּץ
chuts · luar
bagian luar, di luar batas atau tempat tinggal
מַחֲנֶה
machaneh · perkemahan
tempat tinggal sementara, tenda-tenda yang diatur secara teratur
Ketiga kata ini menekankan bahwa hukuman dilakukan di luar kehadiran Allah yang diam di tengah umat, untuk menjaga kekudusan. Ragam sebagai tindakan kolektif juga menunjukkan bahwa seluruh umat bertanggung jawab menegakkan hukum.
Tahukah kamu
Rajam di Luar Kemah
Hukuman rajam dilakukan di luar perkemahan untuk menjaga kekudusan tempat tinggal umat. Orang yang dihukum mati dianggap najis, sehingga tidak boleh mati di dalam perkemahan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 24:23
Imamat 24:14
Perintah yang sama
“Bawalah orang yang menghujat itu ke luar perkemahan... biarlah seluruh umat merajamnya.”
Ulangan 17:5
Hukuman rajam
“maka bawalah laki-laki atau perempuan itu ke luar ke pintu gerbang kotamu, lalu lempari mereka dengan batu sampai mati.”
Yohanes 8:59
Batu untuk melempar
“Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan tempat itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 24:23
✕ Sering dikira
Hukuman ini menunjukkan Allah kejam dan tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks Perjanjian Lama, hukuman mati untuk penghujatan menekankan keseriusan dosa terhadap Allah; ini adalah bagian dari hukum teokratis Israel.
✕ Sering dikira
Semua orang Israel ikut merajam, termasuk yang tidak terlibat.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mencatat bahwa umat melakukannya sesuai perintah, tetapi tidak berarti semua orang terlibat; yang dimaksud adalah persekutuan sebagai wujud tanggung jawab bersama.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 24:23
Ketaatan adalah respons yang benar terhadap firman Allah, bukan hanya sekadar mendengar, tetapi juga melakukan. Dalam kehidupan kita, mungkin ada hal-hal yang Allah minta kita lakukan yang sulit atau tidak menyenangkan. Belajarlah dari Musa dan bangsa Israel yang taat walaupun keputusan itu berat. Ketaatan membawa berkat dan kehormatan bagi Tuhan.
Ya Tuhan, berikan aku hati yang taat untuk melakukan kehendak-Mu, bahkan ketika itu sulit. Tolong aku untuk setia menjalankan perintah-Mu seperti Israel menjalankan hukum-Mu. Amin.