Menyentuh tempat tidur orang najis
Imamat 15:5
Kenajisan dari Tubuh
“Siapa pun yang menyentuh tempat tidurnya harus mencuci pakaiannya dan mandi dengan air. Orang itu menjadi najis sampai matahari terbenam.”Imamat 15:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setiap orang yang kena kepada tempat tidurnya haruslah mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam.”Imamat 15:5 · TB
Terjemahan Baru
“Barangsiapa menyentuh orang yang mengeluarkan lelehan atau tempat tidurnya, atau duduk di tempat yang bekas didudukinya atau diludahi orang itu, harus mencuci pakaiannya dan mandi, dan ia najis sampai matahari terbenam.”Imamat 15:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Siapa pun yang menyentuh tempat tidur orang yang mengeluarkan cairan itu, atau menduduki barang yang telah dia duduki, atau bersentuhan dengan dia, harus mencuci pakaiannya dan mandi, dan dia menjadi najis sampai matahari terbenam.”Imamat 15:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And whosoever toucheth his bed shall wash his clothes, and bathe himself in water, and be unclean until the even.”Imamat 15:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 15:5?
Siapa pun yang menyentuh tempat tidur orang yang najis harus mencuci pakaiannya dan mandi, dan menjadi najis hingga matahari terbenam. Ini menunjukkan pentingnya pemulihan melalui ritual pembasuhan, dan bahwa kenajisan bersifat sementara.
Latar belakang
Prosedur pemulihan yang sederhana
Siapa pun yang menyentuh tempat tidur orang yang sakit harus melakukan dua hal: cuci pakaian dan mandi. Kenajisannya bersifat sementara — berakhir saat matahari terbenam. Prosedur ini sederhana dan tidak memerlukan imam, menunjukkan bahwa kenajisan tingkat sekunder ini mudah diselesaikan.
Di mana
Perkemahan Israel, padang gurun Sinai
Di dalam tenda perkemahan · rutinitas harian
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Israel yang berbicara melalui hukum Musa
Kepada
Bangsa Israel
Umat perjanjian Allah di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָחַץ
rachats · mandi
Mandi seluruh tubuh dengan air — tindakan ritual pemurnian yang diulang berkali-kali dalam Imamat.
בְּגָדָיו
begadav · pakaiannya
Semua pakaian yang dikenakan — harus dicuci karena pakaian juga bisa membawa kenajisan.
הַשֶּׁמֶשׁ
hashemesh · matahari terbenam
Harfiah 'matahari' — titik waktu alami yang menandai berakhirnya status kenajisan.
Dua tindakan (cuci pakaian + mandi) dan satu penanda waktu (matahari terbenam) membentuk sistem pemulihan yang terstruktur tapi tidak memberatkan bagi kenajisan tingkat dua.
Tahukah kamu
Matahari terbenam sebagai penanda waktu
Dalam kalender Ibrani, hari baru dimulai saat matahari terbenam. Jadi 'najis sampai matahari terbenam' berarti orang itu bisa kembali tahir di awal hari berikutnya — sistem yang praktis dan tidak terlalu memberatkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 15:5
Imamat 11:25
pola cuci+mandi+senja
“Siapa pun yang membawa bangkai binatang itu harus mencuci pakaiannya dan menjadi najis sampai matahari terbenam.”
Imamat 16:26
prosedur pemurnian serupa
“Orang yang melepaskan kambing jantan bagi Azazel harus mencuci pakaiannya dan mandi dengan air.”
Bilangan 19:19
pemurnian ritual
“Orang yang tahir itu harus memercikkan air itu ke atas orang yang najis pada hari ketiga dan hari ketujuh, dan pada hari ketujuh dia harus menahirkan orang itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 15:5
✕ Sering dikira
Orang yang menyentuh tempat tidur menjadi najis seumur hidup
✓ Yang sebenarnya
Kenajisan ini sangat sementara — berakhir saat matahari terbenam setelah mandi dan cuci pakaian.
✕ Sering dikira
Perlu pergi ke imam untuk dipulihkan
✓ Yang sebenarnya
Untuk kenajisan sekunder ini tidak perlu imam — cukup mandi dan cuci pakaian sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 15:5
Hidup ini penuh dengan 'sentuhan' yang bisa membuat kita merasa kotor. Namun ada cara untuk membersihkan diri: mengakui, meminta ampun, dan melakukan pembaruan. Kita tidak perlu tinggal dalam perasaan kotor selamanya.
Tuhan, basuhlah aku dan pulihkanlah aku, supaya aku dapat berjalan dalam kebersihan hati dan hidup. Amin.