Imam Besar Punya Aturan Lebih Ketat
Imamat 21:10
Kekudusan Para Imam
“Imam yang menjadi kepala di antara saudara-saudaranya, yang memiliki pengurapan di atas kepalanya dan disahkan untuk memakai pakaian imam, tidak boleh membiarkan rambutnya terurai dan merobek pakaiannya.”Imamat 21:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Imam yang terbesar di antara saudara-saudaranya, yang sudah diurapi Imamat 21.11–15 115 dengan menuangkan minyak urapan di atas kepalanya dan yang ditahbiskan dengan mengenakan kepadanya segala pakaian kudus, janganlah membiarkan rambutnya terurai dan janganlah ia mencabik pakaiannya.”Imamat 21:10 · TB
Terjemahan Baru
“Imam Agung telah ditahbiskan dengan cara menuangkan minyak upacara ke atas kepalanya dan dengan mengenakan pakaian imam agung kepadanya. Karena itu ia tak boleh membiarkan rambutnya kusut atau mengoyak pakaiannya sebagai tanda berkabung.”Imamat 21:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Imam besar mengepalai saudara-saudaranya, yaitu para imam lain. Dia dilantik dengan cara menuangkan minyak pengurapan ke atas kepalanya, dan dia memakai pakaian khusus imam besar. Ketika berkabung, imam besar tidak boleh membuat tanda dukacita seperti membiarkan rambutnya kusut atau merobek pakaiannya.”Imamat 21:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he that is the high priest among his brethren, upon whose head the anointing oil was poured, and that is consecrated to put on the garments, shall not uncover his head, nor rend his clothes;”Imamat 21:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 21:10?
Imam besar, yang telah diurapi dan ditahbiskan untuk mengenakan pakaian imam, tidak boleh membiarkan rambutnya terurai atau merobek pakaiannya sebagai tanda perkabungan. Ini karena kekudusan dan martabat jabatannya harus dijaga, dan dia harus tetap fokus pada pelayanan, bukan pada duka yang berlebihan.
Latar belakang
Imam Besar — standar di atas standar
Setelah aturan untuk imam biasa, kini aturan untuk Imam Besar — yang jabatannya ditandai dengan pengurapan minyak khusus dan pakaian resmi. Dua larangan khusus: tidak boleh membiarkan rambut terurai dan tidak boleh merobek pakaian. Kedua hal ini adalah ekspresi berkabung yang umum di Israel — tapi dilarang untuk Imam Besar.
Di mana
Gurun Sinai
Di kaki Gunung Sinai · suasana perkemahan yang serius
Kapan
~1445 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Harun (Imam Besar)
Imam Besar pertama Israel, kakak Musa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שֶׁמֶן הַמִּשְׁחָה
shemen hamishchah · pengurapan
Minyak urapan — campuran khusus yang dibuat sesuai resep ilahi (Keluaran 30); pengurapan Imam Besar menandai pemisahannya untuk pelayanan yang paling kudus.
יִפְרַע
yifra · terurai
Dari 'para' — membiarkan rambut terburai bebas; ini tanda berkabung atau ketidakrapian yang tidak sesuai dengan status Imam Besar yang harus selalu representatif.
יִפְרֹם
yifrom · merobek
Dari 'param' — merobek pakaian sebagai tanda kesedihan mendalam; dilarang untuk Imam Besar karena pakaiannya bukan milik pribadi melainkan bagian dari perlengkapan kudus.
Shemen hamishchah (minyak urapan) adalah tanda identitas Imam Besar yang permanen. Yifra (rambut terurai) dan yifrom (pakaian robek) adalah ekspresi duka yang harus dihindari — bukan karena Imam Besar tidak boleh berduka, tapi karena identitas resminya selalu 'aktif'.
Tahukah kamu
Rambut terurai dan pakaian robek — bahasa tubuh kuno
Di Timur Tengah kuno, rambut terurai dan pakaian robek adalah sinyal visual universal untuk berkabung atau merendahkan diri. Bahkan Harun sendiri sempat melakukan ini setelah dua anaknya mati tiba-tiba (Imamat 10:6) — tapi Musa segera melarang itu karena status mereka sebagai imam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 21:10
Imamat 10:6
larangan yang sama untuk Harun
“Musa berkata kepada Harun: Janganlah kamu membiarkan rambutmu terurai dan janganlah kamu mengoyak pakaianmu.”
Keluaran 29:7
pengurapan Imam Besar
“Kemudian kamu harus mengambil minyak pengurapan dan menuangkannya ke atas kepalanya, lalu mengurapinya.”
Ibrani 4:15
Imam Besar yang menanggung beban
“Sebab Imam Besar kita bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 21:10
✕ Sering dikira
"Imam Besar dilarang berduka sama sekali"
✓ Yang sebenarnya
Yang dilarang adalah ekspresi berkabung secara publik yang merupakan sinyal 'berhenti fungsi' — Imam Besar harus tetap representatif dalam statusnya bahkan saat berduka.
✕ Sering dikira
"Pakaian imam besar adalah miliknya pribadi"
✓ Yang sebenarnya
Pakaian imam besar adalah perlengkapan kudus milik jabatan, bukan milik pribadi — oleh karena itu tidak boleh dirobek.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 21:10
Dalam hidup ini, kita boleh berduka, tetapi sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk tetap percaya kepada Tuhan bahkan dalam masa sulit. Kekudusan hidup kita harus terlihat dalam cara kita menghadapi duka, dengan tetap bersandar pada Tuhan.
Tuhan, tolong kami untuk tetap menjaga kekudusan dan kesetiaan kepada-Mu, bahkan di tengah duka dan tantangan hidup. Amin.