Anak Imam yang Melacurkan Diri
Imamat 21:9
Kekudusan Para Imam
“Jika anak perempuan imam melacurkan diri, anak itu telah mencemarkan ayahnya. Anak perempuan itu harus dibakar.”Imamat 21:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila anak perempuan seorang imam membiarkan kehormatannya dilanggar dengan bersundal, maka ia melanggar kekudusan ayahnya, dan ia harus dibakar dengan api.”Imamat 21:9 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau anak perempuan seorang imam menjadi pelacur, ia menghina ayahnya dan harus dibakar sampai mati.”Imamat 21:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Bila anak perempuan seorang imam mencemarkan dirinya dengan menjadi pelacur, dia melecehkan ayahnya dan harus dihukum mati dengan cara dibakar.”Imamat 21:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the daughter of any priest, if she profane herself by playing the whore, she profaneth her father: she shall be burnt with fire.”Imamat 21:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 21:9?
Jika anak perempuan seorang imam menjadi pelacur, dia harus dibakar karena telah mencemarkan nama baik ayahnya dan kekudusan imamat. Ini menunjukkan betapa seriusnya dosa percabulan di mata Tuhan, terutama bagi keluarga imam, karena hal itu menodai kesucian dan kehormatan Allah.
Latar belakang
Hukuman keras untuk pelanggaran yang memalukan keluarga imam
Ini adalah hukuman paling berat yang disebutkan di pasal ini. Anak perempuan imam yang melacurkan diri dihukum mati dengan dibakar. Kenapa seberat itu? Karena tindakannya bukan hanya dosa pribadi — tapi secara publik mencemarkan status kudus ayahnya dan merusak kredibilitas imam di mata umat.
Di mana
Gurun Sinai
Di kaki Gunung Sinai · suasana perkemahan yang serius
Kapan
~1445 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Para Imam (anak-anak Harun)
Pelayan ibadah di Kemah Suci
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תֵּחֵל לִזְנוֹת
techel liznot · melacurkan diri
Mulai melacurkan diri — 'zanah' dengan nuansa 'memulai/terlibat dalam'; menggambarkan pilihan aktif bukan sekadar kecelakaan.
מְחַלֶּלֶת
mechallelet · mencemarkan
Dari 'chalal' — membuat yang kudus menjadi profan; anak imam yang berdosa secara publik 'mencemarkan' status kudus ayahnya.
תִּשָּׂרֵף
tissaref · dibakar
Dari 'saraf' — membakar habis; hukuman terberat ini mencerminkan beratnya konsekuensi mencemarkan keluarga imam yang kudus.
Techel liznot (melacurkan diri secara aktif) plus mechallelet (mencemarkan ayah) menghasilkan tissaref (dibakar) — tiga kata ini menunjukkan eskalasi: pilihan pribadi yang berujung pada pencemaran publik yang dihukum paling berat.
Tahukah kamu
Hukuman bakar di Israel kuno
Hukuman dibakar sangat jarang di hukum Musa — hampir selalu untuk kejahatan yang paling serius. Di beberapa kasus di Alkitab, ini dilakukan setelah hukuman mati awal (batu). Dalam Kejadian 38, Yehuda hampir menjatuhkan hukuman ini kepada Tamar — menunjukkan betapa beratnya pelanggaran ini di mata masyarakat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 21:9
Kejadian 38:24
hukuman bakar dalam sejarah
“Yehuda diberitahu: Tamar, menantumu, telah berzinah dan bahkan hamil karena perzinahan. Yehuda berkata: Keluarkan dia dan bakar dia.”
Ulangan 22:21
hukuman percabulan anak
“Maka anak perempuan itu harus dibawa ke pintu rumah ayahnya, dan orang-orang sekotanya harus melempari dia dengan batu sampai mati.”
Yosua 7:15
hukuman bakar karena ketidaksetiaan
“Orang yang kedapatan menyimpan barang yang dikhususkan itu harus dibakar beserta semua miliknya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 21:9
✕ Sering dikira
"Anak imam dihukum lebih berat dari orang biasa"
✓ Yang sebenarnya
Standarnya memang berbeda karena konteks publik yang berbeda — pelanggaran yang dilakukan anak imam punya dampak lebih luas pada reputasi dan fungsi imam di hadapan umat.
✕ Sering dikira
"Allah kejam dalam aturan ini"
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks Israel kuno, hukuman ini mencerminkan betapa seriusnya integritas kepemimpinan rohani — pemimpin yang kehilangan integritas keluarganya tidak bisa lagi dipercaya oleh umat.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 21:9
Tuhan sangat serius tentang dosa seksual. Kita dipanggil untuk menjaga kekudusan tubuh dan nama baik keluarga, terutama dalam pelayanan. Ini mengingatkan kita untuk hidup murni dan mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kesucian.
Tuhan, jauhkanlah kami dari pencobaan percabulan dan berikanlah hikmat untuk membimbing keluarga kami dalam kekudusan. Amin.