Menuai dengan Hati

Imamat 23:22

Perayaan: Menemukan Irama Kudus

PerikopHari Raya Pentakosta · Imamat 23:15-22 →
“Apabila kamu menuai hasil panen dari tanahmu, janganlah menuainya habis sampai ke tepi-tepi ladangmu. Jangan mengambil gandum yang telah jatuh ke tanah. Tinggalkanlah itu untuk orang miskin dan orang asing di negerimu. Akulah TUHAN, Allahmu.’””

Imamat 23:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 23:22?

Saat menuai, orang Israel diperintahkan untuk tidak menuai sampai ke tepi ladang dan tidak memungut gandum yang jatuh, melainkan meninggalkannya bagi orang miskin dan orang asing. Ini adalah perintah untuk menunjukkan kepedulian sosial dan kemurahan hati sebagai wujud pengakuan bahwa Allah adalah pemilik segalanya.

Latar belakang

Aturan Menuai untuk Orang Miskin

Setelah menjelaskan hari-hari raya, Tuhan memberi peraturan tentang panen: jangan menuai sampai ke tepi ladang dan jangan memungut gandum yang jatuh. Ini adalah perintah untuk meninggalkan sebagian hasil panen bagi orang miskin dan orang asing.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, di padang gurun

Kapan

~1440 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, pemberi hukum dan pemelihara umat-Nya

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan Allah, baru keluar dari Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָצַר

qatsar · menuai

memotong atau mengumpulkan hasil panen

עָנִי

ani · miskin

orang yang tertindas atau kurang mampu

גֵּר

ger · orang asing

pendatang atau orang non-Israel yang tinggal di tengah umat

Kata 'ani' dan 'ger' menunjukkan bahwa Tuhan peduli pada kelompok yang rentan secara sosial dan ekonomi. Perintah ini bukan sekadar amal, tetapi cara hidup yang mengakui bahwa tanah itu milik Tuhan dan harus berbagi.

Tahukah kamu

Tepi ladang adalah 'meja' bagi orang miskin

Dalam tradisi Yahudi, bagian tepi ladang ini disebut 'pe'ah', dan aturannya sangat rinci—misalnya, tidak boleh kurang dari 1/60 dari hasil panen.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 23:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 23:22

✕  Sering dikira

Perintah ini hanya untuk petani zaman dahulu, tidak relevan sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Prinsipnya tetap relevan: kita dipanggil untuk berbagi dan tidak serakah terhadap sumber daya yang Tuhan percayakan.

✕  Sering dikira

Orang miskin boleh mengambil apa saja, tanpa batas.

✓  Yang sebenarnya

Ada aturan: mereka boleh memungut, tetapi tidak boleh membawa sabit atau alat untuk menuai dalam jumlah besar.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 23:22

Kita dipanggil untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan, bukan hanya dari kelimpahan, tetapi juga dari hasil kerja kita. Perhatikan sekeliling kita; mungkin ada orang yang membutuhkan bantuan praktis hari ini.

Ya Tuhan, buka mataku untuk melihat mereka yang berkekurangan, dan berikan hati yang rela berbagi, karena semua yang kumiliki berasal dari Engkau. Amin.