Sumpah Membedakan Imamat Baru
Ibrani 7:20
Jaminan Ilahi Untuk Imam Baru
“Dan karena pengharapan itu dibawa kepada kita dengan sebuah sumpah -- imam yang lain menjadi imam tanpa disertai sumpah.”Ibrani 7:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan sama seperti hal ini tidak terjadi tanpa sumpah--memang mereka telah menjadi imam tanpa sumpah,”Ibrani 7:20 · TB
Terjemahan Baru
“Lagipula, semuanya itu disertai dengan sumpah dari Allah. Tidak ada sumpah seperti itu pada waktu imam-imam yang lain itu diangkat.”Ibrani 7:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kita dapat semakin yakin akan jalan yang baru ini, yaitu jalan melalui Imam Agung kita Yesus, karena Dia disahkan oleh Allah dengan sumpah, sedangkan para imam lain diangkat tanpa sumpah. Allah bersumpah kepada Yesus seperti yang tertulis dalam Mazmur Daud,“TUHAN sudah berjanji dengan sumpah dan Dia tidak akan berubah pikiran,‘Engkau menjabat sebagai Imam untuk selama-lamanya sesuai dengan pola pengangkatan Imam Melkisedek dahulu.’””Ibrani 7:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And inasmuch as not without an oath he was made priest:”Ibrani 7:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 7:20?
Ayat ini menekankan bahwa Yesus menjadi imam dengan sumpah dari Allah, berbeda dengan imam-imam lain yang tidak disertai sumpah. Sumpah ini menunjukkan kepastian dan keseriusan Allah dalam menetapkan Yesus sebagai imam yang kekal.
Latar belakang
Imam Baru Dijamin Oleh Sumpah Ilahi
Imam lain (dalam Hukum Taurat, yang keturunannya Harun) menjadi imam tanpa disertai sumpah Tuhan. Tetapi Kristus—Imam dalam aturan Melkisedek—menjadi imam dengan sumpah yang dibuat oleh Tuhan sendiri. Ini adalah perbedaan yang signifikan: sumpah Tuhan memberikan jaminan yang lebih tinggi dan lebih mutlak.
Di mana
Langit
Tempat Tuhan membuat sumpah
Kapan
Zaman imamat Lewi vs. Kristus
Perbandingan jaminan ilahi
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Membedakan berdasarkan sumpah ilahi
Kepada
Jemaat Kristen Yahudi
Mereka yang menghargai janji Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὅρκος
horkos · oath
Sumpah, janji dengan sanggupan—komitmen ilahi yang paling kuat
χωρίς
chōris · without
Tanpa, terpisah dari—pengecualian atau perbedaan
γίνομαι
ginomai · made
Menjadi, dijadikan—proses pengangkatan atau penunjukan
Perbedaan antara imam Lewi (ditunjuk tanpa sumpah) dan Kristus (ditunjuk dengan sumpah Tuhan) menunjukkan bahwa imamat Kristus memiliki jaminan ilahi yang lebih tinggi dan lebih mutlak.
Tahukah kamu
Sumpah Membedakan Orde Pertama Dari Yang Lebih Rendah
Dalam tradisi Yahudi, sesuatu yang dijamin dengan sumpah adalah lebih penting daripada yang tidak. Sumpah Tuhan adalah bentuk jaminan tertinggi. Bahwa Kristus menjadi imam melalui sumpah Tuhan menunjukkan bahwa imamatnya lebih penting dan lebih definitif daripada imamat Lewi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 7:20
Mazmur 110:4
Sumpah Tuhan tentang imamat Kristus dalam aturan Melkisedek
“Tuhan telah bersumpah dan tidak akan berubah pikiran”
Ibrani 6:16-18
Penjelasan tentang kekuatan sumpah Tuhan
“Manusia bersumpah demi yang lebih besar daripada dirinya...Tuhan, dalam keinginan untuk menunjukkan dengan lebih meyakinkan...dibuat sumpah”
Bilangan 18:1-7
Pengangkatan Harun dan keturunannya sebagai imam tanpa sumpah Tuhan yang khusus
“Tuhan berkata kepada Harun...kamu dan anak-anakmu akan membawa tanggung jawab terhadap kesalahan yang berkenaan dengan imamat”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 7:20
✕ Sering dikira
Imam Lewi juga ditunjuk dengan sumpah Tuhan, sama seperti Kristus
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada catatan tentang Tuhan bersumpah secara khusus tentang imamat Lewi; itu adalah undian dari Tuhan, tetapi tidak dengan sumpah formal
✕ Sering dikira
Sumpah Tuhan tentang Kristus sama pentingnya dengan penunjukan Harun
✓ Yang sebenarnya
Sumpah Tuhan memberikan jaminan yang lebih tinggi dan lebih mutlak daripada sekadar penunjukan
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 7:20
Ketika Allah berjanji, Dia tidak pernah ingkar. Engkau dapat mengandalkan janji-Nya dalam hidupmu; biarkan kepastian ini menguatkan imanmu saat menghadapi ketidakpastian.
Bapa, aku percaya pada janji-Mu yang pasti; teguhkanlah hatiku dalam kebenaran firman-Mu. Amin.