Pemulihan setelah matahari terbenam
Imamat 22:6
Kekudusan dalam Persembahan
“orang itu menjadi najis sampai matahari terbenam. Dia tidak boleh makan dari persembahan kudus tadi sebelum dia mandi dengan air.”Imamat 22:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“orang yang kena kepada yang demikian itu menjadi najis sampai matahari terbenam dan janganlah ia makan dari persembahan-persembahan kudus, sebelum ia membasuh tubuhnya dengan air.”Imamat 22:6 · TB
Terjemahan Baru
“Seorang imam yang dengan cara apa pun menjadi najis, tetap najis sampai matahari terbenam. Dan sesudah matahari terbenam ia belum boleh makan makanan yang dipersembahkan kepada TUHAN kalau ia belum mandi.”Imamat 22:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Imam yang menyentuh benda najis seperti itu akan menjadi najis sampai matahari terbenam, dan sebelum mandi, dia tidak boleh memakan makanan yang sudah dipersembahkan kepada-Ku.”Imamat 22:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The soul which hath touched any such shall be unclean until even, and shall not eat of the holy things, unless he wash his flesh with water.”Imamat 22:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 22:6?
Ayat ini memberikan solusi: orang yang najis harus menunggu sampai matahari terbenam dan mandi dengan air. Setelah itu, ia tahir dan boleh makan persembahan kudus. Ini menunjukkan bahwa Tuhan menyediakan jalan pemulihan dan pengampunan bagi mereka yang ingin kembali kepada-Nya.
Latar belakang
Proses pemulihan dari kenajisan
Orang yang najis harus menunggu sampai matahari terbenam dan mandi dengan air sebelum boleh makan persembahan kudus. Ini menunjukkan bahwa kenajisan bersifat sementara dan ada ritus pemulihan.
Di mana
Gunung Sinai
Kemah Pertemuan, di padang gurun
Kapan
~1445 SM
Perjalanan ke Kanaan
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, pemberi hukum
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שֶׁמֶשׁ
shemesh · matahari
matahari, waktu siang
בּוֹא
bo · terbenam
masuk, terbenam
רָחַץ
rachats · mandi
membasuh, membersihkan dengan air
Proses pemurnian melibatkan waktu (sampai matahari terbenam) dan tindakan (mandi). Ini mengajarkan bahwa kesucian membutuhkan kesabaran dan tindakan nyata, bukan hanya keinginan.
Tahukah kamu
Mandi dan matahari terbenam
Dalam tradisi Yahudi, mandi ritual (mikveh) sering dilakukan setelah matahari terbenam untuk menyelesaikan proses pemurnian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 22:6
Imamat 15:5
mandi dan terbenam
“Orang yang menyentuh tempat tidurnya harus mencuci pakaiannya dan mandi dengan air, dan ia najis sampai matahari terbenam.”
Imamat 17:15
mandi dan terbenam
“Dan orang yang memakan bangkai atau binatang yang diterkam... haruslah membasuh pakaiannya dan mandi dengan air, dan ia najis sampai matahari terbenam.”
Bilangan 19:7
pencucian ritual
“Imam harus mencuci pakaiannya dan membasuh tubuhnya dengan air, kemudian ia boleh masuk ke perkemahan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 22:6
✕ Sering dikira
Mengira mandi ini hanya sekadar kebersihan fisik.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tindakan ritual yang melambangkan pemurnian spiritual.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa kenajisan berakhir tepat saat matahari terbenam tanpa mandi.
✓ Yang sebenarnya
Mandi juga diperlukan, seperti yang dinyatakan dalam ayat ini.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 22:6
Tuhan selalu memberi kesempatan untuk bertobat dan dipulihkan. Jangan biarkan rasa malu atau dosa membuat kita menjauh dari Tuhan; datanglah kepada-Nya dengan rendah hati dan terima pembersihan-Nya.
Bapa, terima kasih untuk jalan pemulihan yang Engkau sediakan. Aku datang kepada-Mu dan minta agar Engkau membersihkan aku dari segala dosa. Amin.