Konsekuensi Hari Pendamaian
Imamat 23:29
Perayaan-Perayaan yang Ditetapkan TUHAN
PerikopHari Raya Pendamaian · Imamat 23:26-32 →“Jika ada seseorang yang tidak merendahkan dirinya pada hari itu, orang itu harus dilenyapkan dari antara umatnya.”Imamat 23:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena setiap orang yang pada hari itu tidak merendahkan diri dengan Imamat 23.30–36 129 berpuasa, haruslah dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya.”Imamat 23:29 · TB
Terjemahan Baru
“Barangsiapa makan sesuatu pada hari itu, tidak dianggap lagi anggota umat Allah.”Imamat 23:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Siapa pun yang tidak merendahkan diri dengan berpuasa pada hari itu akan disingkirkan dari antara umat yang taat pada perjanjian-Ku,”Imamat 23:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For whatsoever soul it be that shall not be afflicted in that same day, he shall be cut off from among his people.”Imamat 23:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 23:29?
Ayat ini memperingatkan bahwa siapa pun yang melakukan pekerjaan pada Hari Pendamaian akan dibinasakan oleh Tuhan. Ini menegaskan kekudusan hari itu dan pentingnya kepatuhan mutlak terhadap perintah Tuhan, karena hari itu adalah Sabat perhentian penuh.
Latar belakang
Peringatan Keras bagi yang Tidak Merendahkan Diri
Ayat ini merupakan kelanjutan dari perintah tentang Hari Pendamaian. TUHAN menegaskan bahwa siapa pun yang tidak merendahkan diri pada hari itu, yaitu dengan berpuasa dan bertobat, harus dilenyapkan dari antara umatnya. Ini menunjukkan keseriusan hari tersebut dalam hubungan dengan Allah.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki Gunung Sinai, saat perkemahan Israel
Kapan
~1445 SM
Pembentukan hukum Taurat
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berfirman kepada Musa
Kepada
Musa
Pemimpin umat Israel, perantara perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָנָה
'anah · merendahkan
merendahkan diri, merendahkan hati, berpuasa
כָּרַת
karat · dilenyapkan
dipotong, dimusnahkan, diasingkan
עַם
'am · umatnya
bangsa, umat, kerabat
Ketiga kata ini menggarisbawahi bahwa merendahkan diri bukan sekadar formalitas, melainkan sikap hidup yang menentukan keberadaan seseorang dalam umat Allah. Disingkirkan dari umat berarti kehilangan identitas dan berkat perjanjian.
Tahukah kamu
Kata 'Merendahkan Diri'
Dalam bahasa Ibrani, 'merendahkan diri' (anah) bisa berarti berpuasa, tetapi juga bisa berarti merendahkan hati di hadapan Allah. Ini bukan hanya soal fisik, tapi sikap batin.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 23:29
Imamat 16:29
Perintah serupa
“Inilah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagimu: Dalam bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu, kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa”
Kejadian 17:14
Konsep dilenyapkan
“Dan orang yang tidak disunat, laki-laki yang tidak disunat kulit khatannya, akan dilenyapkan dari antara bangsanya”
Mazmur 51:19
Hati yang hancur
“Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 23:29
✕ Sering dikira
Mengira ini hanya tentang puasa fisik belaka, tanpa perlu pertobatan hati.
✓ Yang sebenarnya
Puasa adalah sarana untuk merendahkan hati, dan yang utama adalah sikap batin yang rendah di hadapan Allah.
✕ Sering dikira
Berpikir 'dilenyapkan' berarti langsung mati secara fisik oleh Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, artinya dikucilkan dari komunitas perjanjian, yang mungkin juga berarti hukuman mati, tetapi terutama pemisahan dari umat Allah.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 23:29
Belajarlah untuk menghormati waktu yang Tuhan tetapkan. Ketaatan bukan hanya tentang tindakan, tetapi juga tentang menghargai kekudusan Tuhan dalam hidupmu.
Tuhan, tolong aku untuk taat pada perintah-Mu, sekalipun itu sulit, dan percaya bahwa rencana-Mu selalu baik. Amin.