Mengambil bangkai hewan telapak: cuci pakaian
Imamat 11:28
Hewan Halal dan Haram
“Setiap orang yang mengambil bangkai binatang itu harus mencuci pakaiannya dan menjadi najis sampai matahari terbenam. Semua binatang itu haram bagimu.”Imamat 11:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan siapa yang membawa bangkainya, haruslah mencuci pakaiannya dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam. Haram semuanya itu bagimu.”Imamat 11:28 · TB
Terjemahan Baru
“(11:24)”Imamat 11:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(11:24)”Imamat 11:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he that beareth the carcase of them shall wash his clothes, and be unclean until the even: they are unclean unto you.”Imamat 11:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 11:28?
Ayat ini mengulangi konsekuensi menyentuh bangkai binatang najis: orang itu harus mencuci pakaian dan menjadi najis sampai matahari terbenam. Ini menekankan seriusnya kenajisan dan perlunya pembersihan serta menunggu waktu pemulihan.
Latar belakang
Mengambil bangkai hewan telapak: cuci pakaian dan najis
Pola yang sama seperti ayat 25 (untuk serangga) diulang di sini untuk hewan telapak: mengambil bangkai mereka memerlukan mencuci pakaian di samping kenajisan sampai sore. Konsistensi pola ini menunjukkan sistem yang terstruktur rapi. Ayat ini juga kembali menegaskan bahwa hewan telapak adalah haram.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di perkemahan Israel · siang hari
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN melalui Musa
Allah Israel yang menetapkan hukum makan
Kepada
Bangsa Israel
Seluruh umat Israel di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַנֹּשֵׂא אֶת נִבְלָתָם
hannose et nivlatam · mengambil bangkai
Memikul atau membawa bangkai — kontak intensif yang menyebabkan pakaian ikut terkontaminasi secara ritual.
יְכַבֵּס בְּגָדָיו
yekhabbes begadav · mencuci pakaiannya
Formula penyucian standar yang konsisten — cuci pakaian adalah langkah praktis yang menyertai proses pemulihan dari kenajisan.
טְמֵאִים הֵם לָכֶם
teme'im hem lachem · haram bagimu
Penegasan terakhir dari ayat ini — hewan telapak kaki selamanya masuk kategori haram.
Tiga formula yang konsisten: (1) mengambil bangkai → (2) cuci pakaian + najis sampai sore → (3) konfirmasi bahwa hewan ini haram. Tiga langkah ini diulang dengan konsisten untuk berbagai kategori, menciptakan sistem yang mudah diajarkan dan diingat.
Tahukah kamu
Pengulangan sebagai konfirmasi hukum
Dalam tradisi hukum lisan, pengulangan bukan pemborosan kata. Pola yang sama untuk berbagai kategori hewan membantu komunitas menghafal hukum tanpa perlu buku teks. Saat mendengar 'cuci pakaian, najis sampai sore' — orang langsung tahu ini formula kenajisan ringan yang bisa dipulihkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 11:28
Imamat 11:25
pola sama untuk serangga
“Setiap orang yang mengambil salah satu bangkai serangga itu harus mencuci pakaiannya...”
Imamat 14:47
mencuci pakaian dalam konteks lain
“Orang yang tidur dalam rumah itu harus mencuci pakaiannya...”
Bilangan 31:24
penyucian melalui cuci pakaian
“Pada hari yang ketujuh cucilah pakaianmu dan kamu akan menjadi tahir...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 11:28
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya mengulang ayat 27 tanpa informasi baru
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menambahkan kewajiban mencuci pakaian — berbeda dari sekadar menyentuh (ayat 27) vs mengambil/memindahkan
✕ Sering dikira
Hewan telapak kaki bisa dimakan asal sudah disucikan
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada prosedur penyucian yang mengubah hewan haram menjadi halal — penyucian hanya untuk orang yang najis, bukan untuk mengubah status hewan
Renungan
Renungan Singkat Imamat 11:28
Ketika kita terjatuh dalam dosa, kita perlu mengambil langkah pembersihan dengan mengakui dosa dan meninggalkannya. Seperti menunggu matahari terbenam, mungkin butuh waktu untuk pulih, tapi kita bisa yakin bahwa Tuhan memulihkan kita.
Bapa, ampunilah dosa-dosa kami dan bersihkan kami, pulihkan kami sehingga kami dapat berjalan dalam terang-Mu. Amin.