Waspada terhadap akar pahit
Ibrani 12:15
Menjaga Kesehatan Jemaat
“Pastikan supaya jangan ada seorang pun yang kehilangan anugerah Allah; pastikan juga supaya jangan ada akar pahit yang tumbuh dan menimbulkan masalah sehingga mencemari banyak orang.”Ibrani 12:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.”Ibrani 12:15 · TB
Terjemahan Baru
“Jagalah jangan sampai ada seorang pun yang keluar dari lingkungan kebaikan hati Allah, supaya jangan ada yang menjadi seperti tumbuhan beracun di tengah-tengah kalian sehingga menimbulkan kesukaran dan merusak banyak orang dengan racunnya.”Ibrani 12:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Waspadalah supaya jangan seorang pun di antara kalian meninggalkan kebaikan hati Allah. Karena orang semacam itu akan menjadi seperti tanaman beracun yang bisa menularkan kenajisannya kepada anggota jemaat yang lain.”Ibrani 12:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Looking diligently lest any man fail of the grace of God; lest any root of bitterness springing up trouble you, and thereby many be defiled;”Ibrani 12:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 12:15?
Peringatan untuk menjaga agar tidak ada yang jatuh dari kasih karunia Allah dan tidak ada 'akar pahit'—kebencian atau kepahitan—yang tumbuh dan mencemari banyak orang. Ini tentang tanggung jawab kita terhadap komunitas iman.
Latar belakang
Pencegahan Penyakit Rohani
Seperti akar yang pahit dapat menumbuhkan pohon pohon yang meracuni, ketidakpercayaan atau kebencian yang tidak diobati dalam jemaat dapat menyebar dan mencemari seluruh komunitas. Jemaat harus waspada dan saling memantau untuk mencegah hal-hal yang meracuni iman bersama.
Di mana
Palestina
Ruang jemaat di mana keputusan bersama diambil
Kapan
~60-70 M
Pembelajaran tentang tanggung jawab jemaat dalam penjagaan rohani
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Pemimpin yang berbicara tentang tanggung jawab kolektif jemaat
Kepada
Jemaat Kristen Yahudi
Komunitas yang perlu mengawasi satu sama lain dengan kasih
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ῥίζα
rhiza · root
akar; fondasi tersembunyi dari mana masalah besar tumbuh
πικρίας
pikrias · bitterness
kepahitan; perasaan iri, dendam, atau ketidakpuasan yang dalam
μιαίνω
miainō · defile
mencemari; membuat tidak suci atau tidak murni
Satu akar pahit, jika dibiarkan, dapat meracuni seluruh jemaat. Pengawasan dengan kasih adalah tanggung jawab bersama setiap anggota.
Tahukah kamu
Akar Pahit dari Deuteronomi
Frasa ini terinspirasi oleh Deuteronomi 29:18, yang berbicara tentang akar yang menumbuhkan racun dan kepahitan dalam komunitas Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 12:15
Deuteronomi 29:18
Akar pahit yang mengancam komunitas
“Jangan ada di antara kamu akar yang menumbuhkan racun dan pahit... yang meracuni semuanya”
1 Korintus 5:6-7
Pengaruh kecil yang meracuni seluruh komunitas
“Ragi sedikit saja meracuni seluruh adonan... buang yang lama supaya kamu menjadi adonan baru”
Hebrews 3:12-13
Saling memperingatkan untuk menjaga kesehatan rohani
“Berhati-hatilah supaya jangan ada di antara kamu hati yang jahat... nasihatilah satu sama lain setiap hari”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 12:15
✕ Sering dikira
Akar pahit hanya merujuk kepada seseorang yang jahat yang harus diusir dari jemaat
✓ Yang sebenarnya
Akar pahit bisa berada dalam hati siapa saja—ketidakpercayaan, kekhawatiran, iri hati—dan memerlukan perawatan rohani
✕ Sering dikira
Jika ada satu orang yang membuat dosa di jemaat, seluruh jemaat pasti jatuh ke dosa juga
✓ Yang sebenarnya
Pencemaran adalah risiko, tetapi jemaat yang waspada dan saling peduli bisa mencegahnya menyebar
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 12:15
Periksa hatimu: adakah kepahitan yang sedang tumbuh? Jangan biarkan itu merusak dirimu dan orang lain. Sebaliknya, rawatlah hubungan dan tolonglah sesama untuk tetap dekat dengan anugerah Allah.
Bapa, bersihkan hatiku dari segala kepahitan, dan pakailah aku untuk menolong orang lain bertahan dalam kasih karunia-Mu. Amin.