Imam Besar Wajib Menikahi Perawan
Imamat 21:13
Kekudusan Para Imam
“Dia harus menikah dengan perempuan yang masih perawan.”Imamat 21:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia harus mengambil seorang perempuan yang masih perawan.”Imamat 21:13 · TB
Terjemahan Baru
“Ia hanya boleh kawin dengan seorang perawan dari sukunya sendiri. Ia tak boleh kawin dengan seorang janda atau seorang wanita yang sudah diceraikan, atau seorang wanita bekas pelacur.”Imamat 21:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Seorang imam besar harus menikah dengan seorang perempuan yang masih perawan.”Imamat 21:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he shall take a wife in her virginity.”Imamat 21:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 21:13?
Imam besar harus menikah dengan seorang perawan, bukan janda, wanita yang diceraikan, atau pelacur. Ini menekankan kesucian dan integritas imam, karena ia melambangkan kekudusan Allah di hadapan umat.
Latar belakang
Satu kalimat, tapi syarat yang sangat ketat
Untuk Imam Besar, syarat istri sangat spesifik: harus perawan. Bukan janda, bukan yang diceraikan, bukan yang sudah pernah berhubungan dengan laki-laki. Ini lebih ketat dari syarat untuk imam biasa (ayat 7). Alasannya bukan soal menghina perempuan lain — tapi soal integritas total dalam semua aspek kehidupan Imam Besar.
Di mana
Gurun Sinai
Di kaki Gunung Sinai · suasana perkemahan yang serius
Kapan
~1445 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Kepada
Harun (Imam Besar)
Imam Besar pertama Israel, kakak Musa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּתוּלָה
betulah · perawan
Gadis muda yang belum menikah dan belum berhubungan dengan laki-laki — kata ini juga dipakai dalam Yesaya 7:14 untuk nubuatan kelahiran Mesias.
יִקַּח
yiqqach · menikah
Dari 'laqach' — mengambil sebagai istri; ini terminologi standar untuk pernikahan dalam Ibrani kuno, menggambarkan komitmen formal yang mengikat.
אִשָּׁה
ishah · harus
Harafiah 'perempuan/istri' — kalimat ini menegaskan Imam Besar harus memiliki istri; dia bukan imam selibat tapi pemimpin keluarga yang juga kudus.
Yiqqach (mengambil istri) betulah (yang masih perawan) — singkat tapi tegas. Bahkan pilihan ishah (perempuan/istri) Imam Besar harus mencerminkan standar kekudusan tertinggi, karena seluruh hidupnya adalah cerminan pelayanannya.
Tahukah kamu
Imam Besar pertama sudah menikah sebelum aturan ini
Harun sudah menikah dengan Elisheba (Keluaran 6:23) sebelum aturan ini ditetapkan. Aturan ini lebih relevan untuk penerus Harun. Ini menunjukkan hukum Musa sering menetapkan standar untuk masa depan, bukan menghakimi keadaan yang sudah ada sebelumnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 21:13
Keluaran 6:23
pernikahan Harun
“Harun menikah dengan Elisheba, anak Aminadab dan saudara perempuan Nahson.”
Imamat 21:7
syarat pernikahan imam biasa
“Seorang imam tidak boleh memperistri perempuan yang cemar atau pelacur... karena imam itu harus kudus bagi Allahnya.”
1 Timotius 3:2
pemimpin rohani dan pernikahan
“Maka seorang penilik jemaat haruslah tidak bercacat, suami dari satu isteri...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 21:13
✕ Sering dikira
"Imam Besar tidak boleh menikah"
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — Imam Besar harus menikah, dan istrinya harus seorang perawan dari bangsanya sendiri.
✕ Sering dikira
"Perempuan janda atau cerai dianggap berdosa"
✓ Yang sebenarnya
Tidak demikian — aturan ini adalah soal standar ritual untuk posisi paling tinggi, bukan penilaian moral terhadap janda atau perempuan yang diceraikan.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 21:13
Integritas kita mencerminkan karakter Allah. Dalam hidup sehari-hari, pilihlah pasangan atau komitmen yang menghormati Tuhan, dan jaga kekudusan dalam hubungan agar nama Tuhan dimuliakan.
Tuhan, mampukan aku untuk menjaga kesucian hidup dan memilih hal-hal yang memuliakan-Mu, terutama dalam hubungan dan komitmenku. Amin.