Siapa yang Tidak Boleh Jadi Istri Imam Besar
Imamat 21:14
Kekudusan Para Imam
“Seorang janda atau seorang perempuan yang diceraikan, atau perempuan yang cemar karena menjadi pelacur, tidak boleh diambil menjadi istri. Imam harus menikah dengan perempuan yang masih perawan dari antara bangsanya.”Imamat 21:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Seorang janda atau perempuan yang telah diceraikan atau yang dirusak kesuciannya atau perempuan sundal, janganlah diambil, melainkan harus seorang perawan dari antara orang-orang sebangsanya,”Imamat 21:14 · TB
Terjemahan Baru
“(21:13)”Imamat 21:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia tidak boleh menikah dengan janda, atau pelacur, ataupun perempuan yang sudah bercerai dari suaminya. Imam besar hanya boleh menikah dengan seorang gadis perawan dari bangsanya sendiri.”Imamat 21:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“A widow, or a divorced woman, or profane, or an harlot, these shall he not take: but he shall take a virgin of his own people to wife.”Imamat 21:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 21:14?
Imam besar tidak boleh menikah dengan janda, wanita yang diceraikan, atau pelacur, melainkan harus mengambil gadis perawan dari bangsanya. Ini menjaga kesucian garis keturunan dan lambang kekudusan imam.
Latar belakang
Daftar lengkap yang tidak boleh menikah dengan Imam Besar
Ayat ini melengkapi ayat 13 dengan menyebut eksplisit siapa yang tidak boleh: janda, yang diceraikan, dan pelacur. Satu detail menarik: Imam Besar harus menikah dengan perempuan yang masih perawan 'dari antara bangsanya' — artinya bukan hanya soal status tapi juga soal identitas komunal. Istri Imam Besar harus dari Israel.
Di mana
Gurun Sinai
Di kaki Gunung Sinai · suasana perkemahan yang serius
Kapan
~1445 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Harun (Imam Besar)
Imam Besar pertama Israel, kakak Musa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אַלְמָנָה
almanah · janda
Perempuan yang suaminya meninggal — salah satu kelompok paling rentan di dunia kuno; dilindungi oleh banyak hukum Israel tapi tidak boleh menikah dengan Imam Besar.
גְּרוּשָׁה
gerushah · diceraikan
Perempuan yang sudah dipisahkan dari suaminya melalui surat cerai (Ulangan 24) — status hukumnya sah tapi tidak cocok untuk istri Imam Besar.
מֵעַמָּיו
me'ammav · bangsanya
Dari antara umatnya — menunjukkan istri Imam Besar harus berasal dari komunitas Israel, mempertegas identitas perjanjian keluarga Imam Besar.
Almanah (janda), gerushah (cerai), dan harus dari me'ammav (bangsanya sendiri) — ketiga poin ini memastikan Imam Besar hidup dalam relasi yang paling 'tidak terbebani' secara ritual, karena statusnya menuntut kebebasan untuk melayani penuh waktu.
Tahukah kamu
Aturan serupa di agama Mesir kuno
Imam tinggi di Mesir kuno juga punya aturan pernikahan yang ketat — mereka harus menikahi perempuan dari klan tertentu dan menghindari 'wanita asing'. Aturan di Israel mirip tapi motivasinya berbeda: bukan soal kelas sosial, tapi soal integritas perjanjian dengan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 21:14
Yehezkiel 44:22
aturan pernikahan imam di masa depan
“Para imam tidak boleh menikahi janda atau perempuan yang diceraikan, tetapi boleh menikahi gadis dari keturunan Israel atau janda yang menjanda karena ditinggal mati seorang imam.”
Rut 4:13
janda yang menikah lagi
“Maka Boas menikahi Rut dan dia menjadi istrinya.”
Imamat 21:7
aturan imam biasa untuk dibandingkan
“Seorang imam tidak boleh memperistri perempuan yang cemar atau pelacur. Dia juga tidak boleh menikah dengan wanita yang diceraikan suaminya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 21:14
✕ Sering dikira
"Janda dan cerai dilarang menikah di Israel"
✓ Yang sebenarnya
Hukum Israel justru melindungi janda dan memberikan hak cerai. Yang dilarang adalah menikah dengan Imam Besar — bukan menikah secara umum.
✕ Sering dikira
"Aturan 'dari bangsanya' berarti diskriminasi suku"
✓ Yang sebenarnya
Ini soal identitas perjanjian — Israel sebagai umat Allah, bukan soal keunggulan ras. Rut orang Moab pun bisa masuk komunitas Israel melalui komitmen kepada Allah.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 21:14
Pilihan hidup kita, termasuk pasangan, adalah cerminan iman kita. Mari kita berhati-hati dalam memilih keputusan besar, agar hidup kita tetap seturut kehendak Tuhan dan menjadi teladan bagi sesama.
Bapa, berikanlah hikmat dalam setiap pilihan hidupku, terutama dalam hal cinta dan komitmen, supaya aku tetap kudus di hadapan-Mu. Amin.