Mazmur 8: Pertanyaan tentang keadaan manusia di alam semesta
Ibrani 2:6
Kebesaran Manusia dalam Rencana Ilahi
“Namun, ada satu orang yang telah memberi kesaksian dalam sebuah nas: “Siapakah manusia sehingga Engkau memikirkannya? Siapakah anak manusia sehingga Engkau memedulikannya?”Ibrani 2:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ada orang yang pernah memberi kesaksian di dalam suatu nas, katanya: "Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya, atau anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?”Ibrani 2:6 · TB
Terjemahan Baru
“Sebaliknya, pada suatu bagian di dalam Alkitab tertulis begini, "Manusia itu apa, ya Allah, sehingga Engkau mau mengingatnya? Manusia hanya manusia saja, namun Engkau memperhatikannya!”Ibrani 2:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi dalam Kitab Suci tertulis bahwa seseorang berseru kepada Allah,“Ya Allah, mengapa Engkau peduli terhadap manusia? Kami hanyalah keturunan Adam yang bukan siapa-siapa!”Ibrani 2:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But one in a certain place testified, saying, What is man, that thou art mindful of him? or the son of man, that thou visitest him?”Ibrani 2:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 2:6?
Ayat ini mengutip Mazmur 8, yang mempertanyakan mengapa Allah memperhatikan manusia yang kecil dan fana. Ini menggambarkan keajaiban bahwa Allah peduli pada kita, bahkan memberikan kita kedudukan yang mulia meskipun kita tidak layak.
Latar belakang
Renungan Mazmur: Manusia Kecil Namun Bermakna
Daud memandang langit malam yang penuh bintang dan merasa kecil. Namun pertanyaannya yang dalam itu sebenarnya adalah: mengapa Allah yang begitu besar masih peduli dengan manusia yang begitu rapuh? Ini adalah pengungkapan kasih Allah yang misterius.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Kuil yang dipadati umat untuk ibadah
Kapan
~1000 SM
Zaman Kerajaan Daud
Yang berbicara
Pemazmur Daud
Penulis puisi Ibrani yang merenungkan keajaiban alam semesta
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang menyanyikan mazmur dalam ibadah Bait Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
μιμνήσκομαι
mimnēskomai · mindful
mengingat, memikirkan dengan penuh kasih sayang
ἐπισκέπτομαι
episkeptomai · care for
melihat, memerhatikan, mengurus
ὁ υἱὸς τοῦ ἀνθρώπου
huios tou anthrōpou · son of man
manusia biasa, representasi seluruh umat manusia
Pertanyaan Daud yang sederhana menyiratkan keajaiban: Tuhan yang menguasai alam semesta masih peduli dan memikirkan setiap manusia. Ini adalah fondasi martabat manusia.
Tahukah kamu
Judul Mazmur: Untuk Pemain Gittit
'Gittit' mungkin merujuk pada sejenis instrumen musik Gat (kota Filistin). Sebuah mazmur tentang keagungan Tuhan yang mungkin diiringi musik dari luar—menunjukkan bahwa kebenaran tentang Tuhan melampaui batas budaya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 2:6
Mazmur 8:3-4
mazmur asli tentang manusia di kosmis
“Apabila aku memandang langit, ciptaan jari-jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kau tetapkan, apakah manusia itu sehingga Engkau mengingatnya, anak manusia sehingga Engkau mengindahkannya?”
Roma 5:8
Tuhan berpikir tentang kita dengan kasih
“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa”
Yohanes 3:16
Tuhan memikirkan setiap orang
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 2:6
✕ Sering dikira
Manusia terlalu kecil dan tidak penting bagi Tuhan untuk diperhatikan
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya—Allah yang begitu besar tetap mengingat dan mengurus setiap manusia
✕ Sering dikira
Pertanyaan Daud adalah ungkapan keputusasaan, bukan pengharapan
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pengungkapan rasa syukur karena kasih Tuhan yang tidak terjangkau
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 2:6
Sadari betapa berharganya kita di mata Allah. Jangan rendahkan diri sendiri atau orang lain, karena Allah memedulikan setiap kita. Perlakukan orang lain dengan hormat sebagai ciptaan yang dikasihi.
Ya Allah, terima kasih karena Engkau memedulikan aku. Ajari aku untuk menghargai diri sendiri dan orang lain sebagai ciptaan-Mu yang mulia. Amin.