Hewan berkuku tapi tidak sempurna belah — haram
Imamat 11:26
Hewan Halal dan Haram
“Semua binatang yang berkuku belah, tetapi kukunya tidak benar-benar terbelah, dan yang tidak memamah biak, haram bagimu. Setiap orang yang menyentuh binatang itu menjadi najis.”Imamat 11:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“yakni segala binatang yang berkuku belah, tetapi tidak bersela panjang, dan yang tidak memamah biak; haram semuanya itu bagimu dan setiap orang yang kena kepadanya, menjadi najis.”Imamat 11:26 · TB
Terjemahan Baru
“(11:24)”Imamat 11:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(11:24)”Imamat 11:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The carcases of every beast which divideth the hoof, and is not clovenfooted, nor cheweth the cud, are unclean unto you: every one that toucheth them shall be unclean.”Imamat 11:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 11:26?
Ayat ini menjelaskan bahwa binatang dengan kuku belah yang tidak sempurna atau tidak memamah biak dianggap haram dan najis. Menyentuh binatang haram ini membuat seseorang najis secara ritual, menunjukkan ketaatan pada hukum Taurat yang membedakan yang tahir dan najis.
Latar belakang
Kembali ke hewan darat: kasus kuku tidak sempurna
Setelah mengulas serangga, teks kembali ke hewan darat untuk menambahkan kasus yang belum dibahas secara eksplisit: hewan yang punya kuku tapi tidak terbelah sempurna. Ini mungkin merujuk pada hewan seperti keledai, kuda, zebra — yang punya satu kuku tidak terbelah. Menyentuh bangkai mereka pun membuat najis.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di perkemahan Israel · siang hari
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN melalui Musa
Allah Israel yang menetapkan hukum makan
Kepada
Bangsa Israel
Seluruh umat Israel di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פַּרְסָה
parsah · berkuku belah
Kata kuku yang sama dari ayat 3 — tapi sekarang konteksnya adalah kuku yang ada tapi tidak terbelah sempurna.
וְשֶׁסַע אֵינֶנּוּ שֹׁסֵעַ
veshesa einenu shose'a · tidak benar-benar terbelah
Secara harfiah 'dan celah tidak ia celah' — kuku ada tapi tanpa pembelahan sempurna seperti sapi.
טְמֵאִים הֵם לָכֶם
teme'im hem lachem · haram bagimu
Formula hukum standar — menutup kasus ini dengan tegas.
Kembalinya teks ke hewan darat setelah interlude serangga menunjukkan bahwa ini bukan kesalahan alur — ini adalah penambahan kasus yang belum diselesaikan. Sistem hukum Imamat sering mengulang dan melengkapi dari berbagai sudut pandang.
Tahukah kamu
Kuda dan keledai dalam sistem hukum makanan
Kuda dan keledai sangat penting bagi ekonomi dan militer Israel, tapi tidak boleh dimakan. Menariknya, kuda bahkan tidak disebutkan secara eksplisit di pasal ini — kemungkinan sudah cukup jelas dalam budaya bahwa kuda adalah hewan kerja, bukan makanan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 11:26
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 11:26
✕ Sering dikira
Ini aturan baru yang berbeda dari ayat 3-8
✓ Yang sebenarnya
Ini elaborasi dari aturan yang sama — menambahkan kasus perantara untuk hewan berkuku tapi tidak sempurna terbelah
✕ Sering dikira
Menyentuh kuda atau keledai adalah dosa
✓ Yang sebenarnya
Menyentuh bangkainya membuat najis secara ritual, tapi menyentuh hewan hidup tidak dilarang — kuda justru dipakai sebagai kendaraan
Renungan
Renungan Singkat Imamat 11:26
Meski kita tidak lagi terikat pada hukum makanan ini, kita bisa belajar tentang pentingnya membedakan yang kudus dan yang tidak. Kita perlu selektif dalam apa yang kita izinkan masuk ke dalam hidup kita, baik itu hiburan, pergaulan, atau kebiasaan.
Ya Tuhan, berikan kami hikmat untuk membedakan yang baik dan yang jahat, agar kami hidup seturut kehendak-Mu. Amin.