Ruam yang Tidak Menyebar
Imamat 13:21
Hukum Tentang Penyakit Kulit
PerikopPeraturan tentang Penyakit Kulit · Imamat 13:1-59 →“Namun, jika imam memeriksanya dan itu tidak lebih dalam dari kulit, rambut pada bagian itu tidak menjadi putih, tetapi telah memudar, imam harus mengasingkan orang itu selama tujuh hari.”Imamat 13:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jikalau panau itu diperiksa oleh imam dan ternyata tidak ada bulu yang putih padanya, dan tidak lebih dalam dari pada kulit, malahan pudar, imam harus mengurung orang itu tujuh hari lamanya. Imamat 13.22–26 63”Imamat 13:21 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kalau menurut pemeriksaan imam bulu di bagian itu tidak menjadi putih, dan bagian itu tidak lebih dalam dari kulit di sekitarnya, hanya lebih muda warnanya, orang itu harus diasingkan selama tujuh hari.”Imamat 13:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, jika menurut pemeriksaan imam bulu di bekas bisul itu tidak memutih dan nanah bisul belum tembus ke bawah kulit sekitarnya, tetapi warnanya sedikit memudar, maka imam akan mengasingkan orang itu selama tujuh hari.”Imamat 13:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But if the priest look on it, and, behold, there be no white hairs therein, and if it be not lower than the skin, but be somewhat dark; then the priest shall shut him up seven days:”Imamat 13:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 13:21?
Jika imam melihat bahwa bercak itu tidak lebih dalam dari kulit, rambutnya tidak putih, dan sudah memudar, maka orang itu dikarantina tujuh hari. Ayat ini mengajarkan bahwa ada masa observasi untuk memastikan apakah penyakit itu menular atau tidak.
Latar belakang
Imam Memeriksa Bisul yang Sembuh
Ayat ini melanjutkan aturan tentang penyakit kulit yang muncul setelah bisul sembuh. Jika tanda itu tidak lebih dalam dari kulit, tidak ada rambut putih, dan sudah memudar, imam harus mengasingkan orang itu selama tujuh hari untuk observasi.
Di mana
Gunung Sinai
Di perkemahan Israel di kaki gunung
Kapan
~1445 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, penerima hukum Taurat
Kepada
Harun dan para imam
Imam besar dan anak-anaknya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָמֹק
amoq · lebih dalam
Dalam konteks diagnostik, berarti bekas penyakit yang menembus ke lapisan kulit lebih bawah.
שֵׂעָר
se'ar · rambut
Rambut di area yang terkena, yang perubahannya menjadi tanda penting.
כֵּהָה
keha · memudar
Berarti redup, pudar, atau kehilangan intensitas warna.
Ketiganya menunjukkan bahwa penilaian imam bersifat observasional dan nuansa, membedakan antara kondisi yang aktif dan yang sudah mereda. Kata 'memudar' menjadi kunci bahwa penyakit itu tidak progresif.
Tahukah kamu
Karantina Kesehatan Masyarakat
Praktik karantina selama tujuh hari ini adalah salah satu bentuk isolasi medis paling awal yang tercatat, jauh sebelum pemahaman modern tentang penyakit menular.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 13:21
Imamat 14:8
Proses pentahiran setelah observasi
“Orang yang akan ditahirkan itu harus mencuci pakaiannya, mencukur segala rambutnya, dan membasuh tubuhnya dengan air, maka ia menjadi tahir.”
Bilangan 12:10
Contoh kusta langsung
“Ketika awan itu naik dari atas kemah, maka Miryam kena penyakit kusta, putih seperti salju.”
Ulangan 24:8
Ketaatan pada imam
“Hati-hatilah dalam hal penyakit kusta, lakukanlah dengan setia segala yang diajarkan imam-imam orang Lewi kepadamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 13:21
✕ Sering dikira
Menganggap semua penyakit kulit adalah kusta modern (Hansen)
✓ Yang sebenarnya
Istilah Ibrani 'tzaraat' mencakup berbagai kondisi kulit, bukan hanya kusta Hansen.
✕ Sering dikira
Berpikir karantina adalah hukuman, bukan tindakan medis
✓ Yang sebenarnya
Karantina adalah langkah pencegahan penularan dan observasi, bukan hukuman moral.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 13:21
Kadang kita perlu memberi waktu untuk memastikan sesuatu sebelum mengambil keputusan. Belajarlah untuk tidak terburu-buru dalam menilai orang atau situasi; beri ruang untuk observasi dan pemahaman.
Tuhan, beri saya kesabaran dan kebijaksanaan untuk tidak terburu-buru menilai, tetapi menunggu dengan waspada. Amin.