Bapa surgawi menghajar dengan baik
Ibrani 12:10
Disiplin untuk Kekudusan
“Sebab, jika ayah kita yang ada di dunia ini menghajar kita untuk waktu yang singkat berdasarkan cara yang mereka anggap paling baik, Bapa yang ada di surga menghajar kita demi kebaikan kita sendiri sehingga kita memperoleh bagian dalam kekudusan-Nya.”Ibrani 12:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.”Ibrani 12:10 · TB
Terjemahan Baru
“Orang tua kita yang di dunia mengajar kita hanya dalam waktu yang terbatas, menurut apa yang mereka merasa baik. Tetapi Allah mengajar kita untuk kebaikan kita sendiri, supaya kita dapat menjadi suci bersama-sama dengan Dia.”Ibrani 12:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lagipula ayah jasmani kita di dunia ini mendidik kita untuk sementara saja, sesuai dengan apa yang mereka anggap baik. Tetapi didikan Bapa surgawi selalu tepat dan berguna, supaya kita disucikan sebagaimana Dia adalah suci.”Ibrani 12:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For they verily for a few days chastened us after their own pleasure; but he for our profit, that we might be partakers of his holiness.”Ibrani 12:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ibrani 12:10?
Ayah duniawi mendidik kita menurut apa yang mereka anggap baik dan untuk waktu yang singkat. Tetapi Tuhan mendidik kita demi kebaikan kita sendiri, agar kita semakin serupa dengan kekudusan-Nya. Didikan Tuhan selalu bertujuan untuk pertumbuhan rohani kita.
Latar belakang
Bapa Surgawi yang Bijaksana
Sementara ayah-ayah duniawi hanya menghajar untuk waktu yang singkat dan menurut apa yang mereka anggap terbaik, Bapa surgawi menghajar untuk keabadian dan demi kebaikan kita yang sejati—agar kita mendapat bagian dalam kekudusan-Nya.
Di mana
Kerajaan Yudea
Tempat ibadat dan pengajaran jemaat
Kapan
~60-70 M
Pengembangan teologi disiplin ilahi yang positif
Yang berbicara
Penulis Ibrani
Theolog yang memuji kesempurnaan disiplin ilahi dibanding manusia
Kepada
Jemaat Kristen Yahudi
Pengikut Kristus yang sedang belajar menerima disiplin ilahi dengan syukur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
παιδεύει
paideouei · chastises
menghajar; mendisiplin dengan tujuan pembelajaran dan pembentukan karakter
ἁγιότητα
hagioteta · holiness
kekudusan; keadaan terpisah dari dosa dan didedikasikan untuk Tuhan
κοινωνοὺς
koinonous · partakers
mitra; mereka yang berbagi atau mengambil bagian dalam
Disiplin ilahi bukan keputusan impulsif tetapi dirancang dengan bijaksana untuk membentuk kita menjadi seperti Kristus dan berbagi dalam kekudusan-Nya.
Tahukah kamu
Kekudusan Sebagai Tujuan Akhir
Disiplin ilahi bukan untuk hukuman jangka panjang, tetapi untuk membentuk kita menjadi seperti Kristus—menjadi kudus dan terpisah untuk tujuan-tujuan Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ibrani 12:10
1 Petrus 1:14-16
Kekudusan sebagai tujuan disiplin
“Sebagaimana Bapa yang memanggilmu adalah kudus, maka kamu pun jadilah kudus dalam segala tingkah laku”
2 Timotius 2:20-21
Disiplin untuk pemurnian dan kekudusan
“Jika seseorang membersihkan diri dari hal-hal yang tidak mulia, dia akan menjadi wadah untuk kehormatan”
1 Tesalonika 4:3-4
Kekudusan sebagai kehendak Tuhan
“Kehendak Allah ialah kekudusan kamu... karena setiap dari kamu tahu bagaimana membuat tubuhnya merasa hormat”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ibrani 12:10
✕ Sering dikira
Tuhan menghajar kita untuk menunjukkan kemarahan-Nya atas dosa kita
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menghajar kita karena kasih-Nya dan untuk membentuk kita menjadi lebih seperti Kristus
✕ Sering dikira
Jika saya sedang menderita, itu pasti disiplin ilahi yang saya butuhkan
✓ Yang sebenarnya
Penderitaan bisa berasal dari berbagai sumber; yang penting adalah bagaimana kita meresponsnya dengan iman
Renungan
Renungan Singkat Ibrani 12:10
Didikan Tuhan mungkin terasa menyakitkan, tapi ingatlah bahwa itu selalu untuk kebaikan kita. Cobalah untuk tidak berfokus pada rasa sakitnya, tetapi pada tujuan akhirnya: menjadi lebih kudus. Bagaimana kamu bisa bekerjasama dengan Tuhan dalam proses ini?
Tuhan, buatlah aku melihat tujuan-Mu dalam setiap didikan-Mu, yaitu untuk menjadikanku kudus seperti Engkau. Amin.