Dunia yang akan datang bukan untuk malaikat—itu untuk manusia
Ibrani 2:5
Takdir Manusia, Bukan Malaikat
“Allah tidak menaklukkan dunia yang akan datang, yaitu dunia yang sedang kita bicarakan, kepada para malaikat”Ibrani 2:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab bukan kepada malaikat- malaikat telah Ia taklukkan dunia yang akan datang, yang kita bicarakan ini.”Ibrani 2:5 · TB
Terjemahan Baru
“Malaikat-malaikat tidak mendapat kuasa dari Allah untuk memerintah dunia baru yang akan datang, yaitu dunia yang sedang kita bicarakan ini.”Ibrani 2:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Para malaikat tidak dipilih Allah untuk memerintah atas ‘dunia ciptaan baru’ yang kita bicarakan tadi.”Ibrani 2:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For unto the angels hath he not put in subjection the world to come, whereof we speak.”Ibrani 2:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 2:5?
Ayat ini menegaskan bahwa dunia yang akan datang, yaitu dunia yang sempurna yang dijanjikan Allah (bukan dunia sekarang), tidak akan dikuasai oleh malaikat. Ini menunjukkan bahwa manusia, bukan malaikat, yang akan memerintah dalam ciptaan baru, dan itu melalui Yesus.
Latar belakang
Reorientasi Harapan Eskatologi
Ada kekeliruan dalam pemahaman jemaat—mereka pikir malaikat akan menguasai dunia yang akan datang. Penulis mengoreksi: tidak, dunia yang akan datang diserahkan kepada manusia, khususnya kepada Kristus dan mereka yang percaya kepada-Nya. Ini adalah pembalikan dari kesan tradisional.
Di mana
Sinagoga atau Sekolah Rabini (Latar Belakang)
Tempat diskusi teologi tradisional
Kapan
~60-70 M
Pembaruan pemahaman teologi Kristen
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Ahli Alkitab yang merevisi pemahaman tentang hirarki kosmik
Kepada
Jemaat Yahudi Kristen
Mereka yang terpengaruh oleh tradisi malaikat dalam Yudaisme
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὑποτάσσω
hypotasso · subjected
menempatkan di bawah, menguasai sepenuhnya
οἰκουμένη
oikoumene · inhabited world
dunia yang dihuni manusia, tatanan sosial
ἄγγελος
angelos · angels
utusan, makhluk spiritual yang melayani Tuhan
Malaikat adalah pelayan—manusia adalah pewaris. Inilah mengapa Kristus menjadi manusia, bukan malaikat: Ia datang untuk menyelamatkan dan meninggikan kemanusiaan.
Tahukah kamu
Dunia yang Akan Datang Sebagai Topik Diskusi
Frasa 'dunia yang sedang kita bicarakan' menunjukkan bahwa ini adalah diskusi panas dalam jemaat awal—ada ketidaksepakatan tentang siapa yang akan memerintah masa depan. Penulis menggunakan Kitab Suci untuk meluruskan pemahaman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 2:5
Kej 1:27-28
manusia diberi dominasi
“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah ia menciptakan dia; laki-laki dan perempuan ia menciptakan mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: 'Berkembangbiaklah dan bertambah banyak'”
1 Korintus 6:3
manusia akhirnya menghakimi malaikat
“Tidakkah kamu tahu bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Apalagi hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan ini!”
Wahyu 5:9-10
manusia akan mewarisi kerajaan
“Dan mereka menyanyikan nyanyian baru, katanya: 'Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya, karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari setiap suku dan bahasa dan bangsa dan kebangsaan... dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 2:5
✕ Sering dikira
Malaikat adalah tingkat tertinggi dalam hirarki kosmik dan akan menguasai segalanya
✓ Yang sebenarnya
Malaikat adalah pelayan; manusia adalah pewaris, khususnya melalui Kristus
✕ Sering dikira
Manusia tidak signifikan dibandingkan dengan malaikat
✓ Yang sebenarnya
Kristus datang sebagai manusia karena manusia adalah yang paling berharga—layak untuk diselamatkan selamanya
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 2:5
Miliki pengharapan akan masa depan yang Allah siapkan. Jangan terikat pada hal-hal duniawi yang sementara, tetapi nantikan dunia yang akan datang dengan penuh sukacita.
Tuhan, tanamkan dalam hatiku pengharapan akan dunia yang akan datang, dan tolong aku hidup dengan perspektif kekekalan. Amin.