Pertemuan Kudus di Hari Raya
Imamat 23:21
Hari Raya dan Kurban
PerikopHari Raya Pentakosta · Imamat 23:15-22 →“Pada hari itu juga, kamu harus membuat satu pernyataan bahwa akan ada pertemuan kudus. Jangan melakukan pekerjaan berat pada hari itu. Ini akan menjadi peraturan yang berlaku selamanya, dari generasi ke generasi, di mana pun kamu tinggal.”Imamat 23:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada hari itu juga kamu harus mengumumkan hari raya dan kamu harus mengadakan pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya di segala tempat kediamanmu turun-temurun.”Imamat 23:21 · TB
Terjemahan Baru
“Pada hari itu kamu harus mengadakan pertemuan untuk beribadat dan tak boleh melakukan pekerjaan berat. Peraturan itu harus ditaati oleh keturunanmu untuk selama-lamanya, di mana saja mereka tinggal.”Imamat 23:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada hari itu kalian harus berkumpul untuk beribadah bersama dan tidak boleh melakukan pekerjaan sehari-hari. Demikianlah peraturan yang harus ditaati turun-temurun di mana pun kalian tinggal.”Imamat 23:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And ye shall proclaim on the selfsame day, that it may be an holy convocation unto you: ye shall do no servile work therein: it shall be a statute for ever in all your dwellings throughout your generations.”Imamat 23:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 23:21?
Hari Pentakosta adalah hari pertemuan kudus; umat dipanggil untuk berkumpul dan tidak melakukan pekerjaan berat. Peraturan ini berlaku selamanya, menekankan pentingnya menyediakan waktu khusus untuk beribadah kepada Allah di tengah kesibukan panen.
Latar belakang
Hari Raya Pentakosta sebagai Pertemuan Kudus
Allah menetapkan bahwa pada hari yang sama ketika roti hasil pertama dipersembahkan, harus ada pertemuan kudus. Umat Israel tidak boleh melakukan pekerjaan berat, dan peraturan ini berlaku selamanya. Ini menandakan bahwa hari itu adalah hari khusus untuk beribadah dan merayakan berkat Tuhan.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki gunung, dalam kemah pertemuan
Kapan
~1445 SM
Hukum Taurat
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, Pencipta langit dan bumi
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מִקְרָא קֹדֶשׁ
miqra' qodesh · pertemuan kudus
pertemuan kudus, pemanggilan yang dikhususkan
מְלֶאכֶת עֲבֹדָה
melekhet avodah · pekerjaan berat
kerja yang berat, pekerjaan yang membebani
חֻקָּה
chuqqah · ketetapan
ketetapan, undang-undang yang tetap
Istilah 'miqra' qodesh' menunjukkan bahwa hari itu adalah pemanggilan khusus untuk berkumpul, dan larangan 'melekhet avodah' menekankan penghentian aktivitas biasa untuk fokus pada Allah. 'Chuqqah' menggarisbawahi bahwa ini bukan sekadar tradisi, tetapi ketetapan yang permanen.
Tahukah kamu
Pentakosta di Kalangan Kristen
Dalam Perjanjian Baru, Hari Pentakosta menjadi hari turunnya Roh Kudus (Kisah Para Rasul 2), menghubungkan perayaan panen ini dengan pekerjaan Roh Kudus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 23:21
Keluaran 12:16
pertemuan kudus
“Pada hari pertama ada pertemuan kudus, dan pada hari ketujuh juga ada pertemuan kudus bagimu; tidak boleh ada pekerjaan berat yang dilakukan padanya...”
Imamat 23:7
instruksi serupa
“Pada hari pertama perayaan itu, kamu harus mengadakan pertemuan kudus. Jangan melakukan pekerjaan berat pada hari itu.”
Bilangan 28:18
pengulangan aturan
“Pada hari pertama ada pertemuan kudus; janganlah kamu melakukan pekerjaan berat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 23:21
✕ Sering dikira
Larangan pekerjaan berarti kita tidak boleh melakukan apa pun, bahkan kegiatan menolong orang.
✓ Yang sebenarnya
Larangan ini khusus untuk pekerjaan berat yang bersifat komersial atau rutin, bukan untuk tindakan kasih yang mendesak.
✕ Sering dikira
Peraturan ini hanya untuk orang Israel zaman dulu, tidak relevan hari ini.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun secara seremonial tidak kita lakukan, prinsip mengkhususkan waktu untuk ibadah tetap penting bagi kita.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 23:21
Di tengah rutinitas dan pekerjaan, kita perlu menyediakan waktu khusus untuk bertemu dengan Allah dan sesama. Jadwalkan waktu ibadah yang tidak terganggu, sebagai tanda ketaatan dan kerinduan akan hadirat-Nya.
Tuhan, tolong aku untuk memprioritaskan waktu bersama-Mu dan menghargai hari-hari kudus yang Engkau tetapkan, agar hidupku selalu berpusat pada-Mu. Amin.